Apa Itu Tradisi Thudong yang Dilakukan Para Biksu Berjalan Kaki dari Thailand ke Borobudur?

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2023 | 14:46 WIB
Apa Itu Tradisi Thudong yang Dilakukan Para Biksu Berjalan Kaki dari Thailand ke Borobudur?
Mengenal tradisi jalan kaki yang dilakukan para biksu berjalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur. (Suara.com/(Antara Foto/Fakhri Hermansyah)

Indotnesia - Sebanyak 32 biksu melakukan perjalanan religi dengan berjalan kaki dari Thailand ke Indonesia yang dimulai sejak Maret lalu untuk merayakan Waisak di Candi Borobudur, pada Minggu (4/6/2023).

Rute jalan kaki dimulai dari Thailand, lalu berlanjut ke Malaysia dan Singapura hingga akhirnya sampai di Indonesia dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Borobudur yang ditargetkan akan tiba di Borobudur pada 2 Juni 2023 

Perjalanan religi yang dilakukan para biksu dengan jalan kaki dari Thailand ke Borobudur termasuk dalam tradisi keagamaan yang dikenal dengan sebutan thudong.

Lalu, apa itu tradisi thudong? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Tradisi Thudong?

Tradisi thudong adalah ritual keagamaan yang dilakukan oleh umat Buddha dengan berjalan kaki atau juga dikenal sebagai perjalanan religi.

Ritual keagamaan ini termasuk dalam tradisi Buddhisme Theravada yang dilakukan dengan melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci.

Diketahui, Buddhisme Theravada kini tersebar di Thailand, Sri Lanka, Myanmar, Kamboja, dan Vietnam.

Dilansir dari laman Kementerian Agama, thudong merupakan tradisi berjalan yang dilakukan oleh Sang Buddha sebelum ada vihara maupun tempat tinggal untuk para Bhante maupun biksu.

Oleh karena itu, para Bhante kemudian melakukan perjalanan dari hutan ke hutan dengan tinggal di hutan, gunung, maupun gua yang dilewati.

Kata thudong berasal dari bahasa Thailand yang memiliki arti sebagai sarana untuk melepaskan diri serta dapat diartikan juga sebagai kehidupan membara, bertapa, menyendiri dan meditatif dari para biksu.

Adapun tradisi thudong bertujuan untuk melatih kesabaran para biksu, seperti yang diajarkan oleh Sang Buddha bahwa kesabaran merupakan praktik dhamma yang paling tinggi.

Meski telah ada sejak ratusan tahun lalu, tradisi thudong baru pertama kali dilakukan di Indonesia dan telah tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Dalam perjalanan para biksu dari Thailand ke Candi Borobudur kali ini, mereka tidur di tempat seadanya selama perjalanan dengan bermalam di rumah-rumah ibadah.

Para biksu berpengalaman yang melakukan tradisi thudong hanya makan dua kali sehari hingga jam 12 siang dan tidak diperbolehkan memakan apapun kecuali minum susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Hukum Setelah Roy Suryo Jadi Tersangka Kasus Meme Foto Stupa

Ancaman Hukum Setelah Roy Suryo Jadi Tersangka Kasus Meme Foto Stupa

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 16:05 WIB

Ramai Candi Borobudur Tak Masuk Daftar 7 Keajaiban Dunia, Ini Faktanya

Ramai Candi Borobudur Tak Masuk Daftar 7 Keajaiban Dunia, Ini Faktanya

| Kamis, 14 Juli 2022 | 19:10 WIB

Tiket Candi Borobudur Rp750 ribu Resmi Batal, Aturan Baru Ditetapkan

Tiket Candi Borobudur Rp750 ribu Resmi Batal, Aturan Baru Ditetapkan

| Selasa, 14 Juni 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT

Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 18:08 WIB

Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan

Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 18:05 WIB

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Foto | Senin, 18 Mei 2026 | 18:05 WIB

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 18:03 WIB

Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART

Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 18:02 WIB

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan

Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan

Jatim | Senin, 18 Mei 2026 | 17:59 WIB

Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP

Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP

Banten | Senin, 18 Mei 2026 | 17:57 WIB

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 17:55 WIB

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB