Disebut Dilarang Bapak Maju Pilgub Jakarta 2024, Kaesang: Itu kan Cerita Pak Zulhas, Sudah Dengar Versi Saya?

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 07 Juni 2024 | 18:59 WIB
Disebut Dilarang Bapak Maju Pilgub Jakarta 2024, Kaesang: Itu kan Cerita Pak Zulhas, Sudah Dengar Versi Saya?
Presiden Jokowi dan putra bungsunya Kaesang Pangarep. [Instagram Kaesang]

Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, buka suara setelah Presiden Jokowi disebut tidak mendukung dirinya maju pada Pilgub Jakarta 2024.

Hal ini disampaikan Kaesang sekaligus menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menyebut Presiden Jokowi tak ingin Kaesang maju pada Pilkada Jakarta.

“Itu kan ceritanya Pak Zulhas, sudah dengar cerita versi saya belum?” kata Kaesang saat ditemui di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2024).

Namun, Kaesang nampak tak serius untuk menceritakan cerita versinya mengenai isu bahwa Jokowi melarang putra bungsunya itu maju pada Pilkada Jakarta.

“Rahasia,” lanjut Kaesang diakhiri dengan tawa dan langsung meninggalkan awak media.

Pernyataan Zulhas

Sebelumnya Zulkifli Hasan membeberkan hasil komunikasinya dengan Presiden Jokowi terkait peluang Kaesang Pangarep maju dalam Pilgub Jakarta 2024.

Pria yang akrab disapa Zulhas menyampaikan kekinian Jokowi tak mau Kaesang maju dalam Pilgub Jakarta.

"Tadi saya tanya sama bapak (Jokowi) habis rapat, 'Pak gimana kalau Kaesang maju Wagub Jakarta, Waduh gitu, jangan Pak Zul' katanya," kata Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2024).

baca juga

"Iya (jawab) Pak Jokowi tadi," sambungnya.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Novian)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Novian)

Adanya obrolan itu bermula, kata dia, kala setahun yang lalu dirinya pernah mengusulkan Kaesang berpasangan dengan Zita Anjani untuk Pilgub Jakarta. Namun rencana itu gagal lantaran Kaesang kala itu terbentur aturan batas usia calon kepala daerah.

"Kaesang kan anak muda, saya malah sudah pernah ngusulkan dulu, 'pak saya kan pernah ngusulkan dulu, setahun lalu, gimana pak kalau Jakarta anak muda saja gitu kan', Kaesang, setahun lalu kalau tak salah," ungkapnya.

Menurutnya Zulhas, saat ini Kaesang berpeluang bisa maju di Pilkada lantaran adanya putusan Mahkamah Agung (MA) terkait batas usia kepala daerah.

"Dulu kira-kira begitu. 'Sekarang sudah bisa pak' tadi saya bilang, iyah terus (presiden tanya) siapa yang gugat, gitu yah. 'Sekarang udah boleh Pak digugat'. 'Jangan Pak Zul', kira-kira itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Restu PSI, Ahmad Ali Makin Pede Diusung NasDem di Pilkada Sulteng: Rekomendasi Pasti Keluar

Dapat Restu PSI, Ahmad Ali Makin Pede Diusung NasDem di Pilkada Sulteng: Rekomendasi Pasti Keluar

News | Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:57 WIB

NasDem Kalah Satset, PSI Usung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng

NasDem Kalah Satset, PSI Usung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng

Kotak Suara | Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:02 WIB

Intip Isi Garasi Keponakan Jokowi yang Diangkat Jadi Manajer Pertamina, Cuma 1 Unit dan Hasil Hibah

Intip Isi Garasi Keponakan Jokowi yang Diangkat Jadi Manajer Pertamina, Cuma 1 Unit dan Hasil Hibah

Otomotif | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:59 WIB

5 Potret Rumah Menteri di IKN Rp14 Miliar, Pantas Jokowi Ngaku Tidur Nyenyak

5 Potret Rumah Menteri di IKN Rp14 Miliar, Pantas Jokowi Ngaku Tidur Nyenyak

Lifestyle | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:52 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×