Apa Itu Politik Gentong Babi yang Disebut Bivitri Susanti di Dirty Vote?

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Senin, 12 Februari 2024 | 11:23 WIB
Apa Itu Politik Gentong Babi yang Disebut Bivitri Susanti di Dirty Vote?
Film dokumenter Dirty Vote: Sebuah Desain Kecurangan Pemilu 2024. (Instagram/ dirtyvote)

Suara.com - Istilah pork barrel politics atau politik gentong babi muncul dalam film viral Dirty Vote. Hal ini dinyatakan oleh ahli hukum tata negara Bivitri Susanti saat membahas bantuan sosial atau bansos.

Diketahui bahwa film dokumenter Dirty Vote membahas tentang adanya dugaan kecurangan Pemilu oleh Presiden Joko Widodo.

"Mengapa Bansos dijadikan alat berpolitik? Ada satu konsep dalam ilmu politik yang namanya politik gentong babi atau pork barrel politics," kata Bivitri dalam film yang disutradarai Dandy Laksono tersebut.

Jokowi sendiri disebut melalukan politik gentong babi, apa sih pengertiannya?

Istilah politik gentong babi sendiri muncul di masa perbudakan di Amerika Serikat. Kala itu para budak berebut mengambil daging babi yang diawetkan dalam sebuah gentong.

Bivitri Susanti di film Dirty Vote (YouTube)
Bivitri Susanti di film Dirty Vote (YouTube)

Hal ini yang kemudian muncul istilah bahwa ada orang yang akan berebut jatah untuk kenyamanan dirinya senidri.

Sementara dalam konteks politik, Bivitri sempat menyebutkan bahwa politik gentong babi adalah cara berpolitik yang menggunakan uang negara untuk kepentingan elektoral.

Misal menggelontorkan dana untuk bantuan hingga pembangunan daerah yang menjadi kantong para pemilihnya.

Hal ini dilakukan untuk mendulang suara melalui pemberian kenyamanan lewat bantuan atau pembangunan dengan penggunaan uang negara.

baca juga

Dalam hal ini, Bivitri menyoroti gelontoran anggaran Bansos menjelang Pemilu 2024 yang dianggap berlebihan. Bivitri menduga adanya bansos yang besar-besaran jelang untuk mendulang elektoral pasangan calon yang terkait dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Profesor Ilmu Politik dari Australian National University, Ian McAllister menyebutkan bahwa politik tong babi masih dilakukan para politikus untuk dua alasan.

Pertama untuk memenangkan hati para swing voters, yang mungkin bisa terkesan dengan taktik tersebut. Sementara kedua untuk menjaga para pemilihnya terdahulu agar tetap memilih lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Prabowo Ragukan Kapasitas Tiga Pakar di Film Dirty Vote, Dibela Alissa Wahid: Kredibilitas Jelas

TKN Prabowo Ragukan Kapasitas Tiga Pakar di Film Dirty Vote, Dibela Alissa Wahid: Kredibilitas Jelas

News | Senin, 12 Februari 2024 | 10:50 WIB

Profil Pemeran Film Dirty Vote Feri Amsari, Ahli Hukum Bongkar Habis Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Profil Pemeran Film Dirty Vote Feri Amsari, Ahli Hukum Bongkar Habis Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 10:37 WIB

Beda dengan 02, Timnas AMIN dan Ganjar Kompak Sebut Film Dirty Vote untuk Edukasi Politik

Beda dengan 02, Timnas AMIN dan Ganjar Kompak Sebut Film Dirty Vote untuk Edukasi Politik

News | Senin, 12 Februari 2024 | 10:28 WIB

Terkini

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:56 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:40 WIB

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:22 WIB

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

×