Kronologi Leon Korban Bullying di Sukabumi, Dirundung 12 Bulan hingga Lengan Patah, Pihak Sekolah Apa Kabar?

Rifan Aditya

Minggu, 10 Desember 2023 | 06:49 WIB
Kronologi Leon Korban Bullying di Sukabumi, Dirundung 12 Bulan hingga Lengan Patah, Pihak Sekolah Apa Kabar?
Ilustrasi Bullying (Pexels/Mikhail Nilov) - Kronologi Leon Korban Bullying di Sukabumi, Dirundung 12 Bulan hingga Lengan Patah

Suara.com - Kasus bullying anak SD di Sukabumi yang bernama Leon sedang menjadi perhatian publik. Ia menerima bully-an hingga mengalami tangan retak. Adapun kronologi Leon korban bullying di Sukabumi yakni sebagai berikut.

Diberitakan bahwa Leon menjadi korban bullying teman-teman sebayanya hingga tangannya retak dan saat ini sedang dalam perawatan rumah sakit. Bukan hanya menerima perundungan dari perlaku, tapi Leon juga diduga menerima intimidasi dari orang tua pelaku.

Lantas, bagaimana kronologi Leon korban bullying di Sukabumi ? Untuk kronologi perundungan telah disampaikan oleh akun @/MellisA_An di media sosial X pada Kamis, 7 Desember 2023.

“Saya ingin bercerita tentang kasus kekerasan terhadap anak di Sukabumi Kota bernama Leon, 12 bulan leon mengalami perundungan dilingkungan sekolah, sampai akhirnya 7 bulan lalu lengannya harus dioperasi karena patah didorong dan dihantam oleh teman sekolahnya.” Tulis akun @/MellisA_An.

Unggahan tersebut sampai hari ini telah mendapat respon warganet hingga 1K komentar, 14K retweet, 22K like, 1K bookmarks, dan lebih dari 8 juta views.

“Pasca lenggannya patah, guru2 bukan segera membawa leon ke RS namun malah menyusun siasat dan kronologis yang akan disampaikan kpd orgtua leon, bahkan orgtua pelaku datang lebih dulu dibanding orgtua leon sendiri.” Tulis lagi akun @/MellisA_An.

“Di ruang UKS leon yg sdh amat kesakitan akibat lengannya yg patah dan bengkak tetap dipaksa untuk menghafal skenario baru, tentu saja ini tujuannya melindungi pelaku anak yg telah membuat leon celaka, leon diintimidasi untuk tdk menceritakan kejadian sebenarnya kepada orgtuany,” tambahnya.

Leon memendam semuanya karena diintimidasi untuk tidak menceritakan apa yang dia alami kepada orang tua. Namun setelah 7 bulan, akhirnya kedua orang tua Leon mengetahui apa yang telah dialami Leon.

“Akhirnya orgtua leon hanya tau bahwa anknya jatuh sendiri dan ini adalah kecelakaan biasa ketika bermain, menyedihkan! Terbayang baru 7 bulan setelah kejadian itu ayah leon baru mengetahui kejadian yg sebenarnya. Bwh leon didorong dan ditindih temannya dan semua guru tau hal tsb,” terang akun @/MellisA_An.

baca juga

“Ayah leon sudah melaporkan hal ini ke polres kota sukabumi sejak 16 okt lalu, namun hingga saat ini proses hukum tdk kunjung naik ketahap penyidikan, hingga saat ini orgtua leon terus berjuang mencari keadilan bagi anaknya.” Terangnya lagi.

Kasus bullying yang alami Leon pun saat ini sudah ditangani oleh polisi. Pihak kepolisian menyampaikan bahwa timnya kesulitan mengungkapkan kasus Leon karena keterangan korban dan pelaku berbeda-beda.

"Keterangan korban dengan terduga pelaku berbeda. Keterangan saksi-saksi lainnya juga berbeda,” ucap Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Ari Setyawan Wibowo di Mapolres Sukabumi melalui konferensi pers (8/12/2023).

Mengenai kasus Leon ini, akun @/partaisocmed turut bersuara. Melalui unggahan tweetnya pada Jumat (8/12/2023), akun tersebut menyampaikan bahwa pelaku bullying Leon merupakan anak orang terpandang.

“Dapat info nama sekolahnya SD Y (inisial) dan ayah dari anak pelaku bernama W (inisial). Adakah yg bisa mengkonfirmasi informasi ini?” tulis akun twitter partaisocmed

Menurut berbagai sumber, W diduga merupakan sosok terpandang di Sukabumi. Berdasarkan akun sosial media W tercatat sebagai seorang pengusaha dan Ia bekerja di perusahaan suku cadang mobil. Akan tetapi tuduhan ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Demikian ulasan mengenai kronologi Leon korban bullying di Sukabumi yang belakangan ini sedang jadi sorotan publik. Semoga informasi  ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibebaskan Polisi, Leon Dozan Ternyata Dapat Penangguhan Penahanan

Dibebaskan Polisi, Leon Dozan Ternyata Dapat Penangguhan Penahanan

Entertainment | Sabtu, 09 Desember 2023 | 22:07 WIB

Rinoa Aurora Cabut Laporan Kasus Penganiayaan, Leon Dozan Akhirnya Bebas

Rinoa Aurora Cabut Laporan Kasus Penganiayaan, Leon Dozan Akhirnya Bebas

Entertainment | Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:47 WIB

8 Fakta Anak SD di Sukabumi Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Diduga Terlibat

8 Fakta Anak SD di Sukabumi Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Diduga Terlibat

Lifestyle | Jum'at, 08 Desember 2023 | 15:48 WIB

Viral Bocah SD di Sukabumi Diduga Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Disebut Ikut Siksa Korban

Viral Bocah SD di Sukabumi Diduga Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Disebut Ikut Siksa Korban

Lifestyle | Jum'at, 08 Desember 2023 | 13:20 WIB

Kronologi Perundungan Fatir, Siswa SD Bekasi Kakinya Diamputasi hingga Meninggal

Kronologi Perundungan Fatir, Siswa SD Bekasi Kakinya Diamputasi hingga Meninggal

Lifestyle | Kamis, 07 Desember 2023 | 11:58 WIB

Terkini

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

×