Indikator Politik: Tren Elektabilitas PDIP Menurun, Terancam Disalip Gerindra di Pemilu 2024

Kamis, 18 Januari 2024 | 13:57 WIB
Indikator Politik: Tren Elektabilitas PDIP Menurun, Terancam Disalip Gerindra di Pemilu 2024
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politiknya saat perayaan HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (10/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya mengenai elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024. Hasilnya PDI Perjuangan masih berada di atas, tetapi terancam gagal menang hattrick lantaran dibayangi partai Gerindra.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, memaparkan hal itu berdasarkan hasil surveinya dari simulasi daftar 18 lambang dan nama partai.

Hasilnya PDIP masih menjadi partai yang paling banyak dipilih dengan angka 20 persen. Membuntuti di bawahnya Gerindra dengan angka 18,1 persen.

Kendati begitu, Burhanuddin menyampaikan, partai besutan Megawati Soekaronoputri tersebut secara tren terus mengalami penurunan.

"Jadi tren tetap turun buat PDIP, tetapi selisihnya dengan Gerindra dalam margin of error," kata Burhanuddin, dalam paparannya secara daring, Kamis (18/1/2024).

Adanya tren penurunan elektabilitas PDIP ini, kata dia, bisa menjadi peringatan keras, sebab PDIP sendiri menargetkan kemenangan ketiga kalinya dalam Pemilu 2024.

"Jadi ini sekaligus alarm buat PDIP karena keinginan untuk mencapai hattrick kemenangan di 2024 itu terancam oleh kehadiran Gerindra yang performanya meningkat dalam beberapa bulan terakhir," ujarnya.

Adapun di urutan ke tiga ada Partai Golkar dengan angka 11, persen, lalu ada PKB dengan 9,1 persen, di urutan ke lima Partai NasDem dengan 6,9 persen.

Di urutan ke enam ada PKS dengan angka 6,2 persen, lalu Partai Demokrat 4,6 persen, kemudian PAN 4,2 persen. Sementara PPP hanya memperoleh 2,8 persen. Ada PSI di bawahnya dengan 1,4 persen, sisanya partai lain hanya memperoleh angka di bawah 1 persen. Responden yang jawab Tidak Tahu atau Tidak Jawab ada 13,2 persen.

Baca Juga: Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo-Gibran Stagnan, Anies-Cak Imin Naik, Ganjar-Mahfud Terus Negatif

Untuk diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024. Populasi survei adalah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilu 2024.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Adapun jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Kemudian, dilakukan oversample di 13 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Sehingga total sampel adalah sebanyak 4.560 responden.

Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukiran sampel basisi 4.560 responden memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sebesar sekitar 2 persen. Pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI