Dari Sumpil Sampai Ampyang, 5 Makanan Ini Jadi Tradisi saat Maulid Nabi

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:59 WIB
Dari Sumpil Sampai Ampyang, 5 Makanan Ini Jadi Tradisi saat Maulid Nabi
Ilustrasi gunungan. (Guideku.com/Arendya)

Suara.com - Hari ini, Kamis (29/10/2020) diperingati sebagai Maulid Nabi. Setiap 12 Rabiul Awal dalam kalender Islam, momen ini dirayakan umat muslim untuk mengenang kelahiran dari Nabi Muhammad SAW.

Beragam upacara dan tradisi dilakukan di sejumlah daerah. Hal ini dilakukan dengan tujuan memperkuat iman dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa.

Tradisi Maulid Nabi dapat berbeda di setiap daerah. Tentu saja, setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing untuk memperingati hari besar ini. Makanan-makanan yang disajikan pun bermacam-macam.

Berikut telah kami rangkum, 5 makanan tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW dari Hops.id----Jaringan Suara.com. Makanan apa saja ya yang jadi simbol peringatan pada perayaan Maulid Nabi?

1. Gunungan di Jawa Tengah

Gunungan Grebeg Syawal di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (Arendya/Suara)
Gunungan Grebeg Syawal di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (Arendya/Suara)

Biasanya akan ada dua pasang gunungan yang disajikan. Gunungan ini melambangkan jaler (laki-laki) dan estri (perempuan). Gunungan ini adalah tradisi khas pada peringatan Maulid Nabi di Jawa Tengah dan sekitarnya termasuk Yogyakarta.

Gunungan ini berisikan hasil bumi seperti buah dan sayur yang dibentuk menyerupai gunung. Gunungan akan diarak lalu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

2. Ampyang Maulid khas Kudus

Ampayang Kudus (YouTube  Cerita Muria)
Ampayang Kudus (YouTube Cerita Muria)

Bila biasanya ampyang terbuat dari gula merah dan kacang, maka berbeda dengan ampyang yang berasal dari Kudus. Makanan yang selalu ada setiap Maulid Nabi ini sebenarnya adalah nasi kepal berisi lauk dan sayuran yang dibungkus daun jati. Nasi kepal ini dilengkapi dengan kerupuk ampyang atau kerupuk warna warni khas kota kretek ini.

baca juga

3. Nasi Tumpeng

Ilustrasi nasi tumpeng [shuterstock]
Ilustrasi nasi tumpeng [shuterstock]


Tumpeng biasa digunakan untuk perayaan-perayaan tertentu. Saat Maulid Nabi pun ada nasi tumpeng yang disebut dengan Tumpeng Rasulan. Tak jauh berbeda dengan nasi tumpeng pada umumnya, Tumpeng Rasulan terbuat dari nasi kuning yang dibentuk kerucut.

4. Sumpil khas Kaliwungu

Sumpil (YouTube Dapur Cimoetz)
Sumpil (YouTube Dapur Cimoetz)

Di Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah ada menu yang khusus dibuat hanya saat menjelang Maulid Nabi. Makanan ini adalah sumpil. Sumpil adalah makanan sejenis ketupat yang menggunakan beras sebagai bahan utamanya.

Namun yang membuat berbeda dari ketupat biasa adalah bahan pembungkusnya. Bungkus sumpil menggunakan daun bambu dan bambu dan dibentuk limas segitiga. Makanan ini biasanya dimakan bersamaan dengan sambal kelapa untuk menambah kenikmatan.

5. Endog-endogan khas Banyuwangi

Endog-endogan (YouTube Banyuwangi Ethnic)
Endog-endogan (YouTube Banyuwangi Ethnic)

Di Banyuwangi terdapat tradisi bernama endog-endogan. Endog sendiri adalah bahasa Jawa yang berarti telur. Pada tradisi ini, telur itik rebus dihias dengan bunga kertas dan ornamen lainnya kemudian ditancapkan ke batang pisang. Selanjutnya bunga telur ini akan diarak.

Tradisi ini memiliki filosofi yang diambil dari kulit telur. Kulit telur diibaratkan sebagai lambang keislaman, putih telur melambangkan keimanan dan kuning telur melambangkan keihsanan.

Itulah makanan yang biasa dibuat hanya pada perayaan Maulid Nabi. Apakah kamu penasaran ingin mencoba salah satu makanan tersebut?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maulid Nabi Muhammad Jadi Sarana Silaturahmi Umat di Minangkabau

Maulid Nabi Muhammad Jadi Sarana Silaturahmi Umat di Minangkabau

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:16 WIB

Resep Kuah Beulangong, Hidangan Maulid Nabi Khas Aceh

Resep Kuah Beulangong, Hidangan Maulid Nabi Khas Aceh

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:50 WIB

Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas di Jakarta Terpantau Lengang

Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas di Jakarta Terpantau Lengang

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:02 WIB

Terkini

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

×