Demi Dapatkan Pasien, Doktet Gigi Wanita Jepang Pilih Kenakan Cosplay Ini

Jum'at, 17 Juni 2022 | 15:32 WIB
Demi Dapatkan Pasien, Doktet Gigi Wanita Jepang Pilih Kenakan Cosplay Ini
Ilustrasi dokter gigi dan pasiennya. (Shutterstock)

Suara.com - Viral sebuah klinik gigi di Jepang yang para dokter dan perawatnya menggunakan kostum cosplay ketika sedang melayani masyarakat. Klinik yang berbasis di Tokyo ini menggunakan metode cosplay demi bisa mendatangkan banyak pasien.

Dilansir dari laman Soranews24, klinik ini bernama Akiba Dental Care menjadi semakin terkenal di Tokyo, Jepang karena metode cosplay tersebut.

Keputusan untuk memakai kostum cosplay didasarkan pada banyaknya orang yang takut pergi ke klinik gigi bahkan orang dewasa. Hal ini juga disampaikan oleh salah satu dokter di sana, Joji Yukawa.

"Aku menemukan fakta bahwa banyak orang yang ketakutan untuk pergi ke dokter gigi. Tidak hanya anak kecil, orang dewasa juga banyak merasa seperti itu," ungkap Joji.

Para dokter gigi wanita di Jepang coba cosplay agar ada pasien yang datang (website/akiba-dc)
Para dokter gigi wanita di Jepang coba cosplay agar ada pasien yang datang (website/akiba-dc)

Menurut Joji yang juga menjabat sebagai direktur di klinik tersebut, cosplay akan membuat para pasien menjadi lebih tenang. Apalagi ketenangan dan kenyamanan merupakan hal yang penting ketika berada di klinik gigi.

"Dengan menggunakan cosplay, para pasien bisa menjadi lebih tenang. Mereka tidak akan merasa takut atau setidaknya teralihkan dari alat-alat yang dianggap menyeramkan," tambah Joji.

Kostum cosplay yang dipilih pun tidak sembarangan, melainkan kostum pelayan yang sudah kental di budaya anime Jepang. Selain itu, kostum pelayan ini dibuat dengan warna netral seperti biru dan putih yang menenangkan.

Kostum ini tidak hanya dikenakan oleh para dokter gigi, namun semua staf yang bekerja di Akiba Dental Clinic. Para staf mulai dari resepsionis sampai perawat pun mengenakan kostum.

"Semua orang yang bekerja di klinik ini mengenakan kostum cosplay. Jadi, sejak masuk pertama kali, pasien akan merasa tenang dan tidak takut," imbuh Joji.

Baca Juga: Perempuan Ini Rela Jual Suami Rp 15 Juta di Lowongan Cari Teman Pria Untuk Liburan ke Bali

Selain itu, Joji berharap bahwa model bisnis seperti ini bisa membawa inspirasi bagi banyak klinik gigi di luar sana. Para pasien juga diharapkan bisa berkomunikasi dengan lebih baik ketika diperiksa tanpa harus dimakan rasa sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI