3.700 Orang Terjebak Bersama Pasien Virus Corona, Kapal Pesiar Dikarantina

Silfa Humairah Utami

Rabu, 05 Februari 2020 | 13:39 WIB
3.700 Orang Terjebak Bersama Pasien Virus Corona, Kapal Pesiar Dikarantina
Ilustrasi kapal pesiar. (Pixabay/susannp4)

Suara.com - 3.700 Orang Terjebak Bersama Pasien Virus Corona, Kapal Pesiar Dikarantina

Tidak ada yang bisa memilih berada kapan dan di mana saat musibah terjadi, hal ini pula yang terjadi  pada penumpang kapal pesiar Jepang yang bernama Diamond Princess harus mengakhiri perjalanan 14 hari mereka dan dikarantina di lepas pantai Yokohama.

Dalam rangka menghalangi penyebaran virus corona, program karantina bagi mereka yang diduga terinfeksi pun dilaksanakan bermula setelah 1 awak penumpang diketahui positif virus corona.

Dihimpun Guideku dari laman CNN dan Japan Times, kapal pesiar Diamond Princess dikarantina, berikut 3.700 orang di dalamnya. Sementara, petugas medis melakukan pemeriksaan dari kamar ke kamar untuk mengecek kondisi penumpang.

Dari 31 orang yang menjalani tes, total ada 10 orang yang dinyatakan positif virus corona.

Sementara, hasil pemeriksaan dari ratusan sampel lainnya masih belum keluar.

Kapal pesiar Diamond Princess sendiri terinfeksi virus corona setelah penumpang berusia 80 tahun dari Hong Kong ditemukan mengalami pneumonia akibat virus tersebut.

Penumpang laki-laki ini pertama terbang dari Hong Kong ke Tokyo pada pertengahan Januari, kemudian naik kapal pesiar pada 20 Januari 2020. Pada tanggal 25 Januari 2020, pria tersebut turun di Hong Kong dan tak lama kemudian didiagnosa virus corona.

Karena alasan inilah, kapal pesiar Diamond Princess pun terpaksa dikarantina. Sementara, 273 penumpang yang melakukan kontak dengan pria asal Hong Kong tersebut diminta melakukan tes.

baca juga

Pemerintah Jepang sendiri telah meminta seluruh penumpang dan kru untuk tinggal di kapal selama paling tidak 2 minggu lamanya.

Nantinya, kapal pesiar tersebut juga akan merapat ke dermaga untuk menyetok makanan dan kebutuhan lain para penumpang selama dikarantina. Wah, harus menunggu masa karantina untuk kembali ke darat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gokz! Begini Cara Korsel Tangani Pasien Virus Corona

Gokz! Begini Cara Korsel Tangani Pasien Virus Corona

Tekno | Rabu, 05 Februari 2020 | 07:28 WIB

Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Health | Senin, 03 Februari 2020 | 17:07 WIB

Video Lansia Saling Beri Semangat hingga Ajal, Diduga Pasien Virus Corona

Video Lansia Saling Beri Semangat hingga Ajal, Diduga Pasien Virus Corona

News | Senin, 03 Februari 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×