Soroti Kecurangan Pemilu, TePI Indonesia: Karena Aturan Lemah dan Bawaslu Bagai Jubir Peserta!

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 10 Maret 2024 | 15:14 WIB
Soroti Kecurangan Pemilu, TePI Indonesia: Karena Aturan Lemah dan Bawaslu Bagai Jubir Peserta!
Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI Indonesia), Jerry Sumampouw. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Koordinator Komite Pemilih (TePI) Indonesia, Jerry Sumampouw sejak lama telah memprediksi praktik kecurangan akan terus terjadi pada setiap Pemilu di Indonesia. Sebab aturan Pemilu yang ada menurutnya lemah dan memungkinkan para peserta untuk melakukan kecurangan.

Hal ini diungkap Jerry dalam diskusi bertajuk Sing Waras Sing Menang Episode 3: Hak Angket di YouTube VMC New York Channel, pada Sabtu (9/3).

"Saya memang sejak dulu dan makin ke sini saya makin yakin bahwa orang bisa memainkan sesuatu yang curang di dalam Pemilu yang seperti itu," kata Jerry dikutip Suara.com, Minggu (10/3/2024).

Menurut Jerry, aturan Pemilu di Indonesia memiliki banyak kelemahan. Terlebih dalam aturan tersebut hanya mengandalkan atau menitik beratkan kepada niat baik penyelenggara dan pengawas Pemilu yakni KPU dan Bawaslu.

"Saya lihat dari satu Pemilu ke Pemilu lain, kecurangan, pelanggaran itu makin tidak bisa ditangani. Karena sejak awal saya sudah yakin kalau ada yang mau memainkan ini, itu hampir pasti tidak bisa ditindak. Nah ini persisnya yang kita alami sekarang," ungkapnya.

Kesadaran akan lemahnya aturan Pemilu itu, kata Jerry, semakin kuat dan dimanfaatkan oleh penguasa. Hal ini seperti yang terjadi pada Pemilu 2024.

"Di 2024 ini menurut saya kesadaran itu makin kuat ya. Apalagi ketika kekuasaan itu digunakan sedemikian rupa secara terang-terangan untuk kemenangan paslon 02 dan mungkin beberapa partai tertentu," ujarnya.

"Pemilu 2009-2014 itu politik uang marak, nggak bisa kita tindak sama sekali bahkan sampai sekarang. 2019 politisasi identitas, politisasi SARA itu juga marak nggak bisa kita tindak sama sekali. 2024 itu penggunaan kekuasaan negara, bahkan presiden sudah proklamasi bahwa dia berpihak, ini tidak bisa kita tindak sama sekali," imbuhnya.

Oleh karena itu, Jerry menilai penting bagi DPR RI untuk menggunakan hak angketnya guna menyelidiki praktik kecurangan Pemilu selama ini.

"Jadi ini soal kita kalau menurut saya ya. Dan dari situ saya berpikir kenapa kita perlu hak angket," jelasnya.

Bawaslu Jubir Peserta Pemilu

Di sisi lain, Jerry menilai hak angket diperlukan juga karena peran Bawaslu RI selaku pengawas Pemilu tidak optimal. Bahkan dia menyebut Bawaslu lebih seperti juru bicara perserta Pemilu.

Sindiran ini disampaikan Jerry berkaitan dengan sikap Bawaslu dalam merespons adanya dugaan penggelembungan suara Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang dipimpin putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

"Kanapa kita perlu hak angket? Karena itu tadi Bawaslu tidak bisa menangani, bahkan kita sering katakan Bawaslu sekarang jadi juru bicara perserta Pemilu. Terakhir dia bicara waktu penggelembungan suara PSI itu dengan mudahnya dan gampangnya dia mengatakan tidak ada penggelembungan," beber Jerry.

Jerry menilai pernyataan Bawaslu tersebut sangat berbahaya. Karena sebagai lembaga pengawas Pemilu, Bawaslu sudah memutuskan sesuatu sebelum melakukan pengusutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Celetukan Cak Imin Sebut Dirinya Ketiga Terbanyak Dipilih sebagai Capres di Jatim: Maaf Mas Anies

Celetukan Cak Imin Sebut Dirinya Ketiga Terbanyak Dipilih sebagai Capres di Jatim: Maaf Mas Anies

News | Minggu, 10 Maret 2024 | 14:51 WIB

Dahnil Anzar Ungkap Prabowo Subianto Miliki Kesabaran Luar Biasa: Rasa Cinta Kepada Publik

Dahnil Anzar Ungkap Prabowo Subianto Miliki Kesabaran Luar Biasa: Rasa Cinta Kepada Publik

News | Minggu, 10 Maret 2024 | 14:51 WIB

Ditanya Bila Nanti Ditawari Jadi Menteri, Anies Baswedan: Kita Tunggu Waktu

Ditanya Bila Nanti Ditawari Jadi Menteri, Anies Baswedan: Kita Tunggu Waktu

News | Minggu, 10 Maret 2024 | 11:55 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB