Tujuan Kedatangan Pasukan NICA ke Indonesia, Untuk Menguasai Kembali Tanah Air?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 07 Februari 2023 | 11:41 WIB
Tujuan Kedatangan Pasukan NICA ke Indonesia, Untuk Menguasai Kembali Tanah Air?
Ilustrasi tentara, desersi. (Pexels)

Suara.com - Netherland Indies Civil Administration atau (NICA) adalah badan yang bertugas sebagai penghubung antara Pemerintah Kolonial Belanda di pengasingan dengan Komando Tertinggi Sekutu di Pasifik. NICA memang telah disiapkan belanda jika Jepang menyerah. 

Seperti dikutip dari Ruangguru, NICA dibentuk pada 3 April 1944 di Australia. Dalam sebuah kesepakatan, pemerintah Belanda dan perwakilan dari pasukan sekutu menyepakati bahwa jika Hindia Belanda berhasil direbut oleh pasukan sekutu, maka Hindia Belanda akan diserahkan kepada pemerintahan sipil NICA.

Pasukan NICA. (Ruang Guru)
Pasukan NICA. (Ruang Guru)

NICA dibentuk tanggal 3 April 1944 di Australia. NICA adalah badan yang bertugas sebagai penghubung antara Pemerintah Kolonial Belanda di pengasingan dengan Komando Tertinggi Sekutu di Pasifik.

Seperti dikethaui, pasukan sekutu kembali lagi masuk di Indonesia pada 29 September 1945 untuk melucuti Jepang. Kedatangan yang dipimpi oleh Letnan Jenderal Sir Philip Christison mulanya disampung dengan terbuka oleh masyarakat Indonesia. 

Mereka dianggap membawa perdamaian, setelah Indonesia melalui masa penjajahan Jepang. Begitu tahu bahwa pasukan sekutu ditunggangi oleh NICA, respons masyarakat Indonesia berbalik arah. 

Masyarakat Indonesia menduga tujuan kedatangan pasukan NICA di Indonesia untuk merebut kembali kekuasaan kolonial Belanda di bumi Nusantara.

Pada waktu itu, NICA yang dipimpin oleh Van der Plas dan Van Mook berusaha mempersenjatai kembali Koninklijk Nederlands Indisch Leger atau biasa disebut KNIL, yaitu Tentara Kerajaan Belanda yang ditahan oleh pasukan Jepang di Indonesia. 

Orang-orang NICA dan KNIL di Jakarta, Surabaya, dan Bandung mengadakan provokasi sehingga memancing kerusuhan. Selain itu, pasukan NICA pun sering melakukan teror kepada pemimpin-pemimpin dan masyarakat Indonesia. Hal ini pun membuat marah masyarakat Indonesia yang ingin mempertahankan kemerdekaan.

Lantas, kenapa NICA mempersenjatai tawanan perang (KNIL)? Seperti yang kita ketahui, alasan utama kedatangan pasukan sekutu di Indonesia, antara lain:

baca juga
  1. Melucuti persenjataan, dan memulangkan kembali tentara Jepang dari Indonesia.
  2. Membebaskan warga Belanda maupun Eropa yang menjadi tawanan perang, pada masa pendudukan Jepang.
  3. Memulihkan segala situasi baik pemerintahan, dan kestabilan bagi Indonesia, agar Belanda dapat menguasai kembali bekas kawasan jajahannya itu. 

Kemudian, skutu mulai mencoba untuk menguasai kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Hal ini agar upaya pemulangan para tawanan baik dari Jepang maupun Belanda lebih mudah, karena wilayah tersebut merupakan kota kunci di Indonesia.

Bangsa Indonesia kemudian berjuang dengan cara diplomasi serta kekuatan senjata untuk melawan Belanda. Konflik antara Indonesia dengan Belanda ini akhirnya melibatkan dunia internasional untuk menyelesaikannya.

Saat itu pemerintah kita bersikeras menentang kehadiran staf NICA dan juga penggunaan nama Hindia Belanda dalam lembaga tersebut (Netherland Indies artinya Hindia Belanda). 

Akhirnya Januari 1946, NICA diubah menjadi Allied Military Administration-Civil Affairs Branch (AMACAB) yang merupakan Bagian Administrasi Sipil Tentara Sekutu. Setelah Inggris meninggalkan Indonesia dan pembubaran SEAC pada Juni 1946, namanya kembali diganti menjadi Tijdelijke Bestuursdienst atau Pemerintahan Administratif Sementara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Pasukan NICA, Dibentuk Belanda yang Ingin Kuasai Indonesia Setelah Merdeka

Mengenal Pasukan NICA, Dibentuk Belanda yang Ingin Kuasai Indonesia Setelah Merdeka

Lifestyle | Rabu, 01 September 2021 | 12:57 WIB

Pertempuran Ambarawa: Waktu Kejadian dan Kronologinya

Pertempuran Ambarawa: Waktu Kejadian dan Kronologinya

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:17 WIB

Kronologi Pertempuran Surabaya

Kronologi Pertempuran Surabaya

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×