Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Dinda Rachmawati

Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
Ilustrasi Mastitis. (Freepik)
baca 10 detik
  • Mastitis adalah peradangan jaringan payudara akibat saluran ASI tersumbat yang dapat memicu abses jika tidak segera ditangani.
  • Gejala mastitis meliputi nyeri payudara, demam, dan menggigil yang memerlukan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius bagi ibu.
  • Ibu menyusui diimbau segera berkonsultasi ke dokter dan menghindari pijatan keras pada payudara yang dapat memperparah kerusakan jaringan.

Suara.com - Banyak ibu menyusui menganggap nyeri dan bengkak pada payudara sebagai masalah yang wajar terjadi setelah melahirkan. Padahal, keluhan yang awalnya tampak ringan bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius apabila tidak ditangani dengan tepat. 

Salah satunya adalah mastitis, peradangan pada jaringan payudara yang dapat berujung pada terbentuknya abses atau kantung nanah yang memerlukan tindakan medis hingga pembedahan.

Menurut dr. Natalia Maria Christina, Sp.B, Dokter Spesialis Bedah Umum di Bethsaida Hospital Gading Serpong, ibu menyusui perlu lebih waspada ketika nyeri payudara disertai gejala lain seperti demam, menggigil, dan tubuh terasa tidak enak badan.

“Ibu perlu memperhatikan apakah keluhan hanya terasa di satu area payudara, atau sudah disertai demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan. Gejala sistemik seperti ini dapat mengarah ke mastitis dan perlu pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dr. Natalia.

Secara medis, mastitis merupakan kondisi peradangan pada jaringan payudara yang umumnya diawali oleh saluran ASI yang tersumbat. Ketika ASI tidak dapat mengalir dengan lancar, cairan tersebut tertahan di dalam jaringan payudara dan memicu bendungan. 

Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, peradangan dapat berkembang menjadi mastitis. Pada beberapa kasus, infeksi juga dapat terjadi akibat masuknya bakteri melalui puting yang lecet atau mengalami luka.

Karena itu, mastitis bukan sekadar masalah nyeri saat menyusui. Jika terlambat ditangani, peradangan dapat semakin berat dan menyebabkan terbentuknya abses payudara. 

Kondisi ini terjadi ketika infeksi membentuk kantung berisi nanah di dalam jaringan payudara. Selain menimbulkan nyeri yang jauh lebih hebat, abses juga dapat mengganggu proses menyusui dan memerlukan tindakan medis yang lebih kompleks.

Menurut dr. Natalia, banyak ibu yang datang berobat setelah kondisi peradangan sudah cukup berat. Padahal, penanganan sejak awal dapat mencegah terjadinya komplikasi.

baca juga

“Jangan remehkan demam tinggi serta payudara yang mengeras dan memerah saat menyusui. Mastitis yang tidak cepat ditangani bisa berkembang menjadi abses atau kantung nanah di dalam payudara," jelasnya. 

Jika sudah sampai tahap abses, kata dr. Natalia, penanganannya tidak cukup dengan obat-obatan, melainkan harus melalui tindakan pembedahan kecil atau drainase untuk mengeluarkan nanah tersebut. 

Penanganan mastitis sendiri bergantung pada tingkat keparahan kondisi yang dialami. Pada tahap awal, ibu dianjurkan tetap menyusui secara rutin untuk membantu pengosongan payudara.

Selain itu, bisa juga dilakukan melakukan kompres yang sesuai, memperbaiki posisi menyusui, serta menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan istirahat dan asupan cairan yang cukup. 

Namun ketika gejala tidak membaik dalam waktu 24 hingga 48 jam atau muncul tanda-tanda infeksi yang lebih berat, pemeriksaan dokter menjadi langkah yang tidak boleh ditunda.

Selain itu, dr. Natalia juga mengingatkan agar ibu tidak melakukan pijatan keras pada payudara yang bengkak dengan harapan dapat menghilangkan sumbatan lebih cepat. Cara tersebut justru berisiko memperparah peradangan dan memperluas kerusakan jaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026

KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat

Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:46 WIB

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 20:21 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×