Hijabers Rentan Alami Rambut Rontok, Ini 7 Cara Mengatasinya

Vania Rossa
Hijabers Rentan Alami Rambut Rontok, Ini 7 Cara Mengatasinya
Cara Mengatasi Rambut Rontok. (Instagram/@calvinkainofficial)

Kondisi rambut yang selalu tertutup bisa memicu rambut jadi rontok.

Suara.com - Menggunakan jilbab atau hijab, di satu sisi memang praktis karena membuat kamu tak perlu menghabiskan waktu menata rambut setiap kali hendak bepergian, seperti nge-blow atau mencatok. Tinggal kuncir atau gelung rambut jadi satu, kenakan jilbab, beres! Tapi, di balik kepraktisan itu ternyata ada risiko berbagai masalah rambut yang mengintai. Dan salah satu yang paling sering dialami oleh hijabers adalah rambut rontok.

Kenapa hijabers rentan mengalami rambut rontok? Salah satu pemicunya adalah kondisi rambut yang selalu tertutup sehingga membuat kondisi kulit kepala jadi lembap. Selain memicu ketombe dan menimbulkan rasa gatal, batang rambut pun jadi lebih rapuh dan mudah rontok. Belum lagi kalau kamu suka mengikat kencang rambut supaya tak keluar-keluar dari jilbab. Hal ini bisa menarik batang rambut dari akarnya dan menyebabkan rambut rontok.

Lalu, bagaimana solusi untuk mengatasi rambut rontok di kalangan hijabers? Simak 7 tips berikut ini.

1. Jangan malas menyisir rambut

Ngaku saja, deh, pakai jilbab, kadang membuat kamu malas menyisir rambut, terutama kalau lagi buru-buru. Iya, kan? Padahal, menyisir tetap penting dilakukan meski kamu akan menutup kepalamu dengan jilbab. Menyisir tak sekadar merapikan rambut dan mencegahnya jadi kusut, tetapi juga membantu merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala. Jika sirkulasi darah lancar, batang rambutmu akan ternutrisi dengan baik sehingga tak mudah rontok.

2. Pastikan rambut benar-benar kering saat memakai jilbab

Mengikat rambut saat basah saja adalah sebuah kesalahan, apalagi menutupnya dengan jilbab. Selain akan membuat jilbab dan rambut kamu jadi bau apek, kondisi yang terus-menerus lembap di kepala juga akan memicu munculnya ketombe dan rasa gatal. Kamu bakalan jadi sering menggaruk kulit kepala, sehingga membuat rambut jadi lebih mudah patah dan rontok.

'Memaksa' rambut cepat kering dengan catok? Ini juga bukan solusi. Panas dari catok yang bersentuhan langsung dengan batang rambut yang basah justru akan merusak kutikula rambut, membuat rambutmu jadi kering dan rapuh. Yang terbaik, keringkan rambut secara alami, atau gunakan hair dryer bersuhu rendah dari jarak minimal 30 cm.

3. Hindari mengikat rambut terlalu kencang

Hanya karena ingin memastikan tak ada anak rambut yang mencuat dari balik jilbab, para hijabers sering mengikat rambutnya kencang-kencang sebelum memakai jilbab. Selain membuat batang rambut jadi tertarik dari akarnya, kebiasaan ini juga akan membuat batang rambut lama-kelamaan melemah dan membuatnya jadi gampang rontok.

4. Gunakan shampo khusus

Gunakan shampo yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepalamu. Selain pertimbangkan untuk menggunakan shampo khusus rambut rontok, kamu juga bisa pilih shampo antiketombe jika kondisi kulit kepalamu cenderung berminyak dan gatal. Ini juga jadi salah satu pemicu rambut rontok.

5. Rutin merawat rambut dengan masker

Selain ketombe, masalah rambut yang dialami hijabers adalah batang rambut kering dan rapuh, serta pecah-pecah di bagian ujungnya. Rambut rusak seperti ini perlu dirawat dengan perawatan khusus seperti masker rambut ataupun hair spa. Fungsinya adalah mengembalikan kondisi batang rambut menjadi normal sehingga tak mudah rapuh dan patah. Selain bisa melakukannya di salon, kamu juga bisa melakukannya sendiri di rumah. Jangan lupa, pijat-pijat kulit kepalamu untuk membantu mensirkulasikan vitamin ke seluruh permukaan kulit kepala dan helai rambut. Lakukan perawatan ini seminggu sekali.

6. Gerai rambut saat di rumah

Istirahatkan rambut Anda ketika berada di rumah dengan cara menggerainya. Rambutmu sudah seharian penuh diikat dan tertutup jilbab saat bepergian, jadi tak ada salahnya menggerainya saat kamu di rumah atau ketika tidur.

7. Pilih jilbab dengan bahan yang adem dan sejuk

Sama seperti kamu memilih bahan pakaian, pastikan kamu pun memilih jilbab berbahan adem, yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Contohnya jilbab katun. Kalau kamu memilih memakai jilbab berbahan sintetis, seperti nylon atau poliester, gunakan ciput atau dalaman jilbab yang terbuat dari katun untuk membantu melindungi rambut dari risiko gesekan antara kulit kepala dan bahan kain sintetis yang dapat menyebabkan kerusakan rambut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS