Jadi Epidemi di AS, Kenali Bahaya Kesepian yang Bisa Merenggut Nyawa

Indotnesia | Suara.com

Jum'at, 05 Mei 2023 | 16:31 WIB
Jadi Epidemi di AS, Kenali Bahaya Kesepian yang Bisa Merenggut Nyawa
Kesepian di Amerika Serikat kini telah menjadi epidemi dan berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan kematian. (Pexels/Inzmam Khan)

Indotnesia - Saat ini, Negeri Paman Sam sedang mengalami epidemi kesepian yang meningkatkan risiko kematian dini. Bahkan tingkat berbahayanya sebanding dengan menghisap 15 batang rokok per hari.

Demikian laporan yang dirilis oleh US Surgeon General pada Selasa lalu. Melansir NPR, sekitar setengah dari orang dewasa di Amerika Serikat mengalami kesepian dengan tingkat yang telah terukur.

Hal tersebut menimbulkan masalah kesehatan termasuk peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 29%, peningkatan risiko stroke sebesar 32%, dan peningkatan risiko demensia pada orang dewasa yang lebih tua sebanyak 50%.

Mengutip dari PBS NewsHour, penelitian menunjukkan orang Amerika kurang terlibat dalam peribadatan, organisasi komunitas, dan berinteraksi dengan anggota keluarga mereka sendiri dalam beberapa dekade terakhir.

Padahal, kesepian meningkatkan risiko kematian dini hampir sebesar 30%. Jadi kenapa kesepian bisa mematikan?

Melansir Live Science, psikolog sosial dari University of Chicago, John Cacioppo, dalam penelitiannya menemukan kesepian terkait dengan pengerasan pembuluh darah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, peradangan dalam tubuh, dan masalah ingatan.

Penelitian Cacioppo dan Steve Cole dari UCLA juga menemukan sistem kekebalan berubah dari waktu ke waktu pada orang yang terisolasi secara sosial. Pada tubuh orang yang kesepian mengalami penurunan pertahanan terhadap virus.

Sistem imun harus membuat keputusan antara melawan ancaman virus dan melindungi invasi bakteri. Namun pada orang yang kesepian, sistem kekebalan mereka memilih untuk fokus pada ancaman bakteri ketimbang virus.

Tanpa perlindungan antivirus dan antibodi tubuh yang diproduksi untuk melawan berbagai penyakit, maka tubuh kurang memiliki kemampuan untuk melawan kanker dan penyakit lainnya.

Selain itu, kesepian meningkatkan kadar hormon stres kortisol dan tekanan darah. Hal ini dapat merusak pengaturan sistem peredaran darah sehingga otot jantung bekerja lebih keras dan pembuluh darah mengalami kerusakan.

Kesepian juga merusak kualitas tidur, bahkan lebih sering begadang di malam hari dan menghabiskan sedikit waktu untuk tidur terlelap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Baik untuk Mata, Wortel Juga Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Selain Baik untuk Mata, Wortel Juga Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

| Jum'at, 05 Mei 2023 | 11:24 WIB

10 Alasan Kenapa Menikah Muda Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Mental

10 Alasan Kenapa Menikah Muda Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Mental

| Rabu, 03 Mei 2023 | 17:03 WIB

Ditinjau dari Kesehatan, Pakaian Berbahan Jeans Nggak Cocok untuk Musim Panas?

Ditinjau dari Kesehatan, Pakaian Berbahan Jeans Nggak Cocok untuk Musim Panas?

| Minggu, 30 April 2023 | 16:07 WIB

Terkini

WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya

WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:00 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya

Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:30 WIB

Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026

Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:19 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119

37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB