Siap-Siap! Pecahan Uang Baru Akan Beredar di Jogja Senin Besok

Indotnesia | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:13 WIB
Siap-Siap! Pecahan Uang Baru Akan Beredar di Jogja Senin Besok
Tangkapan layar foto penyerahan pecahan tujuh pecahan uang baru emisi tahun 2022 kepada Sri Sultan Hamengku Buwono. (Instagram/ Humas Jogja)

Indotnesia - Sri Sultan Hamengku Buwono mengatakan tujuh pecahan uang baru emisi tahun 2022 keluaran Bank Indonesia akan diedarkan di Yogyakarta mulai Senin (22/8/2022). 

Hal itu disampaikan oleh Sultan saat  penyerahan emisi baru tersebut oleh Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan kepada Sri Sultan pada Sabtu (20/8/2022) di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul.

"Jumat lalu saya baru pulang dari Jakarta kan, tidak bisa menerima. Sedangkan untuk di Jogja kalau itu (uang emisi baru) belum diserahkan kepada Gubernur, duitnya tidak beredar. Maka diputuskan untuk diserahkan di sini supaya besok Senin bisa beredar," kata Sri Sultan dikutip dari laman Pemprov Jogja.

Pasalnya, meski pecahan uang baru itu sudah berlaku efektif sejak 17 Agustus 2022 tetapi saat itu belum diserah terima kepada pimpinan daerah sehingga belum bisa diedarkan. Hal itu juga dibenarkan oleh Perwakilan BI DIY.

"Setelah diserahkan kepada kepala daerah, uang boleh beredar. Sebenarnya sudah boleh beredar sejak tanggal 18 Agustus, cuma kita ini hidup di suatu daerah, menghormati daerah tersebut. Jadi, ini adalah kearifan yang ingin ditempuh oleh Bank Indonesia," ungkap Budiharto.

Sebelumnya, BI memang telah resmi merilis 7 pecahan uang kertas baru pada pada Kamis (18/8/2022). Pecahan tersebut terdiri dari pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.0000, Rp5.000, Rp2.000 dan Rp1.000.

Uang baru tersebut memiliki perubahan pada ukurannya hingga 50mm, semakin kecil nominal uang maka semakin kecil pula ukurannya. Menurut Budi, harapannya hal ini dapat membantu teman-teman tunanetra untuk membedakan uang pecahan kertas.

“Jadi mereka langsung tahu dengan ukuran yang berbeda ini adalah nilai yang berbeda. Ini membantu kawan-kawan kita yang disabilitas untuk lebih mudah mengenali nilai uang tersebut," jelas Budiharto.

Selain itu, BI juga mendesain dengan warna lebih tajam, unsur pengaman lebih andal, dan bahan uang yang lebih baik sehingga akan teras kebaruannya.

Budi mengatakan bagi masyarakat yang ingin memiliki pecahan baru ini dapat melakukan penukaran per paket sebagai pengenalan. Satu paket penukaran uang Rp188.000 akan mendapatkan 7 pecahan uang baru lengkap.

Namun, batas maksimal tiap individu menukarkan sebanyak 5 kali dan menukarkan melalui aplikasi pintar. bi.co.id selanjutnya mengikuti panduan yang ada.

Lalu, uang lama yang masih beredar saat ini tetap masih berlaku sebagai alat penukaran yang sah. Akan tetapi, diharapkan dua tahun berselang masyarakat akan menggunakan emisi uang pecahan yang serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Mie Gacoan Tak Dapat Sertifikasi Halal dari MUI

Ini Alasan Mie Gacoan Tak Dapat Sertifikasi Halal dari MUI

| Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:20 WIB

Terkini

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:30 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 22:07 WIB

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 22:06 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:58 WIB

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:49 WIB

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB