Melihat Sepeda Bambu Hasil Kreativitas Jatnika yang Bernilai Tinggi

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 09:07 WIB
Sumber: Indotnesia

Indotnesia, BOGOR - Di Indonesia, bambu pada umumnya dimanfaatkan untuk membuat bilik, alat rumah tangga, ataupun permainan seperti bahan pembuatan layangan dan egrang. Tapi seorang pria di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, justru membuat sepeda bambu yang bernilai tinggi.

Jatnika Nanggamiharja adalah sosok dibalik ide pembuatan sepeda bambu. Aktif sebagai aktivis pelestarian bambu, pria yang akrab disapa Abah Jatnika ini ingin mengangkat citra bambu jauh lebih dikenal manfaatnya.

“Saya ingin mengangkat yang selama ini bambu terkesan identik dengan kemiskinan, kesengsaraan, kita angkat supaya bambu itu naik ke permukaan, memiliki kualitas dan ada harga,” ungkapnya.

Abah Jatnika juga menjelaskan bambu memiliki berbagai kelebihan. Dari kacamata estetika seni, tiap batang bambu berbeda antara satu dan lainnya. Sedangkan dari ketahanannya, tumbuhan yang identik dengan makanan Panda ini memiliki kualitas anti-patah.

“Bambu ini tidak mengenal patah, adanya rangkas atau pecah sebab dia memiliki serat,” jelasnya.

Keunikan itu membuat bambu diperlakukan khusus, mulai dari cara menebang hingga masa tebangnya. Dengan demikian, kerajinan dari bambu bisa lebih berkualitas.

Sepeda Bambu Jatnika

Dapat tumbuh baik di banyak tempat di Indonesia, bambu menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Pelestariannya juga telah diperjuangkan oleh Abah Jatnika sejak tahun 1995.

Daya tahan serta potensi bambu yang besar, menjadi salah satu alasan pendiri Yayasan Bambu Indonesia ini merealisasikan idenya menciptakan sepeda bambu bernama Jatnika. Kerajinan dari bambu Jatnika, telah sampai di 26 negara di Asia, diantaranya China, Korea, Jepang dan negara Asia lainnya.

Meski laris manis hingga kancah internasional, sepeda ini tetap konsisten diproduksi dalam jumlah terbatas. Sebab, proses pembuatan satu buah sepeda bambu bisa menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan.

“Sepeda khusus yang memang kita produksi tidak banyak, paling banyak lima tiap tahunnya,” kata Abah Jatnika menjelaskan.

Pemilihan bambu yang tepat menjadi kunci dasar kualitas sepeda bambu Jatnika. Standarnya, sepeda ini membutuhkan bambu dengan ukuran diameter 4 cm dan 2,5 cm. Selain itu, batangnya tidak boleh berlubang dan harus berasal dari bambu tua.

Menurut Abah Jatnika, bambu yang sudah tua memiliki ciri khusus, yaitu adanya jamur di sekitar batang dan ketika dibuka seratnya berwarna coklat. Bambu tua menjadi pilihan karena daya lenturnya yang luar biasa.

“Semacam rancatan, sering dipakai maka kekuatannya akan nambah. Ini pun daya lenturnya akan luar biasa itu yang membedakan,” ujarnya.

Untuk membuat kerajinan dari bambu, proses pemilihan bambu harus benar-benar selektif. Selain itu, bambu membutuhkan perlakuan khusus ketika akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan sepeda. Sebelum dirancang, potongan bambu perlu direndam air 7 campuran herbal agar semakin kuat.

Proses panjang itu membuat sepeda bambu Jatnika layak diperhitungkan keberadaannya. Bahkan, kualitasnya tak perlu diragukan lagi karena telah lulus uji standar dari Indonesia dan Jepang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat

5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:02 WIB

Cari Sepeda United Termurah untuk Dewasa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan!

Cari Sepeda United Termurah untuk Dewasa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan!

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:27 WIB

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 19:17 WIB

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 18:38 WIB

Apakah Sepeda Lipat Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh? Ini 5 Rekomendasinya yang Kuat

Apakah Sepeda Lipat Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh? Ini 5 Rekomendasinya yang Kuat

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 13:43 WIB

5 Pilihan Sepeda Listrik Gunung Murah Dibawah Rp1 Jutaan

5 Pilihan Sepeda Listrik Gunung Murah Dibawah Rp1 Jutaan

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 21:17 WIB

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Terbukti Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 29 April 2026 | 19:19 WIB

Sepeda Federal Street Cat Harganya Berapa? Ini 3 Tipe yang Masih Worth di 2026

Sepeda Federal Street Cat Harganya Berapa? Ini 3 Tipe yang Masih Worth di 2026

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 06:29 WIB

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 19:07 WIB

Terkini

Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan

Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan

Jawa Tengah | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:31 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?

Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?

Otomotif | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:24 WIB

Aturan Baru, Hanya 6 Jenis Pekerjaan Ini yang Boleh Dikelola Perusahaan Outsourcing

Aturan Baru, Hanya 6 Jenis Pekerjaan Ini yang Boleh Dikelola Perusahaan Outsourcing

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Jangan Asal Cuci! Begini Cara Merawat Sepatu Lari ala dr. Tirta Biar Tak Bau dan Lebih Awet

Jangan Asal Cuci! Begini Cara Merawat Sepatu Lari ala dr. Tirta Biar Tak Bau dan Lebih Awet

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

5 Rekomendasi Produk Wardah Wudhu Friendly untuk Perawatan dan Makeup Sehari-hari

5 Rekomendasi Produk Wardah Wudhu Friendly untuk Perawatan dan Makeup Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:04 WIB

Saat Crush Mengetahui Rahasia Terbesarmu dalam Web Series To Two

Saat Crush Mengetahui Rahasia Terbesarmu dalam Web Series To Two

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:00 WIB

Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya

Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya

Sumsel | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:57 WIB

Antara Adab dan Inferioritas: Membaca Ulang Warisan Mentalitas Kolonial

Antara Adab dan Inferioritas: Membaca Ulang Warisan Mentalitas Kolonial

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:55 WIB