Kasus Hepatitis Misterius Capai 650 Anak, Ini Dugaan Penyebabnya

Indotnesia

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:56 WIB
Kasus Hepatitis Misterius Capai 650 Anak, Ini Dugaan Penyebabnya
Sumber: Freepik

Indotnesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jumlah kasus hepatitis akut di dunia meningkat. Kini, ada 650 anak yang dilaporkan menderita penyakit yang belum diketahui penyebabnya ini.

Hingga 26 Mei 2022, WHO menerima 650 laporan kasus hepatitis misterius dari 33 negara, dengan 99 tambahan kasus yang masih menunggu klasifikasi. Sekitar sepertiga atau 222 kasus terjadi di Britania Raya, sementara sebanyak 216 kasus terjadi di Amerika Serikat.

Mengutip CNN, Jumat (27/5/2022),  laporan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Eropa (ECDC) pada pekan lalu menyebutkan 614 kasus hepatitis akut dari 30 negara sedang diselidiki.

Kebanyakan anak-anak yang menderita hepatitis misterius mengalami sakit pada bulan Maret dan April 2022. WHO menyebutkan sebagian besar anak-anak tersebut atau sekitar 75% berusia di bawah 5 tahun. Sebagian besar pula sebelumnya dalam keadaan sehat sebelum jatuh sakit.

Melansir Reuters, otoritas kesehatan dari seluruh negara saat ini tengah menyelidiki kenaikan penderita kasus hepatitis parah atau radang hati pada anak-anak.

Hingga kini, tercatat ada 9 kematian akibat hepatitis misterius. Pihak berwenang di AS pada pekan lalu menyatakan infeksi adenovirus diduga sebagai pemicu utama dari kasus hepatitis parah yang belum diketahui penyebabnya itu.

Hepatitis yang terkait dengan adenovirus ini biasanya berhubungan dengan anak-anak yang punya gangguan kekebalan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga sedang menyelidiki kemungkinan infeksi Covid-19 turut berperan, patogen, obat-obatan, dan faktor risiko lainnya.

Ilmuwan Inggris juga telah menemukan peningkatan aktivitas adenovirus, yang bersirkulasi bersama SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. WHO menyebutkan SARS-CoV-2 terdeteksi dalam sejumlah kasus.

Laporan CNN menyebutkan, peneliti juga sedang meneliti kemungkinan penyebab lainnya, termasuk paparan lingkungan, racun, dan infeksi dengan virus lain.

Di Inggris, peneliti menyelidiki kemungkinan paparan anjing pada kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak ini. Para penderita itu masih terlalu muda untuk divaksin Covid-19 sehingga tidak dimasukkan sebagai langkah pencegahan.

Virus yang menyebabkan hepatitis A, B, C, D, dan E tidak ditemukan pada kasus hepatitis misterius. Kini, peneliti masih menyelidiki kasus ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan kini tinggal menunggu informasi terbaru terkait hasil penelitian dugaan penyebab hepatitis akut.

“Nanti kita ikuti saja karena ini baru hipotesis, kita akan mengarah ke 6 hipotesis itu yang menjadi dugaan kuat oleh para ahli atau para ilmuwan,” ucapnya, seperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan.

6 dugaan penyebab kasus hepatitis akut itu adalah adenovirus biasa, adenovirus varian baru, sindrom post-infeksi SARS-CoV-2,  paparan obat, lingkungan, atau toksin, patogen baru, kemudian varian baru SARS-CoV-2.

Di Indonesia, kasus kumulatif dugaan hepatitis akut mencapai 35 kasus per 23 Mei 2022 pukul 16.00 WIB. Dari jumlah tersebut, 19 kasus di antaranya berstatus discarded,  serta 16 kasus probable dan pending classification.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?

Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB

Ternyata Gejala Hepatitis A,  Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Ternyata Gejala Hepatitis A, Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Video | Minggu, 19 April 2026 | 09:00 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:02 WIB

Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak

Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak

Health | Minggu, 25 Januari 2026 | 15:26 WIB

Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan

Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan

Health | Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:49 WIB

Dari ISPA hingga Trauma: Ancaman Ganda yang Mengincar Anak di Wilayah Bencana

Dari ISPA hingga Trauma: Ancaman Ganda yang Mengincar Anak di Wilayah Bencana

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:27 WIB

Banjir Sumatera: IDAI Soroti Krisis Air Bersih dan Lonjakan Penyakit Menular pada Anak

Banjir Sumatera: IDAI Soroti Krisis Air Bersih dan Lonjakan Penyakit Menular pada Anak

News | Senin, 01 Desember 2025 | 16:27 WIB

IDAI Ingatkan: Dalam Situasi Bencana, Kesehatan Fisik hingga Mental Anak Harus Jadi Prioritas

IDAI Ingatkan: Dalam Situasi Bencana, Kesehatan Fisik hingga Mental Anak Harus Jadi Prioritas

News | Senin, 01 Desember 2025 | 14:42 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×