Dua Peristiwa Civil War atau Perang Saudara yang Pernah Terjadi di Sejarah Indonesia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 22 Juni 2021 | 18:47 WIB
Dua Peristiwa Civil War atau Perang Saudara yang Pernah Terjadi di Sejarah Indonesia
Struktur Diduga Kaki Candi Era Kerajaan Kediri. (Suara.com/Usman)

Suara.com - Kata civil war kini terdengar keren dan kekinian akibat diperkenalkan oleh film Avengers atau games.

Tapi tahu gak sih, civil war atau perang saudara ada dan nyata terjadi Indonesia, dan jadi bagian sejarah terbentuknya Tanah Air?

Mengutip Ruang Guru, Selasa (22/6/2021), terdapat beberapa perang saudara dalam sejarah Indonesia yang menjadi sorotan, khususnya pada masa kerajaan Hindu-Buddha. Apa saja? Berikut daftarnya!

1. Kerajaan Panjalu versus Kerajaan Janggala
Salah satu sejarah perang saudara di Indonesia berawal dari Raja Airlangga, yang saat itu memimpin Kerajaan Mataram Kuno menggantikan Dharmawangsa. Ketika tahun 1006 Kerajaan Mataram Kuno runtuh, Raja Airlangga memindahkan lokasinya dan mendirikan kerajaan baru bernama Kahuripan di Jawa Timur.

Kerajaan Kahuripan termasuk kerajaan yang makmur, karena terletak di tepi Sungai Brantas yang ramai dilewati jalur perdagangan. Wilayah kekuasaan Kerajaan Kahuripan juga luas, hampir menguasai seluruh Jawa Timur.

Raja Airlangga punya 2 putra, yakni Samarawijaya dan Mapanji Grasakan. Tapi persaudaraan dari kedua putranya penuh dengan persaingan sejak kecil, dan tidak seperti hubungan kakak beradik pada umumnya.

Sejak muda, Samarawijaya dan Mapanji Grasakan saling bersaing ingin memperebutkan takhta dan kekuasaan.

Sehingga sesuai saran dari seorang Brahmana yang bernama Empu Bharada, Raja Airlangga akhirnya membagi wilayah kerajaannya jadi dua.

Raja Airlangga membagi wilayahnya jadi bagian barat dan timur. Di sebelah barat punya Samarawijaya dengan kerajaannya yaitu Kerajaan Panjalu.

baca juga

Wilayah Kerajaan Panjalu meliputi daerah Kediri dan Madiun. Sedangkan di sebelah timur punya Mapanji Grasakan, dengan Janggala sebagai kerajaannya. Wilayah Kerajaan Janggala meliputi daerah Malang, Surabaya, Rembang, dan Pasuruan.

Namun meski wilayah sudah dibagi rata, kedua raja ini tetap memperebutkan kekuasaan, ingin menguasai seluruh wilayah Jawa Timur. Perang saudara akhirnya pecah antara Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Janggala.

Perang saudara berlangsung hampir 60 tahun lamanya, dan berakhir saat Kerajaan Panjalu berhasil memenangkan perang. Saat itu Kerajaan Panjalu dipimpin oleh Raja Jayabaya.

2. Perang saudara picu runtuhna Kerajaan Kediri
Pada masa Kerajaan Kediri. Perang pecah di antara pengikut agama hindu dan budhha yang dinamakan Pertempuran Ganter.

Pertempuran Ganter adalah salah satu peristiwa perang saudara antara Raja Kertajaya melawan pasukan Tumapel di desa Ganter pada abad ke-13.

Saat itu pasukan Tumapel dipimpin oleh Ken Arok, dan hasilnya perang saudara ini dimenangkan oleh Ken Arok. Padahal Tumapel adalah salah satu daerah yang masih berada di bawah kekuasaan kerajaan Kediri, yang dipimpin Raja Kertajaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turki Dituding Kerahkan Robot Pembunuh di Libya

Turki Dituding Kerahkan Robot Pembunuh di Libya

Tekno | Rabu, 02 Juni 2021 | 07:15 WIB

Israel 'Perang Saudara' Kala Negaranya Diberondong Roket Hamas

Israel 'Perang Saudara' Kala Negaranya Diberondong Roket Hamas

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 21:36 WIB

Jenderal Prancis Peringatkan Perang Saudara, Ancaman Sanksi Menanti

Jenderal Prancis Peringatkan Perang Saudara, Ancaman Sanksi Menanti

News | Kamis, 29 April 2021 | 18:25 WIB

Terkini

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×