Akui Oposisi Penting, Anies: Tapi Kekuatannya Tak Lebih Besar dari Pemerintah Agar Bisa Gol

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 22 Desember 2023 | 16:49 WIB
Akui Oposisi Penting, Anies: Tapi Kekuatannya Tak Lebih Besar dari Pemerintah Agar Bisa Gol
Calon Presiden (Capres) nomor urut satu, Anies Baswedan, mengakui pentingnya oposisi dalam menjalankan roda pemerintahan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut satu, Anies Baswedan, mengakui pentingnya oposisi dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan adanya oposisi, maka segala kebijakan yang dibuat bisa lebih berkualitas.

Namun, Anies mengakui kekuatan alias power dari oposisi tak boleh lebih besar dari pemerintah. Jika itu terjadi, maka segala program yang ingin dibuat bisa jadi terhambat.

"Kami tetep berharap berada di pemerintahan itu memiliki kekuatan yang lebih besar daripada oposisi supaya keputusan-keputusan yang kita ingin lakukan itu bisa gol," ujar Anies dalam acara Desak Anies X Total Politik di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).

Menurut Anies, yang sehat adalah yang diberikan ruang diskusi. Pemerintah kata dia, tak boleh membuat kebijakan yang tak menerima pandangan dari kubu oposisi.

"Ada ruang bagi oposisi untuk mengungkapkan pandangannya sehingga ada perdebatan yang berimbang, dikasih ruang untuk perdebatan itu. Tapi kalau ruang perdebatan itu tidak ada maka yang rugi ya kita-kita semua," ucap Anies.

Eks Gubernur DKI itu pun mencontohkan salah satu kebijakan yang tak melibatkan oposisi untuk berdiskusi adalah penyusunan Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN) dan omnibus law. Partai politik yang berada di kubu oposisi saat itu hanya Partai Demokrat dan PKS.

Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar saat debat Pilpres 2024 di halaman Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) . (Suara.com/Alfian)
Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar saat debat Pilpres 2024 di halaman Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) . (Suara.com/Alfian)

"Contoh pengambilan keputusan mengenai IKN, pengambilan keputsuan mengenai omnibuslaw itu prosesnya meniadakan perdebatan seakan-akan karena oposisinya kecil lalu dilawatin begitu saja," ucapnya.

Oleh karena itu mantan Gubrnur DKI Jakarta ini mengatakan jika terpilih sebagai presiden, maka akan memberikan ruang diskusi bagi oposisi. Tujuannya agar kebijakan yang dihasilkan sudah melalui pembahasan pro-kontra dan diterima semua pihak.

"Yang sering terjadi apa, segera diputuskan segera dijalankan sesudah itu baru diperdebatkan, jadi perdebatan nah kalau sesuatu sudah diputuskan kan ada yang mengkritik dianggap kontra pemerintah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukungan JK Diyakini Bakal Naikkan Elektabilitas Pasangan AMIN

Dukungan JK Diyakini Bakal Naikkan Elektabilitas Pasangan AMIN

Kotak Suara | Jum'at, 22 Desember 2023 | 16:40 WIB

Anies Akui Tak Sependapat dengan Muhaimin Soal Tunjangan Ibu Hamil, Ternyata Ini Penyebabnya

Anies Akui Tak Sependapat dengan Muhaimin Soal Tunjangan Ibu Hamil, Ternyata Ini Penyebabnya

Kotak Suara | Jum'at, 22 Desember 2023 | 16:34 WIB

Personel Polisi Mulai Berjaga di JCC Senayan Jelang Debat Cawapres, Ini Alasannya

Personel Polisi Mulai Berjaga di JCC Senayan Jelang Debat Cawapres, Ini Alasannya

Kotak Suara | Jum'at, 22 Desember 2023 | 16:23 WIB

Begini Aktivitas Prabowo Jelang Debat Cawapres

Begini Aktivitas Prabowo Jelang Debat Cawapres

Video | Jum'at, 22 Desember 2023 | 15:45 WIB

Jelang Debat Cawapres, Grace Natalie: Gibran Akan Santun, Tidak Serang Cak Imin dan Mahfud

Jelang Debat Cawapres, Grace Natalie: Gibran Akan Santun, Tidak Serang Cak Imin dan Mahfud

Video | Jum'at, 22 Desember 2023 | 15:00 WIB

Deretan Mobil yang Bisa Dibeli Senilai Dana Kampanye Anies Baswedan dan Cak Imin

Deretan Mobil yang Bisa Dibeli Senilai Dana Kampanye Anies Baswedan dan Cak Imin

Otomotif | Jum'at, 22 Desember 2023 | 14:52 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB