Dedi Mulyadi Sebut Banyak Jalan Rusak karena Pengelolaan Anggaran Tak Fokus, Sentil Mantan Istri?

Suara Joglo

Minggu, 30 April 2023 | 14:23 WIB
Dedi Mulyadi Sebut Banyak Jalan Rusak karena Pengelolaan Anggaran Tak Fokus, Sentil Mantan Istri?
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan anggota DPR Dedi Mulyadi. ([Ist])

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyebutkan masih banyaknya jalan rusak di daerah-daerah karena pengelolaan anggaran yang tidak fokus.

"Pengelolaan anggaran yang tidak fokus mengakibatkan pembangunan tak bisa dirasakan oleh masyarakat," kata Dedi, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu.

Saat bertemu dengan Oleh Solihin, Kepala Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Dedi menanyakan perihal dana desa yang diperoleh.

Oleh menyampaikan kalau dana desa yang didapat saat ini mencapai Rp890 juta.

Dilihat dari aturannya, dana desa yang diperoleh itu, 40 persen atau sekitar Rp300 juta di antaranya untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan.

Sisanya Rp200 juta untuk ketahanan pangan, Rp100 juta untuk ekonomi warga desa, sisanya untuk penanganan stunting dan lain-lain.

"Kalau dari Pemprov (Jawa Barat) itu Rp130 juta, Rp60 jutanya untuk fisik perbaikan desa, sisanya operasional. Kalau dari kabupaten ada anggaran untuk gaji RT RW dan lainnya, untuk RT itu Rp3 juta setahun," kata Oleh.

Sementara itu, sebagai warga yang tinggal di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Dedi memberikan saran agar anggaran yang ada tidak dipecah-pecah, karena tidak akan pernah ada wujudnya.

Caranya, kata dia, uang atau anggaran difokuskan per tahun pada satu wilayah. Karena di Sukasari ada enam RW maka dalam kurun waktu satu periode jabatan kepala desa semua bisa dibangun dengan baik

"Satu tahun satu RW. Misal tadi infrastruktur Rp400 juta, ya sudah itu fokuskan dulu tahun pertama untuk satu RW. Uang segitu bisa bikin jalan hotmix dengan kualitas baik. Dengan seperti itu baru ada wujudnya dibandingkan anggaran dibagi-bagi yang nilainya tak seberapa dan tak pernah ada wujudnya," kata dia.

Sebagai warga dan tokoh masyarakat, Dedi mengaku siap membantu Oleh untuk memberikan pengertian kepada masyarakat desa bahwa pengelola anggaran akan difokuskan pada program prioritas. Sehingga pembangunan akan terasa.

"Ini Lembur Pakuan tidak pakai dana desa, tidak pakai dana provinsi atau kabupaten, tapi ini pakai DD, Dana Dedi. Ini kalau dibangun oleh pemda biaya pemeliharaan bisa mahal, tapi dikelola sendiri bisa murah," katanya.

Ia menilai mayoritas pembangunan yang ada saat ini mengalami kegagalan karena mengacu pada platform anggaran. Setiap OPD diberi jatah anggaran yang kemudian diterjemahkan dalam pikiran masing-masing.

Menurut dia, jika terus dilakukan seperti itu maka sampai kapanpun pembangunan akan gagal. Seharusnya hal itu dilihat dari prioritas pembangunan yang menjadi kebutuhan dasar publik, seperti jalan.

"Infrastruktur fokuskan dulu dari mulai jalan penghubung desa, penghubung kecamatan, penghubung kabupaten, penghubung provinsi dibuat rencana. Periksa setiap anggaran sesuai tidak dengan kebutuhan dasar. Semua bergerak dengan fokus yang sama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Jalan Rusak Berat di Cikarang Barat, Warga: Hancur Gara-gara Dilewati Truk Proyek Perumahan

Kondisi Jalan Rusak Berat di Cikarang Barat, Warga: Hancur Gara-gara Dilewati Truk Proyek Perumahan

Bekaci | Jum'at, 28 April 2023 | 15:00 WIB

CEK FAKTA: Putri Dedi Mulyadi Tak Mau Pulang karena Sudah Betah Bersama Gita KDI

CEK FAKTA: Putri Dedi Mulyadi Tak Mau Pulang karena Sudah Betah Bersama Gita KDI

| Kamis, 27 April 2023 | 13:59 WIB

CEK FAKTA: Dedi Mulyadi Kritis hingga Pingsan Lalu Dilarikan ke Rumah Sakit, Gita KDI Sampai Menangis

CEK FAKTA: Dedi Mulyadi Kritis hingga Pingsan Lalu Dilarikan ke Rumah Sakit, Gita KDI Sampai Menangis

| Rabu, 26 April 2023 | 15:53 WIB

Terkini

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:53 WIB

Efek Domino Kedatangan Ederson, MU Langsung Tendang 3 Pemain ke Daftar Jual

Efek Domino Kedatangan Ederson, MU Langsung Tendang 3 Pemain ke Daftar Jual

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:51 WIB

Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara

Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:50 WIB

Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu

Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Kabar Baik PPDB Jateng 2026: Kuota SMA/SMK Negeri Ditambah Jadi 231.724 Kursi

Kabar Baik PPDB Jateng 2026: Kuota SMA/SMK Negeri Ditambah Jadi 231.724 Kursi

Jawa Tengah | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:45 WIB

PNM Nyalakan Mimpi Anak-Anak NTT dengan Inklusi dan Literasi

PNM Nyalakan Mimpi Anak-Anak NTT dengan Inklusi dan Literasi

Sumut | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:44 WIB

Karhutla 70 Hektare di Rantau Bais Rohil: Kondisi Berat, Panas Menyengat

Karhutla 70 Hektare di Rantau Bais Rohil: Kondisi Berat, Panas Menyengat

Riau | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:44 WIB

Kasus dengan Hera Belum Usai, ART Baru Erin Taulany Malah Kabur Lompat Pagar

Kasus dengan Hera Belum Usai, ART Baru Erin Taulany Malah Kabur Lompat Pagar

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:40 WIB

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:39 WIB