Idenya Bikin Bilik Curhat Panen Hujatan, RK: Yang Mencemooh Memang Tak Stres, tapi yang Diam Banyak

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 08 November 2024 | 22:20 WIB
Idenya Bikin Bilik Curhat Panen Hujatan, RK: Yang Mencemooh Memang Tak Stres, tapi yang Diam Banyak
Idenya Bikin Bilik Curhat Panen Hujatan, RK: Yang Mencemooh Memang Tak Stres, tapi yang Diam Banyak [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK) angkat bicara soal ide bilik curhat yang panen hujatan. Ia menyebut masih banyak warga Jakarta yang setuju dengan rencananya itu.

Ia menyebut mereka yang menentang idenya itu tidak memiliki masalah psikologis yang berakibat stres. Sebaliknya, warga yang mengalami masalah ini disebutnya memberi dukungan. 

"Mungkin yang mencemooh tidak stres tapi golongan yang tidak bersuara itu jumlahnya besar," ujar RK di Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2024).

RK mengatakan, Jakarta merupakan menempati nomor sembilan kota paling banyak stres di dunia. Menurutnya hal ini tak boleh dipandang remeh karena mereka yang stres perlu diperhatikan.

Cagub Jakarta Ridwan Kamil. (Suara.com/Bagaskara)
Cagub Jakarta Ridwan Kamil. (Suara.com/Bagaskara)

"Sambil mengatasi masalah fundamental jangan menyepelekan potensi orang stres kena penyakit mental," ucap RK.

"Supaya orang stres itu tidak kena penyakit mental maka ruang ruang untuk mendengarkan isi hati dan mengurangi rasa stres karena ada psikolog yang mendengarkan itu harus kita hadirkan," lanjutnya.

Lebih lanjut, eks Gubernur Jawa Barat itu tak persoalkan banyak pihak yang menentang idenya. Pertentangan selama masa kampanye adalah bagian dari demokrasi.

"Penyakit mental di Jakarta ada 60 ribu orang kena skizofrenia, kalau suka ga suka mah biasa dipuji dicemooh dalam demokrasi biasa saya enggak ada masalah," pungkasnya.

Jokes RK Diolok-olok Netizen 

Sebelumnya, aksi calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil saat melakukan simuasi aplikasi curhat. Momen simulasi curhat itu diunggah Ridwan Kamil melalui media sosial miliknya.

Pada video yang beredar, Ridwan Kamil melakukan simulasi sedang berbicara dengan anak-anak Jakarta Selatan. Ia menggunakan bahasa gaul saat melakukan simulasi tersebut.

"Oh jadi kamu udah pindah ke Jaksel, ngemeng-ngemeng gimana kejadian hidup di Jaksel?" kata Ridwan Kamil

"Oh so far so good, environmental-nya oke, kadang burn out, overwhelm, kadang ada panic attack tapi bisa handle kan ya?" imbuhnya.

Aksi Ridwan Kamil sontak menuai berbagai kritik, bahkan tak sedikit warganet menganggapnya 'cringe'. Dalam hal ini, penyanyi Kunto Aji juga ikut berkomentar.

"Jokes Jaksel yang gak lucu itu ternyata diseriusin ya sama politisi. Ini baru lucu," tulis Kunto Aji seperti dikutip dari akun X miliknya, Kamis (7/11/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara Pendukung Anies jadi Rebutan di Pilkada Jakarta, HNW: Tak Perlu Ada Dikotomi Anak Abah atau Bukan!

Suara Pendukung Anies jadi Rebutan di Pilkada Jakarta, HNW: Tak Perlu Ada Dikotomi Anak Abah atau Bukan!

Kotak Suara | Jum'at, 08 November 2024 | 21:12 WIB

Tekuk Ahmad Luthfi, Unggulnya Elektabilitas Andika Perkasa karena Jateng Masih jadi Kandang Banteng?

Tekuk Ahmad Luthfi, Unggulnya Elektabilitas Andika Perkasa karena Jateng Masih jadi Kandang Banteng?

Kotak Suara | Jum'at, 08 November 2024 | 16:09 WIB

Jejak 'Dosa' Bareng Maria Eva Diungkit Lagi, Kasus Video Syur Elite Golkar Yahya Zaini Pernah jadi Skripsi Mahasiswa UI

Jejak 'Dosa' Bareng Maria Eva Diungkit Lagi, Kasus Video Syur Elite Golkar Yahya Zaini Pernah jadi Skripsi Mahasiswa UI

News | Jum'at, 08 November 2024 | 14:45 WIB

Jaksa Kasus Tom Lembong Ngaku Beli Jam Rp4 Juta di Pasar, Youtuber Ini Colek Abdul Qohar: Saya Bayarin Rp20 Juta, Boleh?

Jaksa Kasus Tom Lembong Ngaku Beli Jam Rp4 Juta di Pasar, Youtuber Ini Colek Abdul Qohar: Saya Bayarin Rp20 Juta, Boleh?

News | Selasa, 05 November 2024 | 18:31 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB