Gagal Nyagub di Jakarta, 'Dosa' Jokowi ke PDIP Bikin Anies Amsyong?

Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:16 WIB
Gagal Nyagub di Jakarta, 'Dosa' Jokowi ke PDIP Bikin Anies Amsyong?
'Dosa' Jokowi ke PDIP Ikut Gagalkan Anies Nyagub di Jakarta? (Lukas-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Anies Baswedan pada akhirnya gagal diusung menjadi calon Gubernur (cagub) Jakarta oleh PDIP pada kontestasi Pilkada 2024. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri lebih pilih dua kader banteng, Pramono Anung - Rano Karno di Pilkada Jakarta

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai bahwa batalnya Anies dapat dukungan juga ada faktor 'dosa' Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap PDIP. Adi menyebut, PDIP alami trauma pasca dicampakan habis-habisan oleh Jokowi jelang berakhirnya masa jabatannya sebagai presiden.

Hal serupa yang nampaknya jadi kekhawatiran PDIP jika mengusung Anies sebagai cagub Jakarta dengan status bukan kader partai.

"Sepertinya PDIP trauma dengan apa yang terjadi pada Jokowi, kadernya yang sudah bersama selama 23 tahun, jadi wali kota, gubernur, presiden dua periode. Tapi juga meninggalkan PDIP. Apalagi Anies yang bukan kader," kata Adi kepada Suara.com dihubungi pada Kamis (29/8/2024). 

Ilustrasi Anies Baswedan batal diumumin jadi calon gubernur Jakarta oleh PDI Perjuangan. [Suara.com/Iqbal]
Ilustrasi Anies Baswedan batal diumumin jadi calon gubernur Jakarta oleh PDI Perjuangan. [Suara.com/Iqbal]

Sebagai bukan kader, artinya Anies tak terikat dengan komitmen partai. Menurut Adi, hal tersebut rentan membuat Anies memiliki ideologi berbeda dengan PDIP saat menjalankan berbagai kebijakan. 

"Bukan tidak mungkin setelah menang jadi gubernur, ya PDIP bisa ditinggalkan jika tak ada komitemen apa pun. Itu yang sepertinya membuat PDIP tak usung Anies, trauma dengan Jokowi," ujarnya.

Hal lainnya juga yang tak kalah penting, lanjut Adi, karena PDIP dan Anies sendiri memiliki hubungan masa lalu yang kelam terkait dengan Pilkada 2017. Tak hanya karena kadernya, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, kalah pada saat itu, tetapi fenomena politik identitas juga menjadi sangat kental saat Pilkada itu berlangsung.

"Nampaknya PDIP masih menganggap Anies iman politiknya beda, mazhab politik beda. Karena konfontrasi yamg terjadi di Pilkada 2017 sepertinya itu meninggalkan bekas luka yang sampai hari ini masih membekas. Wajar kalau PDIP tidak jadi berkoalisi dengan Anies," kata Adi.

Baca Juga: Petugas Keamanan Keracunan Makanan saat Kawal Kunker Jokowi di Tasikmalaya, Begini Kondisi Terbarunya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI