Dituding Cari Simpati Lewat Kematian Anaknya, Ridwan Kamil: Boleh Bully Saya Tapi...

Selasa, 01 Oktober 2024 | 11:37 WIB
Dituding Cari Simpati Lewat Kematian Anaknya, Ridwan Kamil: Boleh Bully Saya Tapi...
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO). (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK) tidak terima dengan tudingan yang menyebut dirinya mencari simpati untuk kepentingan politik lewat kematian putranya, Emeril Kahn Mumtadz. Ia meminta semua pihak tak ada yang mengaitkan urusan politik dengan keluarganya.

RK mengatakan, dalam kontestasi politik seharusnya yang dikritisi adalah sosoknya beserta program yang dibawa. Ia mengaku tak masalah apabila ada yang merundung alias bully soal ini.

"Gini deh, bahasanya gini, boleh nge-bully saya sesuka hati, boleh, programnya kuliti, tidak setuju, itu boleh," ujar RK di Kantor DPD Golkar DKI, Senin (30/9/2024).

"Tapi jangan urusan keluarga, udah itu aja. Apalagi anak saya, dengan situasi ini. Tolong bayangkan jadi saya, kira-kira begitu," lanjutnya.

Eks Gubernur Jawa Barat ini bahkan berandai-andai ingin menukar semua pencapaiannya dengan kematian putranya. Karena itu, tak mungkin ia memanfaatkan peristiwa duka itu untuk kepentingan politik.

"Saya itu kalau mau jujur ya, mau mengorbankan semua pencapaian saya buat nuker, kalau boleh, tapi kan nggak bisa. Jadi saya, amit-amit dan tidak mungkin lah melakukan apa yang disampaikan itu," ucapnya.

Karena itu, ia berharap kejadian tersebut tak terulang lagi ke depannya. Ia secara pribadi merasa fitnah tersebut telah melukai hatinya.

"Saya mohon, silakan kritik kan demokrasi, tapi jangan ke bab itu lah, itu terlalu, maaf ya," katanya sambil menunjukkan gestur hati tertusuk.

Sebelumnya, pegiat media sosial (medsos) Denis Malhotra menjadi sorotan publik usai menyinggung kematian putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Baca Juga: Dana Kampanyenya Paling Besar di Pilkada DKI, Ridwan Kamil: Kalau Kecil Nggak Logis Kan?

Dalam unggahan di platfrom X, rencana membuat suatu teknologi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang merupakan tujuan akhir TPS di Jakarta.

Teknologi itu nantinya berfungsi untuk memilah sampah yang menggunung, kemudian diolah menjadi batako.

Alih-alih memuji, Denis justru menyinggung rencana dari sosok yang akrab disapa Kang Emil itu sembari menyinggung kematian Eril.

"Iya, percaya. Jangankan mengolah sampah jadi batako, mengolah momen kematian anak sendiri sebagai panggung untuk meraup simpati publik saja kamu bisa kok," tulisnya.

Postingan itu kemudian diunggah ulang Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya.

"Sebuah fitnah yang tidak pernah akan bisa kami terima," tulis Kang Emil melalui akun Instagram @ridwankamil, Senin (30/9/2024).

"Semoga Allah memberikan rizki dan hidayah yang berlimpah kepada yang bersangkutan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI