Tolak Permen Karet, Wanita Ini Langsung Diceraikan Suami

Galih Priatmojo | Rima Suliastini
Tolak Permen Karet, Wanita Ini Langsung Diceraikan Suami
Ilustrasi permen karet. (shutterstock)

Siapa sangka, perkara tolak permen karet bisa berujung talak.

Suara.com - Setiap rumah tangga memang memiliki kisahnya masing-masing namun apa yang terjadi dengan pasangan suami-istri asal India ini benar-benar bikin mata terbelalak. Seorang suami menceraikan istrinya perkara menolak permen karet.

Tak tanggung-tanggung, suami bernama Syed Rashid ini langsung menalak tiga kali istrinya saat itu juga. FYI, dalam Islam talak tiga artinya hubungan pernikahan itu sudah berakhir.

Dilansir dari Daily Mail, hubungan antara Syed Rashid dengan istrinya, Simmi memang sedang tak baik. Mereka bahkan sedang dalam proses hukum terkait dengan rumah tangganya.

Ketika peristiwa ini terjadi, mereka sedang berada dalam persidangan untuk menyelesaikan masalah itu dan Simmi ditawari permen karet oleh suaminya.

Simmi yang kala itu tengah bicara dengan pengacaranya menolak permen karet tersebut dan Syed murka hingga dia langsung mengajukan tiga kali di depan pengacaranya.

Seorang perempuan sedang meniup permen karet. [shutterstock]
Ilustrasi permen karet. [shutterstock]

Pengacara S.B. Pandey Indira dari Nagar Station House Officer (SHO) yang mewakili Simmi kemudian menuntut Rashid dengan sejumlah pasal terkait pernikahan dan kini kasusnya sedang dalam investigasi.

Simmi dan Syed sebenarnya bukan pengantin baru yang identik dengan sikap labil dalam mengambil keputusan. Disebutkan, keduanya menikah sejak tahun 2004 dan usia Syed sudah cukup dewasa, 30 tahun.

Hanya saja keduanya memang sedang dalam hubungan tak harmonis dan sering bertatap muka di persidangan.

Patah hati. (Shutterstock)
Patah hati. (Shutterstock)

Ya, semoga saja Simmi tak menyesal belakangan karena telah bercerai gara-gara istrinya menolak permen karet.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS