Ada di Setiap Kebutuhan Manusia, Bisakah Kita Hidup Tanpa Kelapa Sawit?

Indotnesia

Kamis, 21 April 2022 | 15:10 WIB
YouTube/Indotnesia

Indotnesia.com, YOGYAKARTA - Meski kerap menimbulkan polemik, kelapa sawit nyatanya jadi salah satu bahan baku yang melengkapi kebutuhan hidup manusia. Kandungan minyak kelapa sawit dapat diolah sebagai bahan baku mentega, kosmetik, coklat, sabun, hingga sampo. 

Kelapa sawit adalah komoditas perkebunan, namun oleh Pertamina, tanaman ini juga dijadikan salah satu komoditas utama energi baru terbarukan (EBT) pengganti bahan bakar fosil.

Bagi produksi bahan bakar, kelapa sawit menghasilkan energi ramah lingkungan. Tetapi, proses pembukaan lahan untuk perluasan perkebunan kelapa sawit, tak jarang menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius.

Oleh karena itu, kampanye melawan sawit sering digaungkan oleh sejumlah aktivis lingkungan. 

Sawit dan Hajat Hidup Manusia

Sejak pembukaan kebun komersial pertama pada 1911, perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus mengalami perluasan. Dari data Badan Pusat Statistik atau BPS, estimasi luas areal kelapa sawit di Indonesia pada 2020 mencapai sekitar 14,9 juta hektare.

Meningkatnya luas cakupan areal kelapa sawit, tak lepas dari pengaruh permintaan yang tinggi. Hal itu dapat dilihat dari ragam produk yang menggunakan minyak kelapa sawit, sebagai salah satu bahan bakunya.

Misalnya, dalam 24 jam keseharian, minyak kelapa sawit dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan pokok manusia. Kandungan minyak ini memiliki turunan nama kimia yang berbeda-beda.

Dalam sabun maupun pasta gigi, terdapat sodium lauryl sulphate yang merupakan nama kimia dari minyak kelapa sawit. Sedangkan di sejumlah produk makanan, seperti mayones, minyak ini memiliki nama kimia mono diacylglycerol.

Kalau untuk kebutuhan dapur rumah tangga, terdapat minyak goreng yang merupakan salah satu olahan populer dari minyak kelapa sawit.

Kandungan minyak kelapa sawit di sejumlah produk kebutuhan manusia, secara tidak langsung membuat kita ketergantungan. Hampir ada diseluruh produk kebutuh pokok manusia, kelapa sawit berperan cukup penting dalam pemenuhan hajat hidup. Maka, tak heran bila keberadaannya masih jadi olahan minyak sayur andalan yang belum tergantikan.

Kelapa Sawit Dinilai Paling Efektif Dibandingkan Minyak Sayur Lain

Di luar sejumlah polemik yang ada, produktivitas lahan kelapa sawit lebih tinggi dibandingkan jenis bahan baku minyak sayur lainnya. Setiap tahun, tanaman bernama latin Elaeis guineensis ini, bisa menghasilkan empat ton minyak sayur dalam satu hektar luas lahan.

Sedangkan repressed, bunga matahari, dan kacang kedelai, menghasilkan minyak sayur tak lebih dari satu ton setiap tahunnya. 

Selain produktivitasnya yang tinggi, kelapa sawit juga  termasuk tanaman murah, sangat kuat, tumbuh cepat, dan mudah dipanen. Maka, tak heran bila tanaman ini masih menjadi primadona penghasil minyak sayur paling populer di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:08 WIB

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:14 WIB

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:40 WIB

AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?

AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:12 WIB

Gaya Hidup Sehat Makin Jadi Tren, Mustika Ratu Bawa Wellness Nusantara ke Era Modern

Gaya Hidup Sehat Makin Jadi Tren, Mustika Ratu Bawa Wellness Nusantara ke Era Modern

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 14:04 WIB

Bukan Cari Layar Besar, Ini Tren TV yang Sedang Diburu Masyarakat Modern

Bukan Cari Layar Besar, Ini Tren TV yang Sedang Diburu Masyarakat Modern

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 10:19 WIB

Jampidsus Ambil Alih Kasus PT PSMI, 1.268 Hektare Lahan Tebu Beririsan dengan Inhutani V

Jampidsus Ambil Alih Kasus PT PSMI, 1.268 Hektare Lahan Tebu Beririsan dengan Inhutani V

News | Senin, 07 September 2026 | 19:56 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI di Kawasan Hutan Lampung

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI di Kawasan Hutan Lampung

News | Senin, 07 September 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×