Jadi Sajian Wajib Saat Imlek, Ini Makna Lontong Cap Go Mehyang Sekilas Mirip Lontong Opor Lebaran

Rifan Aditya

Rabu, 16 Februari 2022 | 07:27 WIB
Jadi Sajian Wajib Saat Imlek, Ini Makna Lontong Cap Go Mehyang Sekilas Mirip Lontong Opor Lebaran
Jadi Sajian Wajib Saat Imlek, Ini Makna Lontong Cap Go Meh yang Sekilas Mirip Lontong Opor Lebaran - Lontong Cap Go Meh. ((Suara.com/Risna Halidi))

Suara.com - Layaknya perayaan tahun baru di belahan dunia lainnya, Imlek di Indonesia juga memiliki makanan khas bernama lontong Cap Go Meh yang berasal dari percampuran budaya China dengan kuliner Jawa. Lalu apa makna lontong Cap Go Meh?

Menyadur dari berbagai sumber, lontong Cap Go Meh adalah sajian khas dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. Artikel ini secara khusus akan membahas tentang makna lontong Cap Go Meh.

Lontong Cap Go Meh kurang lebih seperti lontong opor dalam perayaan lebaran yang berisi potongan lontong, opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, telur pindang, bubuk koya atau abon sapi, acar, sambal dan kerupuk udang.

Sehingga sepiring lontong Cap Go Meh selalu mengingatkan kita akan lontong opor yang kerap disajikan setiap Idul Fitri di Tanah Air.

Bedanya, lontong Cap Go Meh disajikan masyarakat China Indonesia saat perayaan Cap Go Meh yang jatuh setiap tanggal 15 bulan pertama kalender Tionghoa

Hidangan komplit yang kaya aroma ini menunjukkan kemeriahan perayaan Cap Go Meh dan berkaitan erat dengan budaya Jawa yang menjadi akar peranakan Tionghoa di Indonesia.

Disebutkan pada awal periode Majapahit, imigran Tionghoa datang ke Indonesia dan menikah dengan wanita Jawa di pesisir, di tempat mereka menetap seperti Semarang, Pekalongan, Lasem, Tuban dan Surabaya.

Ketika merayakan Cap Go Meh, istri berdarah Jawa ini menggantikan bola nasi tradisional atau yuanxiao dengan lontong yang merupakan masakan lokal.

Berdampingan dengan masakan Jawa seperti opor ayam dan sambal goreng hati, hidangan tersebut diyakini mencerminkan asimilasi antara pendatang Tionghoa dan masyarakat Jawa setempat. 

baca juga

Makna lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh penuh dengan makna dan simbol keberuntungan. Lontong yang padat menjadi simbol kemakmuran karena dianggap lebih kaya dibandingkan bubur yang konsistensinya lebih encer sehingga dianggap sebagai makanan orang miskin. 

Sesuai dengan bentuknya ketika belum dipotong, lontong juga melambangkan umur panjang sehingga dianggap baik jika disajikan saat perayaan Cap Go Meh. 

Telur dalam sepiring lontong Cap Go Meh melambangkan kesejahteraan sedangkan kuah santan berisi kunyit yang berwarna kekuningan melambangkan emas dan rejeki.

Itulah makna lontong Cap Go Meh, kuliner peranakan Tionghoa Indonesia yang kerap disajikan saat perayaan tahun baru Imlek berakhir. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Parade Tatung, di Singkawang Cap Go Meh Dirayakan dengan Tolak Bala di Klenteng Masing-masing

Tak Ada Parade Tatung, di Singkawang Cap Go Meh Dirayakan dengan Tolak Bala di Klenteng Masing-masing

Kalbar | Selasa, 15 Februari 2022 | 21:18 WIB

Perayaan Budaya Cap Go Meh di Indonesia dan Bedanya Dengan China

Perayaan Budaya Cap Go Meh di Indonesia dan Bedanya Dengan China

Bisnis | Selasa, 15 Februari 2022 | 19:31 WIB

Sejarah dan Asal-usul Lontong Cap Go Meh, Makanan Peranakan Tionghoa Pengganti Bola Nasi

Sejarah dan Asal-usul Lontong Cap Go Meh, Makanan Peranakan Tionghoa Pengganti Bola Nasi

Lifestyle | Selasa, 15 Februari 2022 | 18:09 WIB

Terkini

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Melindungi Kulit dari Matahari dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:20 WIB

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:10 WIB

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:54 WIB

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Diprediksi Paling Beruntung dan Bahagia

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:47 WIB

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Sepatu Hoka Bondi Cocok untuk Apa? Ini 3 Seri Terpopuler Lengkap Harganya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:28 WIB

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Kandungan Niacinamide dan Vitamin C

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:43 WIB

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:26 WIB

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:15 WIB

×