Keren Banget! Perempuan Rentan Bisa Mandiri Secara Finansial, Ingin Tahu Caranya?

M. Reza Sulaiman

Senin, 28 November 2022 | 20:22 WIB
Keren Banget! Perempuan Rentan Bisa Mandiri Secara Finansial, Ingin Tahu Caranya?
Ilustrasi perempuan membawa uang. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Suara.com - Wirausaha tidak melulu mementingkan keuntungan semata. Di masa pandemi COVID-19, banyak kelompok rentan yang kehilangan pemasukan karena dipecat dari pekerjaannya, termasuk perempuan.

Inilah yang menjadi alasan wirausaha sosial harus diperbanyak. Sebab di masa depan, bisnis juga harus bisa memberikan dampak berkelanjutan.

"Ada peningkatan kebutuhan akan bisnis yang digerakkan oleh tujuan untuk dapat memberikan dampak berkelanjutan, dalam skala besar. SIF dengan senang hati mendukung para pembuat perubahan muda ini dalam perjalanan kewirausahaan sosial mereka, karena mereka terus berinovasi dan membawa perubahan sosial yang positif dalam komunitas mereka,” ujar Rajan Raju, penasihat khusus Singapore International Foundation dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Pemenang program wirausaha sosial Mengayu di Indonesia. (Dok. SIF)
Pemenang program wirausaha sosial Mengayu di Indonesia. (Dok. SIF)

Untuk membantu mengembangkan bisnis wirausaha sosial, SIF membuat program Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2022. Enam bisnis inovatif kawasan regional yang memperjuangkan perubahan sosial, masing-masing menerima dana untuk dapat membantu meningkatkan skala bisnis mereka.

Salah satu pemenang program wirausaha sosial ini adalah Mengayu yang berbasis di Indonesia, yang menyediakan pelatihan kerja dan ruang kerja yang aman bagi perempuan rentan.

Dipimpin oleh Riza Nisriinaa dan Saras Dumasari, Mengayu bertujuan untuk memberdayakan perempuan rentan, korban kekerasan dalam rumah tangga dan saat kencan, serta mereka yang kehilangan pekerjaan selama pandemi COVID-19.

Mengayu memberi mereka pelatihan dan ruang kerja yang aman untuk membantu mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka dan menjadi mandiri secara finansial.

Riza mengaku berterima kasih telah mendapat bantuan selama mengikuti program ini. Ia mengaku gembira bisa terhubung dengan kaum muda dari berbagai belahan dunia yang bertekad membuat perbedaan di komunitas.

"Meluangkan waktu untuk belajar dari satu sama lain telah menjadi sumber inspirasi dan motivasi yang bagus. Saya yakin kita semua akan terus mendorong apa yang kita yakini bahkan setelah program," terangnya.

baca juga

Sejak 2010, YSE Global telah membina jaringan alumni global lebih dari 1.400 pembuat perubahan, mewakili 43 kebangsaan dan 674 perusahaan sosial.

Keenam pemenang dipilih berdasarkan dampak dan skalabilitas ide bisnis mereka, serta tingkat komitmen anggota tim. Keenam tim pemenang adalah Anahat For Change Foundation (India), Kura Kura (Singapore), Mengayu (Indonesia), Ripple Community (Malaysia), Symbionic Tech (India) dan The Green (Laos and South Korea).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciptakan Desa Berkelanjutan, Desa Suntenjaya Integrasikan Manfaat Sumber Daya Alam dengan Mata Pencaharian Penduduk

Ciptakan Desa Berkelanjutan, Desa Suntenjaya Integrasikan Manfaat Sumber Daya Alam dengan Mata Pencaharian Penduduk

Lifestyle | Senin, 28 November 2022 | 11:46 WIB

Untuk Bumi yang Lebih Baik, Kegiatan Daur Ulang Kemasan Harus Lebih Digalakkan

Untuk Bumi yang Lebih Baik, Kegiatan Daur Ulang Kemasan Harus Lebih Digalakkan

Press Release | Sabtu, 26 November 2022 | 08:17 WIB

Berperan Penting Untuk Ekonomi Global, Apa Itu Keuangan Berkelanjutan?

Berperan Penting Untuk Ekonomi Global, Apa Itu Keuangan Berkelanjutan?

Bisnis | Sabtu, 19 November 2022 | 22:28 WIB

Terkini

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

×