Dulunya Gelandangan, Wanita Ini Sukses Bangun Bisnis Senilai Rp 4 Triliun

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Senin, 27 April 2020 | 16:10 WIB
Dulunya Gelandangan, Wanita Ini Sukses Bangun Bisnis Senilai Rp 4 Triliun
Ilustrasi wanita karier sukses. (Unsplash/Brooke Lark)

Suara.com - Ada banyak tantangan yang harus dijalani seseorang sebelum mampu meraih kesuksesan. Hal itu tak terkecuali bagi Penny Streeter, wanita 52 tahun yang dulunya pernah jadi gelandangan sebelum sukses.

Penny, yang kini punya rumah di Cape Town dan West Sussex, dulunya mengalami hidup sulit. Merangkum laman The Sun, Penny berhenti sekolah di umur 15 tahun dan langsung bekerja di perusahaan rekrutmen.

Penny juga menikah muda, yaitu pada umur 19 tahun. Setelah melahirkan anak pertama, Penny pun membangun bisnis rekrutmen miliknya sendiri bersama sang ibu dan rekan kerjanya.

Bisnis tersebut berjalan lancar selama 2 bulan lamanya. Namun, pada Agustus 1989, bisnis mereka bangkrut dan keluarga Penny berutang 20.000 poundsterling atau sekitar Rp380 juta pada rentenir.

Tidak sampai di sana, pernikahan pertama Penny juga berujung pada perceraian. Padahal, saat itu Penny sudah punya dua anak dan sedang hamil anak ketiga.

"Aku duduk di flat kumuh di Croydon, berpikir bagaimana hal-hal menjadi seperti ini. Aku hamil 9 bulan, dan hidup di akomodasi pemerintah setelah pernikahanku berakhir."

Tak punya rumah, Penny pun harus bertahan hidup dengan ketiga anaknya. Dirinya juga hanya punya dua kursi yang merupakan pemberian sang ibu.

"Ibu membantuku dengan uang untuk makan dan meminjamkan beberapa furnitur, meski dia juga tidak punya apa-apa karena bisnis kami bangkrut."

Ilustrasi: Orang miskin. (Shutterstock)
Ilustrasi: Orang miskin. (Shutterstock)

Saat itu, Penny mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya. Dirinya juga merasa bersalah karena tidak bisa memberikan baju atau mainan bagus untuk ketiga anaknya.

baca juga

"Aku merasa gagal, tapi aku mencoba untuk berpikir positif demi anak-anakku," tambah Penny.

Setelah dua tahun hidup tak menentu, Penny akhirnya mendapat kesempatan untuk berbisnis lagi di tahun 1995. Kala itu, salah seorang teman menawari Penny untuk memakai ruang kosong di kantor suaminya.

Penny pun kembali membuka bisnis rekrutmen meski tanpa modal. Setiap hari, dirinya akan menelepon orang-orang sembari mengasuh anak.

Beberapa orang pun menganggapnya nekat karena berani berbisnis lagi. Namun, Penny dan ibunya tetap bertekad untuk membangun hidup mereka kembali.

"Kami bekerja keras dan itu sukses," kisah Penny.

Ilustrasi wanita bekerja di kantor. (Shutterstock)
Ilustrasi wanita bekerja di kantor. (Shutterstock)

Tak lama setelah itu, Penny pun bertemu Nick yang lantas menjadi suami barunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bosan Parah, Lelaki Ini Bikin Dinding Panjat Tebing di Rumah Saat Lockdown

Bosan Parah, Lelaki Ini Bikin Dinding Panjat Tebing di Rumah Saat Lockdown

Lifestyle | Minggu, 26 April 2020 | 18:00 WIB

Pangeran William Ogah Tonton Tiger King di Netflix, Ternyata Ini Alasannya

Pangeran William Ogah Tonton Tiger King di Netflix, Ternyata Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 26 April 2020 | 14:52 WIB

Sembuh dari Corona, PM Inggris Boris Johnson Kembali Kerja Senin Besok

Sembuh dari Corona, PM Inggris Boris Johnson Kembali Kerja Senin Besok

News | Minggu, 26 April 2020 | 12:21 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×