Ngeri! KemenPPPA Sebut Ibu dan Balita 3 Tahun yang Positif Sabu di Samarinda Bisa Jadi Diincar Bandar Narkoba

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 15 Juni 2023 | 08:39 WIB
Ngeri! KemenPPPA Sebut Ibu dan Balita 3 Tahun yang Positif Sabu di Samarinda Bisa Jadi Diincar Bandar Narkoba
Ilustrasi narkoba jenis sabu (Unsplash/Colin Davis)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengakui bahwa kasus balita di Samarinda, Kalimantan Timur, yang positif narkoba setelah diberi minum oleh tetangganya bukan sekadar persoalan sederhana.

Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar mengatakan kalau ibu dan anak korban bisa saja masih jadi incaran dari para pengedar narkoba.

"Ini kasus tidak simpel karena ada kaitannya dengan jaringan narkotika. Kita berharap tidak berdampak jangka panjang ke anak makanya pemulihan secara jangka panjang atau cukup itu perlu terus dilakukan," kata Nahar kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).

Meskipun menurut keterangan tetangga yang memberikan minuman ada unsur ketidaksengajaan, tetapi KemenPPPA bekerjadama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar kejadian seperti itu tidak terulang di mana pun.

Pengawasan juga penting dilakukan, karena bisa jadi ibu dan anak masih jadi incaran para pengedar narkoba.

"Bisa jadi anak sama ibu bisa disasar lagi oleh pihak tertentu, ini juga harus dapat perlindungan. Oleh karena itu kami terus berkoordinasi dengan BNN untuk memastikan tindak lanjut dari penanganan," kata Nahar.

Balita berusia tiga tahun itu kini berada di Rumah Aman milik BNN di Kalimantan Timur, lanjut Nahar. Ia menehaskan bahwa upaya pengawasan, perawatan, juga rehabilitasi kepada korban balita itu harus terus dilakukan agar dampak sabu di dalam tubuhnya tidak menetap berkepanjangan.

Sementara itu, pelaku yang membetikan minuman bisa jadi dikenakan pasal berlapis terkait perlindungan anak juga penyalahgunaan narkoba.

"Sudah merujuk pada undang-undang perlindungan anak juga ada undang-undang yang berkaitan dengan narkotika, itu juga bisa dilapisi. Jadi walaupun itu sebut saja diduga tidak sengaja, tapi dampaknya sudah ke anak. Hasil pemeriksaan sudah cukup bukti bahwa anak sudah positif terpengaruh sabu," pungkas Nahar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Bandar Sabu, Ketua RT Berinisial EM di Kelurahan Bungur Jakarta Pusat Ditangkap Polisi

Jadi Bandar Sabu, Ketua RT Berinisial EM di Kelurahan Bungur Jakarta Pusat Ditangkap Polisi

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 22:07 WIB

Ibu Balita Positif Narkoba Tolak Damai meski Tetangga Pemberi Minum Minta Maaf

Ibu Balita Positif Narkoba Tolak Damai meski Tetangga Pemberi Minum Minta Maaf

Serang | Rabu, 14 Juni 2023 | 20:12 WIB

Balita Positif Sabu di Samarinda Berawal dari Niat Pinjam Duit Ibunya ke Tersangka

Balita Positif Sabu di Samarinda Berawal dari Niat Pinjam Duit Ibunya ke Tersangka

Kaltim | Rabu, 14 Juni 2023 | 19:23 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×