Niat Bantu Relawan yang Dianiaya, Kader PDIP Malah Diancam Ditembak

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 April 2024 | 19:33 WIB
Niat Bantu Relawan yang Dianiaya, Kader PDIP Malah Diancam Ditembak
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. [Tangkapan layar]

Suara.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengungkapkan adanya ancaman penembakan terhadap kader di pengurus anak cabang. Ancaman itu terkait dengan penganiayaan terhadap relawan saat kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kabupaten Gunungkidul.

Sebelumnya, video penganiayaan itu viral di media sosial pada akhir Januari. Endah sendiri sudah pernah mengungkapkan ihwal penganiayaan.

Peristiwa tersebut, kini kembali disampaikannya saat memberikan keterangan sebagai saksi dari Ganjar-Mahfud di sidang sengketa perkara Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Endah bercerita, saat itu posisinya dalam perjalanan ke Gunungkidul. Ia mendapat telepon tentang laporan adanya relawan yang ditangkap dan dipukuli, serta dianiaya lantaran membentangkan spanduk pasangan Ganjar-Mahfud.

"Saya tanyakan, apakah di situ tidak ada orang yang menolong? Dijawab, tidak ada yang berani menolong," kata Endah, Selasa (2/4/2024).

Endah yang saat itu masih di dalam perjalanan melakukan panggilan telepon ke nomor Imanuel Apriyanto Purnawijaya. Tujuannya, Endah hendak meminta kader di PAC PDIP Kecamatan Ponjong untuk melakukan negosiasi.

Negosiasi

"Tetapi negosiasi ini gagal dilakukan Imanuel. Bahkan, Imanuel telepon bahwa dia diancam akan ditembak. Di situlah emosi saya bangkit yang mulia, saya langsung meluncur kembali Kabupaten Gunungkidul dan saya langsung datang ke lokasi sekitar pukul 13.03 dan anak itu masih ditahan," kata Endah.

Sesampainya di lokasi, Endah melanjutkan negosiasi. Ia menyayangkan aksi penganiayaan yang dilakukan aparat terhadap relawan. Endah mengayakan dia bernegosiasi dengan pihak yang mengaku ring satu.

baca juga

"Kami tidak tahu namanya, pak, tapi di saat kami datang saya bertanya, bapak siapa? 'Saya adalah ring pertama yang diminta untuk mengamankan presiden'," kata Endah mengulang jawaban aparat terkait.

Endah lantas menanyakan alasan relawan sampai dianiaya.

"Kenapa anak ini dipukuli? Beliau menjawab. Videonya ada nanti bisa kita saksikan, yang mulia. Karena anak itu dianggap membahayakan objek yang mulia."

"Saya sampaikan, seandainya anak ini dianggap membahayakan objek, apakah harus dipikuli? Apakah harus dianiaya dan dipermalukan? Silakan ditangkap, silakan ditahan," kata Endah.

Sebelumnya diberitakan, video dugaan pemukulan terhadap seorang warga saat kunjungan Presiden Jokowi ke Gunungkidul, DI Yogyakarta pada Selasa (30/1/2024) tengah viral di media sosial. Dalam video itu, mobil Presiden Jokowi berhenti di depan pasar Argosari, Wonosari.

Ketika Jokowi membagikan kaos, ada seorang pria membentangkan spanduk bertuliskan "Selamat Datang Pak Jokowi, Kami Sudah Pindah, Kami Pilih Ganjar".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Sedang Berpuasa, Saksi Ganjar Kesal Dicecar Ketua MK: Jangan Banyak Pertanyaan!

Ngaku Sedang Berpuasa, Saksi Ganjar Kesal Dicecar Ketua MK: Jangan Banyak Pertanyaan!

Kotak Suara | Selasa, 02 April 2024 | 18:54 WIB

Puan Asyik Buka Bersama Bareng Kubu Prabowo-Gibran, Hasto: Sikap PDIP Tetap Kokoh!

Puan Asyik Buka Bersama Bareng Kubu Prabowo-Gibran, Hasto: Sikap PDIP Tetap Kokoh!

Kotak Suara | Selasa, 02 April 2024 | 17:52 WIB

Saksi Ganjar di MK: Ada Larangan Bendera PDIP saat Kunjungan Jokowi, Kapolres Gunungkidul sampai Kirim WA

Saksi Ganjar di MK: Ada Larangan Bendera PDIP saat Kunjungan Jokowi, Kapolres Gunungkidul sampai Kirim WA

Kotak Suara | Selasa, 02 April 2024 | 17:43 WIB

Terkini

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

×