Rentan Jadi Korban Kerusakan Lingkungan Hidup, Anak Muda Perlu Diajak Peduli Mangrove

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 18 November 2021 | 22:15 WIB
Rentan Jadi Korban Kerusakan Lingkungan Hidup, Anak Muda Perlu Diajak Peduli Mangrove
Penanaman pohon Mangrove [ANTARA/Ho]

Suara.com - Kampanye lingkungan hidup, termasuk peduli terhadap mangrove, perlu melibatkan lebih banyak anak muda. Apa alasannya?

Ketua Umum jaringan Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan (APIK) Indonesia Mahawan Karuniasa mengatakan anak muda perlu turut diajak dalam merehabilitasi kawasan mangrove yang rusak.

"Karena anak muda ini generasi paling rentan menjadi korban kerusakan lingkungan hidup. Karena kerusakan lingkungan hidup sekarang itu dampaknya akumulatif ke belakang sehingga anak muda ke depan akan menjadi sangat rentan," kata Mahawan, dikutip dari ANTARA.

Menurut dia, anak muda sebetulnya memiliki kesadaran yang lebih baik terkait keberlanjutan alam daripada generasi yang lebih tua sehingga lebih mudah diajak turut serta.

Sejumlah orang menambang pasir di sekitar kawasan hutan mangrove di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Senin (1/11/2021). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Sejumlah orang menambang pasir di sekitar kawasan hutan mangrove di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Senin (1/11/2021). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

Di samping itu, untuk mengajak anak-anak muda turut andil dalam rehabilitasi kawasan mangrove, generasi yang lebih tua dapat mulai pendekatan saat terjadi bencana alam seperti banjir. Bencana alam tersebut sebetulnya merupakan akibat dari aktivitas manusia yang merusak lingkungan.

"Bencana seperti banjir dan tanah longsor itu bisa menjadi pintu masuk untuk berkomunikasi dengan anak muda. Apalagi di masa depan bencana alam bisa makin banyak kalau kita tidak mulai peduli dengan lingkungan dari sekarang," imbuh Mahawan.

Dalam kesempatan yang sama, Pelopor Penanaman Mangrove di Desa Mangkang Magelang Sururi mengatakan ia terus mengajak anak muda mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai mahasiswa untuk melakukan penanaman kembali mangrove. Namun, khususnya untuk anak-anak PAUD, ia biasanya menjanjikan hadiah agar mereka lebih bersemangat turut dalam penanaman mangrove.

Hanya saja, saat ini penanaman mangrove menghadapi kendala karena titik mula tanamnya semakin jauh dari tempat tinggal manusia. Jadi untuk mencapainya, Sururi perlu berjalan kaki cukup jauh.

"Kita perlu jalan satu kilometer setengah untuk mencapainya. Kalau sudah jadi tumbuh mungkin nanti sepeda motor dan mobil baru bisa masuk, kami harap pemerintah jadi membangun ekowisata di sana mungkin," imbuhnya.

Baca Juga: Indonesia Disebut Pemilik Lahan Mangrove Terbesar Dunia, Berapa Sih Luasnya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI