Ingin Dibeli Oleh Donald Trump, Ini 6 Fakta Soal Greenland

Rendy Adrikni Sadikin, Amertiya Saraswati

Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:59 WIB
Ingin Dibeli Oleh Donald Trump, Ini 6 Fakta Soal Greenland
Ilustrasi Greenland (Pixabay/Thomas_Ritter)

Suara.com - Baru-baru ini, kabar mengenai Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin membeli pulau Greenland ramai dibicarakan di media.

Donald Trump dikabarkan tertarik untuk memiliki pulau tersebut karena sumber daya yang ada serta lokasi geopolitik yang strategis, seperti dikutip dari Insider.

Perlu diketahui, Greenland sendiri merupakan pulau yang masuk ke dalam teritori otonom milik Kerajaan Denmark.

Menanggapi kabar tersebut, perwakilan Denmark dan Greenland sudah menyatakan jika mereka tidak akan menanggapi ide dan keinginan Donald Trump tersebut.

Kali ini, Suara.com sudah merangkum beberapa fakta seputar Greenland dari laman Visit Greenland. Berikut faktanya.

Ilustrasi Greenland (Pixabay/Lurens)
Ilustrasi Greenland (Pixabay/Lurens)

1. Pulau terbesar di dunia

Tanpa memperhitungkan benua-benua di dunia, Greenland sebenarnya adalah pulau terbesar di dunia dengan luas 2,16 juta km2.

Hampir 80% dari Greenland diselimuti oleh es, sementara teritori yang bebas es kurang lebih sebesar ukuran negara Swedia.

Sementara, populasi di Greenland sendiri mencapai 56.480 orang saja.

baca juga

2. Asal-usul nama Greenland

Banyak dari kita pasti penasaran mengapa pulau ini disebut Greenland atau 'dataran hijau' ketika 80 persennya berselimut es.

Sebenarnya, nama Greenland sendiri berasal dari pelaku pembunuhan asal Islandia yang bernama Erik the Red. Dahulu, Erik the Red diasingkan ke Greenland.

Untuk menarik orang-orang agar datang, Erik the Red pun memberi nama pulau tersebut Greenland.

Sementara, menurut ilmuwan, Greenland ternyata pernah diselimuti tanaman hijau sekitar 2,5 juta tahun lalu.

Ilustrasi Greenland (Pixabay/Wikilmages)
Ilustrasi Greenland (Pixabay/Wikilmages)

3. Sudah dihuni selama 4.500 tahun

Menurut sejarawan, manusia pertama yang tiba dan tinggal di Greenland ada pada 2.500 tahun SM. Meski begitu, kelompok manusia ini akhirnya meninggal dan digantikan kelompok lain dari Amerika Utara.

Kemudian, pada awal abad ke-10, orang-orang Norse dari Islandia mulai tinggal di selatan Greenland selama 5 abad.

Di sisi lain, orang Inuit yang bermigrasi dari Asia ke Greenland pada abad ke-13 berhasil bertahan hingga hari ini.

4. Orang Greenland tidak suka dipanggil dengan julukan eskimo

Nyaris 88% populasi Greenland adalah orang Inuit atau keturunan Inuit-Denmark.

Karena kentalnya budaya Inuit yang ada, orang Greenland sebenarnya tidak suka dipanggil dengan sebutan "eskimo".

Alih-alih, mereka lebih suka disebut orang Inuit atau Kalaallit yang berarti "orang-orang Greenland" dalam bahasa lokal.

5. Tidak ada jalan antarkota

Terlepas dari ukurannya yang besar, sama sekali tidak ada jalan atau rel kereta api yang menghubungkan antara satu pemukiman dengan pemukiman lainnya.

Jalanan di Greenland hanya ditemukan di dalam kota, namun berakhir tepat saat mencapai pinggiran kota.

Untuk pergi ke luar kota, orang-orang Greenland harus menggunakan pesawat, kapal, helikopter, mobil salju, atau kereta luncur.

6. Ibukota Greenland adalah destinasi wisata yang penuh warna

Seperempat dari penduduk Greenland tinggal di Nuuk, ibukota dari Greenland.

Nuuk adalah kota terbesar, sekaligus yang paling modern dan berwarna di Greenland.

Mulai dari museum, kafe, butik, hingga galeri dapat ditemukan di Nuuk. Selain itu, kota Nuuk juga memiliki panorama pegunungan yang apik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:37 WIB

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

Amerika Serikat Akan Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump atau Trump Strait

Amerika Serikat Akan Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump atau Trump Strait

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:11 WIB

Sikap Donald Trump Soal Peluang Negosiasi Amerika Serikat dan Iran, Bakal Benar-benar Damai?

Sikap Donald Trump Soal Peluang Negosiasi Amerika Serikat dan Iran, Bakal Benar-benar Damai?

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:43 WIB

Donald Trump Kasih Rp700 Juta Cash untuk Tukang Bawa Printer, Dua Ajudan Dapat Rp1,4 M

Donald Trump Kasih Rp700 Juta Cash untuk Tukang Bawa Printer, Dua Ajudan Dapat Rp1,4 M

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:49 WIB

Donald Trump Sebut AS Mungkin Segera Serang Fasilitas Pickaxe Iran

Donald Trump Sebut AS Mungkin Segera Serang Fasilitas Pickaxe Iran

Video | Senin, 07 September 2026 | 21:20 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Lumpuhkan Radar Iran

Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Lumpuhkan Radar Iran

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

×