Sindiran Keras Hasto PDIP: Kalau Mau Jadi Pejabat di Indonesia, Harus Kenal Jokowi Dulu dari Solo

Sabtu, 30 Maret 2024 | 15:41 WIB
Sindiran Keras Hasto PDIP: Kalau Mau Jadi Pejabat di Indonesia, Harus Kenal Jokowi Dulu dari Solo
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam diskusi daring bertajuk 'Sing Waras Menggugat di MK, Hak Angket? Keputusan MKMK?", Sabtu (30/3/2024). [Tangkapan layar akun Youtube]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyindir perilaku Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memberikan kepercayaan kepada orang-orang dekatnya, kala masih menjadi Wali Kota Solo untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan.

Bahkan, ia menyebut, nampaknya salah satu syarat untuk menjadi seorang penjabat kekinian harus mengenal Jokowi sejak di Solo.

Hal itu disampaikan Hasto dalam diskusi daring bertajuk 'Sing Waras Menggugat di MK, Hak Angket? Keputusan MKMK?", Sabtu (30/3/2024).

"Di dalam penempatan jabatan strategis pun kami melihat untuk menjadi pejabat Indonesia itu harus kenal Pak Jokowi dulu di Solo, ini kan antimeritokrasi, apakah Solo betul-betul menjadi wahana penggemblengan," kata Hasto.

Menuruynya, Jokowi mengkhianati proses dan perjuangan, tetapi justru yang dilakukan adalah nepotisme.

"Muncul lah hampir seluruh keluarga Pak Jokowi, siapa yang dekat dengan Pak Jokowi untuk maju," ungkapnya.

Politisi asal Yogyakarta itu lantas menyinggung beberapa nama yang menjadi pejabat berkat Jokowi, yakni perwira TNI AU Marsekal Madya Tonny Harjono yang banyak disebut akan jadi Kepala Staf TNI AU. Ternyata disebut punya kedekatan dengan istri Jokowi.

Tonny sendiri juga pernah bertugas sebagai ajudan Jokowi dan sekretaris militer di Kementerian Sekretaris Negara.

Kemudian ada nama sekretaris pribadi Jokowi, Devid Agus Yunanto, yang disebut akan menjadi Calon Bupati Boyolali, yang selama ini menjadi daerah atau kandang Banteng.

Baca Juga: Semakin Solid di Tengah Gugatan MK, Prabowo: Kita Timnya Pak Jokowi

"Nepotisme itu kita lihat ternyata justru semakin telanjang di depan mata kita. Misalnya Sekretaris Pak Jokowi, Devid, dicalonkan sebagai Calon Bupati di Boyolali, itu kan akan merebut basis dari PDI Perjuangan yang selama ini membesarkan," ungkapnya.

Terakhir ini pun menyebut, sikap Jokowi tersebut merupakan tindakan yang anti terhadap meritokrasi dan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI