Lawan 'Bullying' Bersama Komunitas Sudah Dong!

Esti Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 30 Januari 2016 | 13:14 WIB
Lawan 'Bullying' Bersama Komunitas Sudah Dong!
Komunitas Sudah Dong! mendampingi remaja ibukota menghadapi bullying (Dok. Komunitas Sudah Dong!)

Katyana Wardhana melihat secara langsung bagaimana dampak dari bullying pada seorang anak. Ia menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri bagaimana seorang anak perempuan memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya dan lebih memilih membantu sang ayah mengais sampah untuk bertahan hidup karena tak tahan dengan aksi bullying yang dilakukan teman-temannya.

Kisah anak perempuan ini begitu menyentuh Katyana , hingga gadis belia yang baru berumur 19 tahun ini membulatkan tekadnya untuk melawan aksi bullying melalui komunitas Sudah Dong!

Komunitas yang didirikannya pada 2014 lalu ini merupakan sumbangsih Katya bagi Indonesia yang lebih baik.

Berdasarkan data yang dihimpun UNICEF hampir separuh anak di dunia pernah mengalami bullying di sekolahnya. Intimidasi yang diterima anak baik verbal dan non verbal ini pada gilirannya akan mempengaruhi tingkat kepercayaan diri anak hingga membuat semangat hidupnya hilang.

Padahal, anak-anak di masa tumbuh kembang mereka sangat mempengaruhi kondisinya ketika dewasa nanti. Masa depan bangsa juga ditentukan oleh generasi penerusnya yang notabene adalah anak-anak di masa kini.

"Karena belum ada yang suarakan isu bullying secara masif padahal itu isu yang sangat mengakar di masyarakat, utamanya di lingkungan sekolah. Banyak juga yang masih menganggap itu sebagai tradisi seperti senioritas di sekolah," ujar Katya ketika ditemui pada peluncuran kampanye 'Rayakan Namamu' beberapa waktu lalu.

Putri pasangan Wisnu dan Widi Wardhana ini mengatakan bahwa bullying telah menghancurkan salah satu mimpi anak bangsa dalam meraih cita-cita untuk membangun bangsa. Padahal seharusnya anak-anak Indonesia bebas berekspresi dan berkarya tanpa rasa takut sehingga dapat berkompetisi di kancah Internasional.

"Anak indonesia harus bisa bebas dari bullying! Bebas berekspresi di sekolah, saling hargai dan hormati perbedaan," imbuhnya.

Dalam komunitas yang didirikannya itu, Katya berhasil menggaet 20 orang anggota aktif dan 700 relawan online yang tersebar di Indonesia. Tak hanya menyebarkan pesan-pesan anti bullying secara viral, komunitas Sudah Dong! juga aktif melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah dan mengadakan workshop yang menghadirkan narasumber yang menuntut penghentian aksi bullying.

Para remaja yang tergabung dalam komunitas Sudah Dong! (Dok. Kmunitas Sudah Dong!)

Bahkan mereka memiliki program advokasi untuk menampung keluhan korban bullying dan menyampaikannya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk berpartisipasi memberikan konsultasi kepada korban bullying di situs Sudah Dong!

"Jadi memang tujuan komunitas Sudah Dong! adalah membantu membela korban bullying dan menginisiasi pembentukan peraturan atau undang-undang untuk mencegah terjadinya perploncoan dan bullying. Jadi tidak hanya merangkul tapi juga kita berikan solusi bersama KPAI," tambah perempuan yang menjabat sebagai Ketua umum Model United Nations (MUN) ini.

Hebatnya lagi, komunitas yang beranggotakan para remaja ini sudah bisa meluncurkan buku panduan yang berisi tentang melawan bullying. Siapapun bisa mendapatkannya secara cuma-cuma hanya dengan mengunduh di situs www.sudahdong.com dan menyebarkannya untuk turut serta mensosialisasikan antibullying.

"Yang terukur setidaknya lebih dari 6000 orang telah sadar akan dampak dari bullying lewat buku panduan kami. Kami ingin setidaknya 1jt orang baca buku panduan ini agar semakin banyak orang yang berhenti melakukan bullying," tambah mahasiswi Tufs University Amerika Serikat ini.

Melalui berbagai program yang diinisiasi Komunitas Sudah Dong! Katya berharap masyarakat juga tidak tinggal diam ketika mendapati adanya kasus bullying yang menimpa anak atau seseorang di lingkungan sekitarnya.

"Yuk sama-sama perangi kekerasan atau aksi bullying pada anak. Jangan menyerah untuk terus suarakan agar anak kenal toleransi, sehingga kasus bullying akan berkurang," tutupnya.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai kegiatan Komunitas Sudah Dong! Kunjungi situs mereka di www.sudahdong.com atau akun twitter mereka di @sudahdong.

Pembekalan dan sharing menjadi salah satu kegiatan komunitas Sudah Dong! dalam melawan bullying. (Dok. Komunitas Sudah Dong!)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×