Keraton Yogyakarta Akan Gelar Labuan Merapi

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 29 Mei 2014 | 07:00 WIB
Keraton Yogyakarta Akan Gelar Labuan Merapi
Upacara adat Labuan Merapi yang dilakukan Keraton Yogyakarta. (Foto: Antara/Noveradika)

Suara.com - Keraton Yogyakarta akan kembali menggelar upacara adat labuhan Gunung Merapi pada Jumat (30/5) dan Sabtu (31/5).

"Upacara adat Labuhan Gunung Merapi 2014 akan mulai berlangsung Jumat 30 Mei 2014 yang diawali serah terima 'ubo rampe' labuhan dari 'Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat' di Kecamataan Depok," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Rabu (28/5/2014).

Menurut dia, penyerahan "ubo rampe" yang dibawa abdi dalem Keraton Yogyakarta tersebut pada Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB akan diserahkan kepada Camat Depok Budiharjo yang merupakan kecamatan yang berbatasan dengan Kota Yogyakarta.

"Selanjutnya 'ubo rampe' tersebut oleh abdi dalem disertai Camat Depok diarak ke Kecamatan Cangkringan yang merupakan wilayah letak Gunung Merapi, dan oleh Camat Depok ubo rampe tersebut diserahkan kepada Camat Cangkringan Bambang Nurwiyono di Pendopo Kecamatan Cangkringan," katanya.

Kemudian, "ubo rampe" tersebut oleh Camat Cangkringan dengan disertai abdi dalam kraton Yogyakarta diarak ke pendopo Petilasan Rumah Mbah Marijan di Kinahrejo yang akan diterima oleh diterima Juru Kunci Merapi Ki Asih Suraksohargo, putra Mbah Marijan yang saat ini mengganti kedudukan Mbah Marijan.

"Selanjutnya ubo rampe tersebut disemayamkan semalam di pendopo Petilasan Rumah Mbah Marijan, malam itu juga akan dilakukan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalam Ki Catur Benyek," katanya.

Ayu mengatakan, pada Sabtu pagi dimulai pukul 05.30 WIB, semua "ubo rampe" dilabuh ke Bangsal Sri Manganti di lereng Merapi dengan menempuh perjalanan sekitar jam.

"Untuk tahun ini 'ubo rampe' dilabuh di Bangsal Sri Manganti karena saat ini status Merapi yang sudah diturunkan ke status normal," katanya.

Adapun ubo rampe yang dilabuh berupa sinjang limar satu lembar, sinjang cangkring satu lembar, semekan gadhung satu lembar, semekan gadhung melati satu lembar, paningset udaraga satu lembar, kambil watangan satu biji, seswangen 10 biji, seloratus lisah konyoh satu buntal, yotro tindih dua amplop, destar doromuluk satu lembar.

"Ikut menyertai 'uba rampe' labuhan yakni kembang setaman, nasi tumpeng, ingkung serta serundeng, yang dibagikan kepada setiap pengunjung selesai upacara labuhan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI