Demokrat Tak Risau Kehadiran Koalisi Besar Bikin NasDem Putar Haluan

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 06 April 2023 | 10:26 WIB
Demokrat Tak Risau Kehadiran Koalisi Besar Bikin NasDem Putar Haluan
Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (ist/ dok IG @aniesbaswedan)

Suara.com - Partai Demokrat tidak risau dengan wacana pembentukan koalisi besar. Mereka lebih fokus untuk menyusun strategi pemenangan untuk Anies Baswedan dan calon wakil presidennya mendatang.

"Kami dari Partai Demokrat bersama-sama yang sudah bergabung dengan NasDem dan PKS tidak terlalu merisaukan ya," kata Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (6/4/2023).

Selain itu Syarif juga mengaku tidak khawatir apabila Koalisi Perubahan dan Persatuan yang sudah dibentuk lantas bubar, lantaran NasDem membelot ke koalisi besar yang kekinian bakal diisi oleh partai yang mendukung pemerintahahan Jokowi.

Diketahui wacana koalisi besar ini diinisiasi partai-partai di koalisi pemerintahan Jokowi saat ini. Di mana NasDem tercatat masih menjadi bagian dari koalisi pemerintah.

Demokrat yakin NasDem akan konsisten dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Nggak mungkin dong (NasDem ke koalisi besar). Orang NasDem sudah terikat sama koalisi kita, nggak mungkin," ujar Syarief.

Koalisi Besar akan Rumit

Partai Demokrat menilai pembentukan koalisi besar bakal menghadapi jalan terjal yang tidak mudah. Terlebih soal mekanisme penentuan calon presiden dan calon wakil presiden.

Kerumitan menentukan paslon itu tampak dari keinginan masing-masing partai untuk memajukan kader terbaik mereka menjadi capres.

Diketahui saat ini koalisi besar diwacanakan berisi gabungan Koalisi Indonesia Bersatu dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Terbaru PDIP disebut-sebut siap bergabung.

"Saya pikir sih, saya pikir tidak mudah untuk bergabung semuanya di situ karena ini kan pilpres, semuanya juga tokoh yang, semua partai menginginkan kadernya menjadi sesuatu yang berarti bagi mereka, ya kan," tutur Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, dikutip Kamis (6/4/2023).

Menurut Syarief titik temu koalisi besar agar mudah terbentuk dan bertahan menuju 2024 ialah kerelaan masing-masing partai agar tidak ego.

Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberi dukungan kepada Anies Baswedan maju nyapres 2024. (foto dok Anies)
Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberi dukungan kepada Anies Baswedan maju nyapres 2024. (foto dok Anies)

"Jadi pertanyaannya apakah partai tertentu itu mau merelakan, mau mengorbankan kadernya untuk tidak menjadi sesuatu, kan begitu," ujar Syarief.

Syarief turut berkomentar soal kemungkinan koalisi besar menghadirkan Gerindra dan PDIP. Di mana dua partai ini sama-sama ingin kader terbaik mereka yang diusung menjadi capres. Gerindra sudah jelas mengusung Prabowo Subianto. Sementara PDIP, walau belum ada nama, mereka memastikan mengusung kader sendiri.

"Ya iya kan, siapa yang mau jadi capres, siapa yang mau jadi cawapres, ya kan. Jadi banyak yang menjadi pertimbangan, tidak mudah, tapi biarkan sajalah gapapa," kata Syarief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Wacana Koalisi Besar Pendukung Pemerintah, PKS Santai: Monggo, Cool Saja

Tanggapi Wacana Koalisi Besar Pendukung Pemerintah, PKS Santai: Monggo, Cool Saja

Kotak Suara | Kamis, 06 April 2023 | 10:03 WIB

Jika Sekjen Johnny G Plate Jadi Tersangka Kasus BTS Kominfo, NasDem: Tinggal Diganti, Sesederhana Itu

Jika Sekjen Johnny G Plate Jadi Tersangka Kasus BTS Kominfo, NasDem: Tinggal Diganti, Sesederhana Itu

Kotak Suara | Kamis, 06 April 2023 | 07:56 WIB

Meski Ada Wacana Koalisi Besar, Prabowo Tetap Jadi Capres Gerindra

Meski Ada Wacana Koalisi Besar, Prabowo Tetap Jadi Capres Gerindra

Video | Kamis, 06 April 2023 | 09:00 WIB

Erick Thohir Bisa Jadi Kunci Kemenangan di Pilpres 2024 Jika...

Erick Thohir Bisa Jadi Kunci Kemenangan di Pilpres 2024 Jika...

| Rabu, 05 April 2023 | 21:25 WIB

Harap Sabar Ini Ujian! Pembebasan Anas Urbaningrum Diundur, Kok Bisa?

Harap Sabar Ini Ujian! Pembebasan Anas Urbaningrum Diundur, Kok Bisa?

| Rabu, 05 April 2023 | 21:07 WIB

Erick Thohir Berpotensi Pegang Kunci Kemenangan Jika Jadi Cawapres, Ini Alasannya

Erick Thohir Berpotensi Pegang Kunci Kemenangan Jika Jadi Cawapres, Ini Alasannya

Kotak Suara | Rabu, 05 April 2023 | 20:14 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB