Muncul Spanduk Tolak Pelanggar HAM dan Politik Dinasti saat Prabowo Datang ke Aceh, KontraS: Bukan Barang Baru!

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 26 Desember 2023 | 18:14 WIB
Muncul Spanduk Tolak Pelanggar HAM dan Politik Dinasti saat Prabowo Datang ke Aceh, KontraS: Bukan Barang Baru!
Muncul Spanduk Tolak Pelanggar HAM dan Politik Dinasti saat Prabowo Datang ke Aceh, KontraS: Bukan Barang Baru! (ist)

Suara.com - Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Aceh, dalam menghadiri peringatan 19 tahun Tsunami Aceh, Selasa (26/12/2023).

Saat kedatangannya, Prabowo disambut oleh spanduk bertuliskan "Tolak Capres Cawapres Pelanggar HAM dan Politik Dinasti".

Spanduk tersebut tersebar di berbagai lokasi, diantaranya, Bandara Sultan Iskandar Muda, Kuburan Massal Siron, Kopelma Darussalam, Lambaro, Tugu Sp 5, Sp Jambo Tape, Flay Over Sp Surabaya, Jembatan Pangoe, hingga Halaman depan Hotel Hermes.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna mengatakan, spanduk berisi penolakan tersebut dinilai wajar lantaran Prabowo memang memiliki rekam jejak yang tidak baik dengan pelanggaran HAM masa lalu.

“Menyoal baliho yang menyatakan Prabowo yang merupakan pelaku Pelanggaran HAM memang bukan barang baru. Pada pemilu 2019 juga sempat ada narasi serupa dan itu memang fakta,” kata Azharul dalam keterangannya dikutip Suara.com, Selasa (26/12/2023).

Penampakan spanduk penolakan terkait kedatangan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto di Aceh. (ist)
Penampakan spanduk penolakan terkait kedatangan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto di Aceh. (ist)

Azharul menyebut, ini bukan merupakan hal baru, narasi serupa juga pernah digaungkan oleh masyarakat Aceh, saat Pemilu 2019 lalu.

Namun bedanya, saat itu Prabowo dianggap melekat dengan Ormas Islam. Sehingga yang kemudian muncul adalah isu rival Prabowo, yakni Jokowi yang diidentikan lekat dengan komunis.

“Prabowo dianggap pro Islam. Sehingga narasi kampanye terkait prabowo sebagai pelaku pelanggar HAM, kalah dibanding Jokowi saat itu,” terangnya.

Ke depan, Azharul berharap gagasan terkait penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu melalui mekanisme non yudisial dapat dilanjutkan. Termasuk, melalui jalan pengadilan.

Selain itu, dia juga berharap KPU selaku penyelenggara Pemilu bisa lebih selektif dalam menyeleksi rekam jejak calon pemimpin. Terlebih yang diduga kuat terlibat dalam pelanggaran HAM masa lalu.

“Negara ini gak punya mekanisme, padahal orang memimpin itu haruslah bersih jangan ada rekam jejak buruk. Apalagi ini, tangan yang berdarah,” ucapnya.

“Namun, pertanyaan lanjutannya adalah jika melihat situasi politik hari ini dimana segala aturan diterobos demi kekuasaan. Nampaknya harapan tadi jauh panggang dari api,” imbuhnya menandaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantang Buka-bukaan soal Dana Kampanye Diduga Janggal, Kubu AMIN: PPATK Jangan Suka Bikin Gaduh!

Tantang Buka-bukaan soal Dana Kampanye Diduga Janggal, Kubu AMIN: PPATK Jangan Suka Bikin Gaduh!

Kotak Suara | Selasa, 26 Desember 2023 | 18:03 WIB

By Design? Betapa Mengerikan Pilpres 2024 jika Teror Penembakan Relawan Prabowo-Gibran Bermotif Politik

By Design? Betapa Mengerikan Pilpres 2024 jika Teror Penembakan Relawan Prabowo-Gibran Bermotif Politik

Kotak Suara | Selasa, 26 Desember 2023 | 15:19 WIB

Sebut Pengungsi Rohingya jadi Beban, Prabowo: Masih Banyak Rakyat Kita Hidupnya Susah!

Sebut Pengungsi Rohingya jadi Beban, Prabowo: Masih Banyak Rakyat Kita Hidupnya Susah!

News | Selasa, 26 Desember 2023 | 13:25 WIB

Pengamat Soal Gaya Gibran Pakai Bahasa Asing Saat Debat: Yang Muncul Arogansi Dan Sok Keminter

Pengamat Soal Gaya Gibran Pakai Bahasa Asing Saat Debat: Yang Muncul Arogansi Dan Sok Keminter

News | Selasa, 26 Desember 2023 | 10:34 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB