5 Kisah Kencan Online Nyeleneh 2020, Pamer Foto BAB hingga Kencani 398 Pria

Rima Sekarani Imamun Nissa

Senin, 14 Desember 2020 | 15:37 WIB
5 Kisah Kencan Online Nyeleneh 2020, Pamer Foto BAB hingga Kencani 398 Pria
Kencan online. (Shutterstock)

Suara.com - Mencari jodoh lewat aplikasi kencan online semakin diminati sepanjang tahun 2020, terlebih di tengah pandemi yang memaksa orang-orang membatasi pertemuan tatap muka.

Meski begitu, kisah cinta yang dijalin lewat aplikasi kencan online tak selamanya terkesan indah. Bahkan, ada yang mengalami kesialan hingga menjadi ketagihan.

Berikut beberapa kisah paling unik berkaitan dengan tren kencan online di tahun 2020 yang telah dirangkum Suara.com:

Nyaris tampil telanjang di Tinder

Ilustrasi aplikasi Tinder. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi Tinder. [Shutterstock]

Seorang pria bernama Jameson MacInnis memperbarui foto profilnya di Tinder dengan berpose nyaris telanjang. Dia tampak berbaring di kasur dan seolah hanya menutupi bagian privatnya dengan tumpukan tisu toilet.

Namun, sebenarnya dia tidak benar-benar telanjang. "Aku sebenarnya mengenakan boxer di foto itu tapi kamu tak bisa melihatnya," kata Jameson, dikutip dari Metro UK.

Ia berharap mendapatkan pasangan selama lockdown karena virus Corona Covid-19. Sayangnya, keinginannya itu tak kunjung terwujud walau sudah berpose seolah telanjang.

Susah dapat jodoh karena terlalu seksi

Model cantik bernama Luna Benna bergabung di Tinder sekitar tiga tahun lalu dan berharap bisa mendapatkan pacar baru setelah putus cinta. Namun, dirinya malah diblokir aplikasi kencan online tersebut karena terlalu seksi.

baca juga

"Orang-orang mencuri fotoku dan menghasilkan uang dari sana. Ini catfishing," ungkap Luna, dilansir dari news.com.au.

"Ada banyak sekali profil palsu di luar sana. Setiap kali aku membuat akun asli, aku dilaporkan dan diblokir Tinder."

Cari jodoh lewat kebiasaan BAB

Melansir Elite Daily, aplikasi Cheek2Cheek yang dikeluarkan perusahaan pembuat bidet TUSHY menawarkan cara unik cari jodoh. Mereka mencocokkan pasangan berdasarkan kebiasaan buang air besar alias BAB.

Cheek2Cheek sekilas mirip Tinder dan Bumble. Namun, penggunanya bisa memberikan informasi soal pergerakan saluran pencernaan, kebiasaan kamar mandi, bahkan mengunggah foto kotoran mereka alih-alih foto profil biasa.

Aplikasi Kencan Online Cheek2Cheek (hellotushy.com)
Aplikasi Kencan Online Cheek2Cheek (hellotushy.com)

"Dengan begitu, kau bisa menemukan seseorang dengan ukuran atau bentuk kotoran yang sama, kebiasaan kamar mandi yang sama atau punya masalah serupa," ungkap Miki Agrawal, pendiri TUSHY.

Kehilangan pekerjaan karena body shaming saat kencan online

Seorang pria asal Sydney berakhir dipecat dari kantor karena ketahuan melakukan body shaming dan pelecehan. Ulah pria tersebut dibagikan Ebonie Sanderson, wanita yang dia temui lewat Tinder.

Melansir The Sun, setelah keduanya kenalan via aplikasi kencan online, Thomas memaksa bertemu malam itu juga tapi Ebonie menolak dengan sopan.

Tak suka ditolak, si pria mengirimkan pesan suara bernada melecehkan, termasuk memanggil Ebonie dengan julukan "babi gendut menjijikkan" dan "buruk rupa". Bahkan Eboni dihina hanya wanita yang asyik diajak bercinta sekali.

Eboni lalu mengunggah rekaman suara Thomas ke Instagram dan mengingatkan orang lain agar hati-hati. Tak disangka, unggahannya menjadi viral.

Bahkan, perusahaan tempat Thomas bekerja juga menemukan unggahan Ebonie dan memberikan hukuman tegas.

"Dia pantas kehilangan pekerjaannya, CEO perusahaannya melakukan hal baik dengan langsung memecatnya," ungkap Ebonie.

Berkencan dengan 398 Pria

Melansir The Sun, Emma Shutter yang bekerja sebagai agen properti sudah 10 tahun terakhir bermain aplikasi kencan online. Total, ia sudah mengencani 398 pria.

Wanita 37 tahun ini mengaku terobsesi dengan aplikasi kencan online. Bukan cuma Tinder, ia juga menggunakan aplikasi sejenis, seperti Bumble, Hinge, dan Happn.

"Ketika aku bangun tidur, hal pertama yang aku lakukan adalah mengecek ponselku. Hal pertama yang aku lakukan adalah log in Tinder," ujar dia.

Emma sangat senang mendapat tanggapan dari pria-pria yang match dengannya. Dia akan segera membalas dengan jawaban yang menggoda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pacarnya Selingkuh dengan Sesama Pria, Wanita Ini Malah Lakukan Hal Terduga

Pacarnya Selingkuh dengan Sesama Pria, Wanita Ini Malah Lakukan Hal Terduga

Lifestyle | Kamis, 12 November 2020 | 09:38 WIB

Kelewat Seksi Bikin Susah Dapat Jodoh, Model Ini Ngaku Didepak dari Tinder

Kelewat Seksi Bikin Susah Dapat Jodoh, Model Ini Ngaku Didepak dari Tinder

Lifestyle | Selasa, 10 November 2020 | 14:30 WIB

Awas, Aplikasi Kencan Bisa Bikin Cemas Hingga Depresi, Kok Bisa?

Awas, Aplikasi Kencan Bisa Bikin Cemas Hingga Depresi, Kok Bisa?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

×