Liburan 20 Menit ke Pulau Super Kecil Ini Dihargai Puluhan Juta, Berminat?

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Sabtu, 29 Juni 2019 | 14:59 WIB
Liburan 20 Menit ke Pulau Super Kecil Ini Dihargai Puluhan Juta, Berminat?
Pulau Rockall (Wikimedia Commons)

Suara.com - Terletak di dekat Skotlandia, ada sebuah pulau yang memiliki ukuran sangat kecil sekaligus merupakan pulau tidak berpenghuni bernama Rockall.

Di pulau ini, sama sekali tak ada pohon, rumput, bahkan pantai. Seluruh permukaannya adalah batu yang memiliki luas 31 meter x 25 meter. Sementara, ketinggian pulau ini dari permukaan laut adalah 29 meter.

Dengan kondisi semacam itu, pulau Rockall tentunya bukanlah lokasi wisata yang ideal bagi turis.

Namun, di tahun 2020 nanti, sebuah tur yang beranggotakan 18 turis dan 7 orang kru dikabarkan akan melakukan kunjungan ke Rockall.

Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk berkunjung ke pulau Rockall ini mencapai 2.000 USD per orangnya atau sekitar 28 juta rupiah seperti dikutip dari Travel and Leisure.

Pulau Rockall (Google Maps)
Pulau Rockall (Google Maps)

Tur itu sendiri diorganisir oleh Kraken Travel dan Lupine Travel, perusahaan travel agent yang mengkhususkan diri untuk wisata ke tempat-tempat terpencil dan berbahaya.

Yang mengejutkan, paket perjalanan ke pulau Rockall ini dikabarkan laku dalam waktu seminggu saja.

"Kami mengharapkan tur ini untuk populer tapi tidak sepopuler ini," ujar direktur tur James Finnerty.

Namun, apakah yang sebenarnya membuat paket wisata ke pulau Rockall ini menjadi istimewa?

baca juga

Usut punya usut, pulau Rockall merupakan pulau yang terbentuk dari bekas letusan gunung berapi dan terkenal sebagai tempat tambang minyak dan gas alam.

Karena kondisi inilah, pulau Rockall diperebutkan oleh 4 negara terlepas dari letaknya yang susah dijangkau.

Selain itu, travelers zaman dulu juga hanya bisa berkunjung ke pulau ini dengan menggunakan kapal pribadi atau helikopter.

Totalnya, hanya ada sekitar 200 orang yang pernah mengunjungi pulau Rockall dan pulau ini terakhir dikunjungi pada tahun 2016 silam. Hal inilah yang membuat pulau Rockall menjadi tempat wisata menantang bagi turis.

Pulau Rockall (Google Maps)
Pulau Rockall (Google Maps)

Ekspedisi ke pulau Rockall sendiri nantinya akan dipimpin oleh Nick Hancock, seorang petualang Skotlandia yang pernah menghabiskan 43 hari di pulau super kecil ini.

"Ini adalah tempat yang terpencil dan kau tidak bisa banyak bergerak," ujar Hancock.

"Tantangan terbesar adalah tidak bisa berjalan bebas dan, jika tidak ada badai, maka akan ada banyak kotoran burung yang membuatnya licin dan sangat bau," tambahnya. "Lalu dengan laut dan angin, ini bisa menjadi tempat yang suram dan dingin."

Karena kondisi tersebut, travelers yang sudah mendaftar pun nantinya akan menerima mantel, sepatu boots, dan juga pelampung sebelum memanjat ke Rockall.

Tidak hanya itu, mereka pun hanya bisa menghabiskan 15-20 menit di sana.

Namun, terlepas dari harga, waktu, serta tantangan yang ada, banyak travelers tertarik untuk mengikuti tur ini.

Bahkan, Lupine Travel sendiri dikabarkan sudah merencanakan perjalanan berikutnya pada Mei dan Juni 2022 nanti.

Tertarik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:22 WIB

Masuk Radius Bahaya! Tim SAR Belum Bisa Sisir Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang

Masuk Radius Bahaya! Tim SAR Belum Bisa Sisir Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 07:33 WIB

Pelindo Segera Go International, Bersaing dengan Singapura

Pelindo Segera Go International, Bersaing dengan Singapura

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:51 WIB

Saat Limbah Nikel Berubah Menjadi Habitat Baru bagi Ikan: Bagaimana Caranya?

Saat Limbah Nikel Berubah Menjadi Habitat Baru bagi Ikan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 10:52 WIB

Cari 5 Jurnalis yang Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga Pulau Panjang

Cari 5 Jurnalis yang Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga Pulau Panjang

News | Rabu, 09 September 2026 | 10:14 WIB

Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat

Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 18:35 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 16:18 WIB

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

Aktivitas Penyeberangan Sebesi-Canti Normal, Pemerintah Imbau Warga Tak Termakan Hoaks

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:58 WIB

Terkini

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×