Bongkar Pelayanan Buruk di Kantornya, Walikota Pura-Pura Jadi Orang Lumpuh

Vania Rossa, Risna Halidi

Kamis, 11 Juli 2019 | 06:26 WIB
Bongkar Pelayanan Buruk di Kantornya, Walikota Pura-Pura Jadi Orang Lumpuh
Ilustrasi kursi roda. (Pixabay/reidy68)

Suara.com - Seorang walikota di negara Meksiko menyamar menjadi orang lumpuh yang membutuhkan bantuan. Hal tersebut dilakukan untuk menguji sikap pegawai negeri setempat secara langsung terhadap orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Sebelumnya, Carlos Tena, Walikota Cuauhtémoc, menerima sejumlah aduan dari warganya yang berkebutuhan khusus.

Banyak dari mereka mengaku diperlakukan semena-mena oleh oknum pekerja sosial.

Tena kemudian menghabiskan dua bulan menyusun skema penyamaran, persis seperti apa yang dilakukan Atta Halilintar dan Baim Wong di Youtube.

Berbeda dengan Atta dan Baim yang pura-pura jadi orang susah, Tena menyamar menjadi orang lumpuh. Ia kemudian datang mengunjungi Kantor Walikota dan Dinas Sosial sembari mengaku membutuhkan bantuan.

Mengenakan sweater tebal yang menutupi sebagian wajah sekaligus topi abu-abu, kacamata hitam dan perban di telinga kiri, Carlos Tena masuk ke Direktorat Pembangunan Sosial dalam sebuah kursi roda, mencari bantuan.

Dia kemudian meminta makanan gratis, sesuatu yang menurut hukum merupakan hak bagi 'orang cacat' seperti Tena. Tetapi ia diabaikan dan bahkan didiskriminasi.

Setelah pengalaman buruk di Direktorat, Tena mengunjungi kantornya sendiri meminta untuk berbicara dengan walikota, tetapi ia diberitahu bahwa 'walikota' tidak ada.

Ketika dia meminta untuk berbicara dengan Sekretaris Dewan Kota, dia disuruh menunggu di lorong selama satu setengah jam lagi.

baca juga

Pada saat itu, Tena yakin bahwa pengaduan yang diterimanya benar-benar ada. Ia memutuskan membongkar penyamaran dan membuat seluruh staf Balai Kota terkaget-kaget.

"Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menunjukkan realitas yang dialami warga setiap hari, ketidakpedulian dan pengabaian yang mereka hadapi dari pegawai negeri," kata walikota Cuauhtémoc kepada wartawan setempat, seperti dikutip dari Oddity Central.

"Saya memutuskan untuk melakukannya karena saya tidak tahu siapa yang harus dipercaya, warga atau rekan kerja saya," tambahnya.

Surat kabar Meksiko El Vocero melaporkan bahwa Tena telah lama dikenal memperjuangkan perlakuan yang sama terhadap kelompok kurang beruntung secara sosial.

Tena mengatakan kepada media Meksiko bahwa ia diabaikan dan didiskriminasi, hal itu membuatnya merasa kecewa pada beberapa rekannya. Dia menambahkan bahwa tidak semua orang melalukan diskriminasi, tetapi hal ini membuatnya memutuskan untuk mengambil langkah drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imut, di Kota Ini Warganya Pilih Anjing Jadi Walikota

Imut, di Kota Ini Warganya Pilih Anjing Jadi Walikota

Lifestyle | Rabu, 29 Mei 2019 | 12:30 WIB

Ganggu Pemandangan, Reklame di Bekasi Ditertibkan

Ganggu Pemandangan, Reklame di Bekasi Ditertibkan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:37 WIB

Orang Lumpuh Ini Gerakan Robot dengan Pikiran

Orang Lumpuh Ini Gerakan Robot dengan Pikiran

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2015 | 06:30 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×