Israel 'Perang Saudara' Kala Negaranya Diberondong Roket Hamas

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 21:36 WIB
Israel 'Perang Saudara' Kala Negaranya Diberondong Roket Hamas
Perang saudara di kota Lod, Isrel.(Twitter/@RoieSimhi)

Suara.com - Kerusuhan yang disebut sebagai 'perang saudara' meletus di kota Lod, Israel tengah pada Selasa malam. Menyadur Times of Israel Rabu (12/05) tiga sinagoge dan toko-toko dilaporkan terbakar, bersama dengan lusinan mobil.

Walikota, Yair Revivo, mengatakan Balai Kota dan museum lokal turut jadi target serangan dan membandingkan situasinya dengan pogrom Nazi 1938 Kristallnacht.

"Perang saudara" sedang pecah, katanya sambil meratapi upaya koeksistensi selama beberapa dekade yang telah gagal. Revivo memohon bantuan langsung kepada perdana menteri untuk mengatasi kekacauan ini.

Status keadaan darurat langsung diumumkan di kota Yahudi-Arab tersebut untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade dan pasukan Polisi Perbatasan dikerahkan besar-besaran.

"Perdana Menteri [Benjamin] Netanyahu memerintahkan agar para pelanggar hukum ditangani dengan serius dan unit di lapangan diperkuat untuk memulihkan ketenangan dan ketertiban di kota segera," kata pernyataan pemerintah.

Komisaris Polisi Nasional Kobi Shabtai menyebut situasi itu belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami melihat situasi di kota-kota campuran [Yahudi-Arab] yang belum pernah kami lihat sebelumnya, termasuk insiden Oktober 2000," kata Shabtai merujuk kerusuhan yang pecah di antara orang Arab Israel pada bulan Oktober 2000, di awal intifada kedua.

Kekerasan Arab meletus di beberapa kota lain di seluruh Israel. Ada juga laporan serangan balas dendam Yahudi, termasuk di Lod, tempat pemakaman Muslim dibakar.

Lonjakan kekerasan terjadi beberapa jam setelah Hamas menembakkan sekitar 130 roket ke Israel tengah, dan mengklaim kemenangan dalam "pertempuran untuk Yerusalem".

Hamas kemudian memuji orang-orang Arab Israel karena bergabung dalam perjuangan melawan Israel.

Warga Lod, Shiloh Fried, mengatakan kepada Channel 12 bahwa geng pemuda Arab pergi dari jalan ke jalan, membakar toko, memecahkan jendela sementara keluarga Yahudi berkerumun di rumah, takut keluar. Mobil mereka dibakar di luar.

Ada laporan bahwa beberapa warga menghindari penggunaan tempat penampungan umum selama sirene roket karena takut diserang oleh massa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Maisa Abd Elhadi, Aktris Palestina Turut Jadi Korban Serangan Israel

Profil Maisa Abd Elhadi, Aktris Palestina Turut Jadi Korban Serangan Israel

Entertainment | Rabu, 12 Mei 2021 | 15:37 WIB

Bak Kembang Api, Momen Iron Dome Israel Hancurkan Gempuran Roket Hamas

Bak Kembang Api, Momen Iron Dome Israel Hancurkan Gempuran Roket Hamas

Hits | Rabu, 12 Mei 2021 | 15:51 WIB

Warga Sipil Jadi Korban, Indonesia Kecam Kekerasan Israel ke Palestina

Warga Sipil Jadi Korban, Indonesia Kecam Kekerasan Israel ke Palestina

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 15:15 WIB

Terkini

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB