Janji Atasi Kemacetan di Jakarta Tanpa Lampu Merah, Pengamat Nilai Jurus Dharma-Kun Tak Efektif

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Senin, 18 November 2024 | 14:12 WIB
Janji Atasi Kemacetan di Jakarta Tanpa Lampu Merah, Pengamat Nilai Jurus Dharma-Kun Tak Efektif
Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana menyampaikan visi misinya saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menanggapi soal rencana Calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun yang ingin mengatasi macet di Jakarta tanpa lampu merah.

Trubus menyebut, jika yang dimaksud Dharma ingin mengatasi mecet tanpa lampu merah namun membangun bundaran, hal itu belum cukup efektif.

“Kurang efektif, kurang tepat gitu loh karena kalau misalnya enggak ada lampu merah sama sekali. Malah di bunderan itu jadi kemacetan, kan selama ini kan di bunderan-bunderan itu malah menimbulkan kemacetan,” kata Trubus saat dihubungi Suara.com, Senin (18/11/2024).

Sejauh ini, Trubus menilai bundaran yang berada di Kelapa Gading juga tidak cukup efektif dalam mengurai kemacetan. Kemudian, Bundaran MH Thamrin, juga masih membutuhkan lampu merah untuk mengatur arus lalu lintas.

Pengendara terjebak kemacetan di Jakarta, Jumat (8/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara terjebak kemacetan di Jakarta, Jumat (8/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Contoh misalnya Kelapa Gading itu di dalam komplek aja sering macet itu, karena bunderan itu kan depan mal itu. Nah, itu karena orang ujung-ujungnya kan harus mecah ke mana, arah ke mana itu kan tetap bertemu,” jelasnya.

Trubus menilai, untuk mengurai kemacetan di Jakarta, lebih efektif jika membangun fly over dan atau underpass alias terowongan. Sehingga arus lalu lintas bisa terus melaju tanpa hambatan. 

Namun Trubus juga memberikan catatan agar nantinya jika membuat underpass atau fly over, agar dibedakan antara kendaraan pribadi dan kendaraan umum agar tidak menumpuk di titik tersebut.

“Jadi kalau misalnya underpass untuk kendaraan pribadi. Kendaraan umum seperti TransJakarta, bisa lewat atas,” pungkasnya.

Atasi Macet Tanpa Lampu Merah

baca juga

Dalam debat terakhir Pilkada Jakarta pada Minggu (17/11/2024), Dharma Pongrekun membeberkan delapan langkah strategis untuk mengatasi kemacetan dan mewujudkan Jakarta sebagai kota hijau.

Salah satunya, ia menyebut persoalan kemacetan bisa ditangani dengan menggunakan teknologi lalu lintas tanpa lampu merah. 

Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana menyampaikan visi misinya saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana menyampaikan visi misinya saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Pertama mengurangi kemacetan dengan teknologi tanpa lampu merah," kata Dharma dalam debat ketiga Pilkada Jakarta bertema Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu.

Langkah strategis kedua yang ditawarkan Dharma, yakni dengan memprioritaskan transportasi umum untuk warga Jakarta. Lalu yang ketiga, mendorong penggunaan energi terbarukan, seperti biodiesel yang menurutnya dapat dihasilkan dari rumput laut, nipah, dan bakau.  

"Keempat memberikan pembinaan masyarakat melalui tim ekonomi berbasis adab. Kelima merancang arsitektur yang tepat untuk mendukung gaya hidup ramah lingkungan," imbuhnya. 

Sedangkan langkah strategis yang keenam, Dharma menilai Jakarta bisa menjadi kota hijau dengan cara mengurangi penggunaan listrik yang tidak efisien. 

"Ketujuh mengingatkan warga untuk waspada, terutama yang tinggal di luar Jakarta namun bekerja di ibu kota. Delapan mengintegrasikan penanaman mangrove dengan sistem insentif berbasis teknologi. Kami percaya, langkah-langkah ini akan mewujudkan Jakarta sebagai kota hijau yang ramah lingkungan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Kotak Suara | Senin, 18 November 2024 | 13:19 WIB

Program Saat Jadi Gubernur Jabar 'Diobok-obok', Ridwan Kamil: Banyak Kerja Pasti Banyak Cerita

Program Saat Jadi Gubernur Jabar 'Diobok-obok', Ridwan Kamil: Banyak Kerja Pasti Banyak Cerita

Kotak Suara | Senin, 18 November 2024 | 01:09 WIB

Momen RK Serang Pramono Saat Debat Pilkada, Singgung Ideologi PDIP Hingga Sebut Ahok Gubernur Suka Gusur Warga

Momen RK Serang Pramono Saat Debat Pilkada, Singgung Ideologi PDIP Hingga Sebut Ahok Gubernur Suka Gusur Warga

Kotak Suara | Senin, 18 November 2024 | 00:10 WIB

Dicecar Soal Rencana Pindahkan Balai Kota ke Jakarta Utara, RK: Kalau Ada yang Tertawakan Imajinasi, Lihat IKN

Dicecar Soal Rencana Pindahkan Balai Kota ke Jakarta Utara, RK: Kalau Ada yang Tertawakan Imajinasi, Lihat IKN

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 22:16 WIB

Terkini

Cushion G2G Silver untuk Kulit Apa? Ini 4 Keunggulannya!

Cushion G2G Silver untuk Kulit Apa? Ini 4 Keunggulannya!

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku

Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

Sumbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Sumsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:28 WIB

×