Elon Musk Resmi Beli Twitter, Apa Dampaknya?

Indotnesia Suara.Com
Selasa, 26 April 2022 | 14:11 WIB
Elon Musk Resmi Beli Twitter, Apa Dampaknya?
Pixabay/Tumisu

Indotnesia - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk resmi membeli Twitter seharga US$44 miliar atau setara Rp635 triliun. Sebelumnya, orang terkaya di dunia versi Forbes ini hanya memegang 9,2% saham perusahaan yang berdiri pada 2006 itu.

Setelah kesepakatan akuisisi pada Senin (25/4/2022) malam, Elon Musk sahih menjadi pemilik saham tunggal Twitter. Rencana pembelian perusahaan itu sebelumnya telah dikatakan oleh Musk melalui cuitannya yang menyebut ingin merombak fitur Twitter. 

Sejumlah rencana pengembangan Twitter beberapa kali telah diungkapkan oleh Musk. D iantaranya tentang fitur edit cuitan dan meminta media sosial berlogo burung biru tersebut lebih terbuka serta tidak membatasi cuitan netizen.

Resmi dimiliki Elon Musk, akuisisi terbesar sepanjang sejarah ini akan membawa perubahan baru bagi Twitter. Layanan jejaring sosial itu akan berubah dari perusahaan publik menjadi perusahaan swasta. Selama 16 tahun, Twitter menjadi media sosial yang banyak digunakan masyarakat untuk mendorong perubahan bagi isu lingkungan dan sosial.

Perusahaan asal San Fransisco yang memiliki sekitar 200 juta pengguna aktif setiap harinya itu, disebut oleh Musk sebagai media sosial yang penting bagi perkembangan masa depan manusia. 

“Kebebasan berbicara menjadi landasan demokrasi, dan Twitter adalah pusat media digital dimana hal-hal penting bagi masa depan umat manusia diperdebatkan,” tulis Musk dalam pernyataannya saat mengumumkan kesepakatan kepemilikan saham Twitter seperti dikutip The New York Times pada Selasa (26/4/2022).

Di Twitter, pemimpin perusahaan luar angkasa SpaceX itu memiliki sekitar 86 juta pengikut. Melalui cuitannya, Musk juga kerap membagikan keinginannya ‘mengubah’ Twitter agar bisa lebih menekankan ‘freedom speech’ alias kebebasan berbicara dan memberikan ruang lebih bagi pengguna agar dapat mengontrol sendiri apa yang mereka lihat di platform tersebut.

Keinginannya itu lantas diwujudkan dengan membeli seluruh saham Twitter dan menjadikannya sebagai perusahaan pribadi. Kepemilikan tersebut lantas membuat Musk dapat melakukan segala kebijakan atau pengembangan fitur baru tanpa terbebani dengan pandangan investor, regulator, dan lainnya.

Meski dikenal sebagai orang terkaya di dunia, Musk mengaku tidak tertarik dengan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan oleh Twitter. Ia justru lebih menekankan keinginannya dalam membuat perusahaan besutan Jack Dorsey itu menjadi media yang aman untuk bebas berpendapat, open-source algorithms, dan fitur non-finansial lain dari Twitter yang dinilai memiliki potensi besar kedepan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI