Jokowi Ajak 3 Bacapres Makan Ayam Kodok, Ternyata Menu Warisan Kolonial Punya Makna Tersembunyi

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 30 Oktober 2023 | 19:36 WIB
Jokowi Ajak 3 Bacapres Makan Ayam Kodok, Ternyata Menu Warisan Kolonial Punya Makna Tersembunyi
Gelak tawa tiga capres bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menyantap makan siang di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). (tangkap layar)

Suara.com - Ayam kodok jadi salah satu menu yang disantap Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat makan siang bersama dengan tiga bakal calon presiden (bacapres) di Istana Negara hari ini, Senin (30/10/2023). Keempat politisi itu duduk bersama mengitari meja mundar yang terisi penuh dengan aneka makanan.

Ayam kodok sebenarnya hanya salah satu menu yang dihidangkan di ayas meja tersebut. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkapkan bahwa presiden dan para bacapres dihidangkan aneka jenis makanan dengan citra berbeda.

"Nasi putih, soto lamongan, ayam kodok, sapi lada hitam, bebek panggang, cumi goreng, udang goreng telur Asin, kaylan cah sapi, es laksamana mengamuk (es mangga kuini yang dicampur dengan santan dan gula) dan Jus Jeruk," tulis Ari dalam keterangan tertulis kepada media di Jakarta, Senin (30/10/2023).

Terlihat pada foto terdapat menu ayam kodok yang disajikan di atas piring berukuran besar. Menu tersebut memang biasa disajikan dalam bentuk satu ekor ayam utuh tanpa kepala dan ceker. Kerap dikenal sebagai makanan dari Jakarta, nyatanya hidangan ayam kodok sebenarnya termasuk warisan era kolonial.

Resep Ayam Kodok, Hidangan Spesial untuk Natal di Rumah Bersama Keluarga. (Pixabay/Hermes?LDG)
Ayam Kodok Hidangan Spesial untuk Keluarga. (Pixabay/Hermes?LDG)

"Makanan ayam kodok ini muncul ketika era kolonial Belanda, dia ada semacam multi culture. Dulu waktu zaman Belanda masih di Indonesia, mereka bikin makanan itu. Karena inspirasinya sebenarnya lebih pada makanan Prancis," jelas Pakar kuliner Chef Stefu Santoso saat dihubungi suara.com, Senin (30/10/2023).

Masakan ayam kodok sendiri sebenarnya berupa ayam utuh yang dilepaskan daging dan tulang dari kulitnya tanpa ada robekan sama sekali. Kemudian daging ayam itu digiling halus lalu ditambahkan bumbu rempah, termasuk biji pala. Daging giling itu lah yang kemudian dimasukan kembali ke dalam tubuh ayam yang hanya tersisa kulitnya.

"Kenapa disebut ayam kodok? Karena setelah matang bentuknya seperti kodok. Karena ayamnya itu sudah ditekan dengan isinya segala macam," jelasnya.

Dalam budaya masyarakat Indonesia, makanan kodok juga biasa disantap ketika perayaan Natal maupun Imlek. Menurut chef Stefu, bahkan menu ayam kodok biasanya mudah ditemukan di restoran Chinnese.

Jalan Pecenongan di Jakarta Pusat disebut pernah jadi salah satu area yang banyak terdapat restoran chinnese dengan menu ayam kodok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Kutuk Serangan Israel Di Gaza: Indonesia Sangat Marah!

Jokowi Kutuk Serangan Israel Di Gaza: Indonesia Sangat Marah!

News | Senin, 30 Oktober 2023 | 19:25 WIB

Kampanye Dukung Ganjar Pranowo di Kudus Justru Ramai Pendukung Prabowo

Kampanye Dukung Ganjar Pranowo di Kudus Justru Ramai Pendukung Prabowo

Hits | Senin, 30 Oktober 2023 | 18:54 WIB

Ada Salah Paham, Ganjar Pranowo Tegaskan Tak Pernah Minta Materi Roasting Kiky Saputri Dipotong

Ada Salah Paham, Ganjar Pranowo Tegaskan Tak Pernah Minta Materi Roasting Kiky Saputri Dipotong

Entertainment | Senin, 30 Oktober 2023 | 19:30 WIB

Terkini

5 Lipstik Hanasui Untuk Bibir Hitam yang Tahan Lama

5 Lipstik Hanasui Untuk Bibir Hitam yang Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:35 WIB

6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika

6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier

5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:05 WIB

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:46 WIB

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:15 WIB

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:08 WIB

Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu

Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:54 WIB

Siapa Pemilik Pendopo Tulungo? Ternyata Sudah Diwariskan Soimah ke Sosok Ini

Siapa Pemilik Pendopo Tulungo? Ternyata Sudah Diwariskan Soimah ke Sosok Ini

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:50 WIB

5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen yang Cocok untuk Aktivitas Outdoor Sehari-hari

5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen yang Cocok untuk Aktivitas Outdoor Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:05 WIB

Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia

Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:01 WIB