Pengamat Soroti Minimnya Tokoh Perempuan Maju Pilkada, Singgung Soal Relasi Keluarga

Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:35 WIB
Pengamat Soroti Minimnya Tokoh Perempuan Maju Pilkada, Singgung Soal Relasi Keluarga
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

Suara.com - Tokoh perempuan dinilai belum banyak diikutsertakan dalam Pemilihan Kepala Daerah. Padahal, banyak tokoh perempuan nasional yang memiliki integritas serta pengalaman memimpin sehingga cocok diusung di Pilkada.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab partai politik (parpol) agar memberikan kesempatan kepada tokoh perempuan yang memang punya kemampuan jadi pemimpin daerah.

"Saat ini jumlah perempuan yang maju jadi kepala daerah atau sudah terpilih belum banyak, tidak sebanyak laki-laki. Tapi menurut hemat saya, ke depan harus didorong agar banyak perempuan hebat yang punya wawasan kebangsaan negara bisa dimajukan, bisa didukung oleh partai politik," kata Ujang kepada Suara.com, Kamis (11/7/2024).

Menurutnya, keterlibatan perempuan lebih banyak dalam kontestasi politik tentu jadi satu hal yang positif. Selain memberikan kesempatan, juga menjadi upaya perwujudan kesetaraan gender.

"Karena perempuan punya hak yang sama memilih dan dipilih. Saya melihatnya eksistensi masih kurang ini evaluasi harus terus dilakukan," imbuhnya.

Ujang melihat, kebanyakan tokoh perempuan yang selama ini telah menjadi pemimpin daerah, rata-rata mereka karena memiliki anggota keluarga yang juga berpolitik.

Padahal, parpol seharusnya bisa merekrut tokoh perempuan yang punya pengalaman, kemampuan, serta integritas sekalipun mungkin tak memiliki relasi.

"Perempuan yang menjabat juga masih terkait, misalnya suaminya dulu bupati atau istrinya anggota DPR, gitu-gitu aja sebetulnya," katanya.

Terkait kualitas kepemimpinan, antara laki-laki dan perempuan, menurut Ujang tak ada perbedaan signifikan. Hanya saja, ia berpandangan kalau perempuan bisa jadi cenderung lebih teliti dan hati-hati dalam menjalankan kebijakan.

Baca Juga: Komnas Perempuan Tak Setuju Kasus Pelecehan Diviralkan Agar Cepat Ditangani, Ini Alasannya

"Kebijakannya sebetulnya gak jauh beda, sama saja. Hanya saja mungkin perempuan lebih hati-hati, teliti. Saya melihatnya lebih smooth. Secara kebijakan sama-sama saja, mirip-mirip," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI