Makin Memanas! Timnas AMIN Gak Takut Ditantang Nusron Wahid Terkait Dugaan Politik Uang Gus Miftah

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 03 Januari 2024 | 11:43 WIB
Makin Memanas! Timnas AMIN Gak Takut Ditantang Nusron Wahid Terkait Dugaan Politik Uang Gus Miftah
Juru Bicara Timnas AMIN Iwan Tarigan. [Antara]

Suara.com - Aksi pendakwah kondang, Gus Miftah bagi-bagi uang di Pamekasan, Jawa Timur beberapa waktu lalu berbuntut adanya silang pendapat baik dari kubu TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mau pun Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau AMIN.

Kekinian, Timnas AMIN menerima tantangan dari Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid untuk membuktikan tudingannya yakni adanya surat tugas Prabowo ke Gus Miftah sebagai bukti bagian dari tim pemenangan di Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan.

"Tantangan pembuktian dan debat, kami, dari Juri Bicara Timnas (nomor urut) 1, menerimanya baik secara off air atau melalui media Zoom yang disediakan oleh stasiun TV," kata Iwan melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/1/2024).

Ada atau tidaknya surat tugas tersebut, Iwan menyebut, Gus Miftah tak bisa bernapas lega begitu saja.

Sebabnya, Gus Miftah bisa saja dinyatakan melanggar aturan kampanye apabila terbukti membagi-bagikan uang sembari mengajak untuk memilih pasangan calon (paslon) tertentu.

"Menurut UU Pemilu, peserta pemilu perorangan juga bisa dijerat UU Pemilu apabila yang bersangkutan terbukti mengajak memilih seseorang dan membagikan uang di pertemuan tersebut," tegasnya.

Oleh sebab itu, Iwan meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan segera melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

"Kami meminta agar Bawaslu Kabupaten Pamekasan segera melakukan investigasi agar semuanya terang benderang," ungkapnya.

Bagaimana Awalnya?

Momen Gus Miftah bagi-bagi uang segepok dengan warga teriak nama capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (X/@iwantarigan)
Momen Gus Miftah bagi-bagi uang segepok dengan warga teriak nama capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (X/@iwantarigan)

Gus Miftah buka suara setelah videonya membagi-bagikan uang segepok ke warga viral. Saat itu, Gus Miftah tengah ada acara di Pamekasan, Madura.

"Itu acara saya di Pamekasan atas undangan Haji Her, pengusaha tembakau di Pamekasan," kata Gus Miftah dalam keterangan melalui vidio di Jakarta, Jumat (29/12/2023).

Haji Her kata Gus Miftah, mempunyai kebiasaan sedekah tiap hari. Bahkan Haji Her disebutnya membangun rumah sederhana untuk orang miskin lebih dari 1.000 unit.

"Kebetulan saya dapat undangan bertepatan dengan jadwal bagi-bagi duit. Saya diminta ikut bagi duit, masa saya tolak, kan minimal saya dapat pahalanya, ikut bagi-bagi," jelasnya.

Gus Miftah menyebut pembagian duit itu murni sedekah dan tidak ada kaitan dengan apa pun, apalagi politik jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Penegasan itu disampaikan Gus Miftah karena potongan video yang beredar dirahakan ke agenda politik. Terlebih dalam video itu terlihat seseorang di belakang Gus Miftah menunjukkan kaos Prabowo Subianto.

"Ada yang bertanya, itu ada kaos Prabowo, silahkan anda yang menvideo dan membawa kaos," ujarnya.

Selain itu, Gus Miftah juga mengklarifikasi, jika dirinya bukan bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

"Saya klarifikasi, saya bukan TKN, bukan tim kampanye, saya tidak tertulis sebagai TKN," katanya menegaskan.

Kecurigaan Timnas AMIN

Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) curiga jika ada motif di balik aksi Gus Miftah membagikan uang kepada masyarakat di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Timnas AMIN pun menduga jika tindakan Gus Miftah berkategori politik uang atau money politics untuk mencari dukungan dari para kiai pengasuh pondok pesantren.

Terkait kecurigaan itu, Juru Bicara Timnas AMIN Iwan Tarigan mendesak agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusut video bagi-bagi uang Gus Miftah yang viral di media sosial.

"Agar semua jelas dan terang benderang, Bawaslu wajib melakukan investigasi dan pengawasan supaya kepercayaan kepada lembaga penyelenggara pemilu ini meningkat kembali," kata Iwan Tarigan lewat keterangan tertulisnya, Minggu (31/12/2023).

Kecurigaan Iwan jika aksi Gus Miftah terindikasi money politics karena Gus Miftah mendapat surat tugas dari capres nomor urut dua, Prabowo Subianto pada 8 September 2023 lalu untuk bersilaturahmi dengan kiai.

"Artinya dengan surat tugas tersebut patut diduga uang yang dibagikan oleh Gus Miftah di Pamekasan adalah money politics untuk mendapat suara kiai dan pesantren di Jateng dan di Jatim," katanya.

Apabila tidak ada tindakan maupun investigasi oleh Bawaslu, menurut Iwan, hal itu akan mencederai proses demokrasi yang berlangsung.

"Apabila hal tersebut dibiarkan, kualitas Pemilu 2024 menjadi tidak lebih baik," katanya.

Pembelaan Nusron Wahid

Nusron Wahid pasang badan seusai adanya kecurigaan dari Timnas AMIN atas dugaan money politics yang dilakukan Gus Miftah demi pemenangan Prabowo-Gibran.

Ia lants meminta Timnas AMIN untuk dapat menunjukkan surat tugas Gus Miftah sebagai bagian dari tim sukses.

"Suruh menunjukkan saja surat tugasnya dari Prabowo atau dari TKN," ujar Nusron pada Selasa (2/1/2024).

"Kalau mau diperiksa Bawaslu silakan saja. Sebaiknya kembalikan saja sesuai dengan UU Pemilu," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balasan Menohok Nusron Wahid Ke Hasto PDIP Yang Sebut Prabowo Tak Bisa Blusukan: Ungkapan Orang Panik

Balasan Menohok Nusron Wahid Ke Hasto PDIP Yang Sebut Prabowo Tak Bisa Blusukan: Ungkapan Orang Panik

News | Rabu, 03 Januari 2024 | 08:14 WIB

Gibran Bagi-bagi Susu Berujung Pemanggilan Bawaslu, TKN Melawan

Gibran Bagi-bagi Susu Berujung Pemanggilan Bawaslu, TKN Melawan

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 07:30 WIB

Buntut Saltik di Surat Panggilan Gibran, TKN Bakal Laporkan Ketua dan Anggota Bawaslu Jakpus ke DKPP

Buntut Saltik di Surat Panggilan Gibran, TKN Bakal Laporkan Ketua dan Anggota Bawaslu Jakpus ke DKPP

Kotak Suara | Rabu, 03 Januari 2024 | 04:00 WIB

TKN Prabowo-Gibran Sampaikan Duka atas Meninggalnya Ekonom Besar Rizal Ramli: Beliau Orang yang Kritis

TKN Prabowo-Gibran Sampaikan Duka atas Meninggalnya Ekonom Besar Rizal Ramli: Beliau Orang yang Kritis

Kotak Suara | Selasa, 02 Januari 2024 | 23:34 WIB

Imbas Sedekah Pakai Kaus 02, Gus Miftah Dihina sampai Dicaci Maki

Imbas Sedekah Pakai Kaus 02, Gus Miftah Dihina sampai Dicaci Maki

Entertainment | Selasa, 02 Januari 2024 | 21:41 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB