Merasa Sudah Sepuh, Amien Rais Menolak Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2023 | 22:33 WIB
Merasa Sudah Sepuh, Amien Rais Menolak Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024
Pendiri Partai Ummat Amien Rais. (Youtube/Amien Rais Official)

Suara.com - Ketua Majelis Syura DPP Partai Ummat Amien Rais merasa sudah terlalu sepuh untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikannya saat ditanya soal kemungkinan menjadi bakal calon wakil presiden dari Anies Baswedan.

Amien menyampaikan, hal itu usai dalam rangkaian Rakernas Partai Ummat ke-1 pihaknya mengundang Anies Baswedan sebagai narasumber. Amien menolak menjadi cawapres dan malah menunjuk elite Partai Ummat lainnya, yakni MS Kaban.

"Saya sudah tua ini, paling masuk akal yang beliau (Kaban)," kata Amien di Asrama Haji, Jakarta Timur, Selasa (14/2/2023).

Sementara itu, Amien menilai, jika pun menyodorkan nama Ketua Umum DPP Partai Ummat yakni Ridho Rahmadi menjadi cawapres Anies, umurnya belum memenuhi syarat.

"Yang jelas, pak ketum ini belum 40 tahun jadi tidak mungkin jadi capres ataupun cawapres, tetapi kalau Pak Kaban mengapa tidak misalnya. Kemudian juga dikatakan berkali-kali Pak Amien Rais, Pak Kaban punya rekam jejak," tuturnya.

Soal Cawapres Anies

Sebelumnya, Anies Baswedan membeberkan soal lima kriteria sosok bakal calon wakil presiden untuk mendampinginya maju di Pilpres 2024 mendatang. Namun Anies mengaku hingga kekinian belum mengetahui siapa figur bacawapresnya nanti, meski sudah menyampaikan kriteria.

Hal disampaikan Anies ketika diundang hadir dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Ummat ke-1 di Asrama Haji, Jakarta Timur, Selasa (14/2/2023).

Awalnya Ketua Umum DPP Partai Ummat Ridho Rahmadi melempar pertanyaan kepada Anies terkait kriteria cawapres yang akan mendampinginya maju di Pilpres 2024. Lalu Anies menjawabnya.

Anies mengatakan, kekinian pihaknya akan memastikan dulu tiket untuk maju di Pilpres 2024. Tiket yang dimaksudnya yakni memenuhi ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau Presidential Threshold 20 persen.

"Karena tanpa persyaratan 20 persen terpenuhi saya rasa siapapun juga akan bepikir dua tiga kali untuk ikut dalam pasangan. Karena belum ada fix, tapi mudah-mudahan insyaAllah tidak lama lagi tuntas," kata Anies.

Kemudian Anies bicara soal kriteria bacawapresnya untuk mendampinginya nanti. Ia awalnya menyampaikan tiga poin.

"Satu teknokratik, bahwa punya kontribusi siginifikan pada pemenang. Kedua, bisa memperkuat barisan koalisi untuk perubahan. Tiga, bisa membantu menjalankan pemerintahan dengan efektif. Itu tiga kriteria, obyektif," ungkapnya.

Kemudian yang keempat, kata dia, memiliki garis perubahan yang sama bahwa ini adalah pasangan yang menawarkan perubahan. Lalu yang kelima, menurutnya, yakni chemistry kerja bersama yang solid.

Namun, ia mengaku belum mengetahui siapa sosok bacawapresnya nanti. Ia hanya meminta semua pihak mendoakan agar prosesnya berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Din Syamsuddin, Bongkar Ajakan Amien Rais Desak Jokowi Mundur

Rekam Jejak Din Syamsuddin, Bongkar Ajakan Amien Rais Desak Jokowi Mundur

News | Selasa, 14 Februari 2023 | 20:34 WIB

Beri Pujian ke Partai Ummat karena Ada Amien Rais, Anies: Casingnya Baru, Orang-orangnya Punya Rekam Jejak Perjuangan

Beri Pujian ke Partai Ummat karena Ada Amien Rais, Anies: Casingnya Baru, Orang-orangnya Punya Rekam Jejak Perjuangan

News | Selasa, 14 Februari 2023 | 17:09 WIB

Menantu Amien Rais Pamer Partai Ummat Siap Jadi Bus Antarkan Anies ke Istana Jadi Presiden

Menantu Amien Rais Pamer Partai Ummat Siap Jadi Bus Antarkan Anies ke Istana Jadi Presiden

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 16:06 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB