Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Dinda Rachmawati

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
ilustrasi menguatkan bonding dengan anak (pexels/Arina Krasnikova)
baca 10 detik
  • Kemenkes RI melaporkan sebanyak 700 ribu dari 7 juta anak Indonesia terdeteksi mengalami gejala kecemasan dan depresi.
  • Kesehatan fisik dan emosional ibu sejak masa kehamilan menjadi fondasi krusial bagi tumbuh kembang anak yang optimal.
  • Orang tua perlu memberikan stimulasi dan membangun ikatan emosional berkualitas untuk mendukung kepercayaan diri serta potensi anak.

Suara.com - Anak-anak masa kini tumbuh di tengah dunia yang terus berubah. Kehadiran teknologi membuka banyak peluang untuk belajar dan mengeksplorasi hal baru. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, orang tua juga menghadapi tantangan baru dalam menjaga kualitas interaksi dan kedekatan emosional dengan anak.

Pengasuhan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik. Anak juga membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa aman, dicintai, dan memiliki kesempatan untuk mengenali potensi diri sejak dini.

Pentingnya perhatian terhadap kesehatan emosional anak juga semakin menjadi sorotan. Berdasarkan hasil pemeriksaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan RI, sekitar 700 ribu dari 7 juta anak yang diperiksa terdeteksi mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Data tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan anak perlu dipahami secara menyeluruh, termasuk aspek emosional dan peran keluarga sebagai lingkungan terdekat mereka.

Perhatian terhadap tumbuh kembang anak bahkan dimulai sejak masa kehamilan. Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obgyn), dr. Erfenes, Sp.OG, menegaskan bahwa kondisi ibu yang sehat secara fisik dan emosional menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia (Dok. Istimewa)
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia (Dok. Istimewa)

“Investasi kesehatan ibu dan bayi perlu dimulai sejak awal, karena kondisi ibu yang sehat secara fisik dan emosional menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Dukungan dan keterlibatan aktif ayah sejak pra-kehamilan hingga pasca melahirkan turut berperan dalam membantu ibu menjalani setiap tahap dengan lebih optimal,” jelas dr. Erfenes.

Setelah anak lahir, orang tua memiliki peran besar dalam memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Anak perlu diberi kesempatan untuk bereksplorasi, mencoba hal baru, dan mengekspresikan dirinya.

Spesialis Anak (Pediatri), dr. S. Tumpal Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A., mengatakan bahwa perkembangan optimal anak tidak hanya ditentukan oleh kesehatan fisik.

Mengoptimalkan perkembangan anak bukan hanya tentang memastikan kondisi fisiknya sehat, melainkan juga tentang memberikan stimulasi yang sesuai dengan tahap pertumbuhannya. 

baca juga

'"Anak perlu mendapatkan kesempatan untuk bermain, bergerak, mencoba, dan belajar dari lingkungannya. Dengan pendampingan yang tepat, anak dapat berkembang lebih percaya diri dan menemukan potensinya sejak dini,” ujarnya.

Tak kalah penting, hubungan emosional antara orang tua dan anak atau bonding juga menjadi fondasi yang mendukung perkembangan mental dan sosial anak. Psikolog Ajeng Raviando, Psi, menjelaskan bahwa anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa diterima dan didukung.

“Ketika hubungan antara anak dan orang tua terbangun melalui interaksi yang positif, anak akan lebih mudah mengembangkan rasa percaya diri dan keberanian untuk mencoba hal baru. Bonding bukan hanya tentang durasi waktu yang dihabiskan bersama, melainkan tentang bagaimana kualitas hubungan yang terbentuk,” kata Ajeng.

Menurutnya, interaksi sederhana seperti membaca buku bersama, mendengarkan cerita anak, bermain, atau sekadar mengobrol tanpa distraksi gawai dapat menjadi momen berharga yang mempererat ikatan emosional dalam keluarga.

Kesadaran akan pentingnya ruang ekspresi dan bonding keluarga inilah yang juga diangkat dalam kegiatan Happy Kids Academy 2026 yang diselenggarakan Konicare di Jakarta beberapa waktu lalu dengan tema “Tumbuh Hebat Bersama Konicare”.

Dalam acara tersebut, keluarga diajak mengikuti sesi edukasi bersama dokter dan psikolog, aktivitas bermain dan belajar untuk anak, permainan interaktif, hingga momen bonding orang tua dan anak yang dirancang untuk mempererat kedekatan keluarga.

Pada akhirnya, anak hebat bukanlah mereka yang selalu menjadi juara. Anak yang tumbuh dengan rasa aman, berani mencoba, mampu mengekspresikan diri, dan memiliki hubungan hangat dengan keluarganya adalah fondasi penting untuk menjadi pribadi yang sehat dan bahagia di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026

Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026

Entertainment | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:56 WIB

Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis

Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:45 WIB

5 Physical Sunscreen Anak dengan Ceramide Sesuai Rekomendasi Dokter Spesialis Anak

5 Physical Sunscreen Anak dengan Ceramide Sesuai Rekomendasi Dokter Spesialis Anak

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×