KPU Jakarta Barat Rampung Rekrut Puluhan Ribu Anggota KPPS: Semua Lolos Tes Kesehatan

Ria Rizki Nirmala Sari, Faqih Fathurrahman

Selasa, 02 Januari 2024 | 14:27 WIB
KPU Jakarta Barat Rampung Rekrut Puluhan Ribu Anggota KPPS: Semua Lolos Tes Kesehatan
KPU Jakarta Barat tengah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Dapil 3 DPR RI di GOR Kebon Jeruk, Selasa (2/1/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat telah rampung melakukan perekrutan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024 nanti.

Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti mengatakan, ada sebanyak 50.183 orang yang telah direkrut untuk disebar di 7.919 TPS yang berada di wilayah Jakarta Barat.

“Jadi satu TPS ada tujuh, dikali 7.619 hasilnya adalah 50.183 orang sudah berhasil kami rekrut,” kata Istianti, di GOR Kebon Jeruk, Selasa (2/1/2024).

Istianti mengaku, mereka yang lolos untuk menjadi anggota KPPS dipastikan lolos tes kesehatan. Hal ini guna meminimalisir korban tewas akibat padatnya penghitungan suara seperti pada Pemilu 2019 silam.

“Kami umumkan setiap kelurahan mereka adalah orang-orang yang sudah lulus dengan kriteria dan terutama lolos tes kesehatan,” jelas Istianti.

Isti juga memastikan puluhan ribu anggota KPPS tersebut dipastikan layak dan siap bekerja saat Pemilu 2024, yang jatuh pada 14 Februari mendatang

“Mereka siap bekerja pada 14 Februari 2024,” ucapnya.

Diketahui bersama, pada hari ini, KPU Jakarta Barat tengah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Dapil 3 DPR RI, yang meliputi wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Total ada 1.955.032 plus 2 persen surat suara yang disortir dan dilipat, sebelum didistribusikan ke TPS-TPS yang berada di wilayah Jakarta Barat.

baca juga

1,9 juta surat suara tersebut diketjakan oleh 210 warga Jakarta Barat, yang sebelumnya telah direkrut oleh KPU tingkat kota.

Target pengerjaan tersebut rampung dalam waktu 5-6 hari ke depan.

Istianti mengatakan, jika nantinya ditemukan surat suara yang rusak, maka akan dibuatkan berita acara, untuk mendapatkan penggantian. Kemudian surat suara yang rusak akan dimusnahkan dengan disaksikan stakeholder terkait seperti Bawaslu serta pihak keamanan TNI-Polri.

Berikut merupakan kriteria surat suara yang dinyakatan rusak dan tidak bisa digunakan dalam Pemilu nanti:

1. Hasil cetak warna surat tidak merata, tidak jelas, tidak terbaca, banyak noda;

2. Surat suaranya kusut, mengkerut, sobek;

3. Warnanya tidak sesuai dengan jenis Pemilunya;

4. Nama dan logo partai tidak lengkap;

5. Logo KPU tidak jelas;

6. Terdapat lubang pada kolom nomor urut atau kolom nama pasangan calon sehingga menimbulkam kesan sudah di coblos;

7. Foto calon dan pasangan calon buram;

8. Warna lambang partai tidak sesuai dengan ketentuan KPU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja, Partai Buruh Ancam Kepung Kantor Bawaslu Dengan Massa Lebih Banyak

Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja, Partai Buruh Ancam Kepung Kantor Bawaslu Dengan Massa Lebih Banyak

Kotak Suara | Selasa, 02 Januari 2024 | 13:11 WIB

Demo Di Bawaslu, Partai Buruh Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja

Demo Di Bawaslu, Partai Buruh Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja

Kotak Suara | Selasa, 02 Januari 2024 | 12:30 WIB

Survei ICRC: Perindo Kuda Hitam, PPP-PAN Di Pinggir Jurang, PSI Kurang Suara

Survei ICRC: Perindo Kuda Hitam, PPP-PAN Di Pinggir Jurang, PSI Kurang Suara

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 07:06 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud Diduga Dianiaya Aparat TNI di Boyolali, Pemilu Telah Dicederai

Relawan Ganjar-Mahfud Diduga Dianiaya Aparat TNI di Boyolali, Pemilu Telah Dicederai

Kotak Suara | Minggu, 31 Desember 2023 | 22:46 WIB

TPN Klaim Ganjar-Mahfud Datangi 178 Lokasi Kampanye Dalam 1 Bulan: Jauh Di Atas Paslon Lain

TPN Klaim Ganjar-Mahfud Datangi 178 Lokasi Kampanye Dalam 1 Bulan: Jauh Di Atas Paslon Lain

Kotak Suara | Minggu, 31 Desember 2023 | 02:44 WIB

45 Hari Menuju Pemilu, Ganjar: Kita Gaspol Gerakan Sistematis, Seperti Putusan MK

45 Hari Menuju Pemilu, Ganjar: Kita Gaspol Gerakan Sistematis, Seperti Putusan MK

Kotak Suara | Sabtu, 30 Desember 2023 | 23:34 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×