Rekam Jejak Aktivisme Adian Napitupulu di Masa Orba, Sering Kabur Karena Takut Ditangkap Pemerintah

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 30 Januari 2024 | 17:45 WIB
Rekam Jejak Aktivisme Adian Napitupulu di Masa Orba, Sering Kabur Karena Takut Ditangkap Pemerintah
baliho Adian Napitupulu (Tiktok)

Suara.com - Sosok Adian Napitupulu curi perhatian pasca baliho pengenalannya sebagai caleg DPR viral di media sosial. Pasalnya, wajah Adian pada baliho itu dinilai telah diedit secara berlebihan sehingga nampak sangat berbeda dengan aslinya.

Selain itu, politisi PDIP itu juga menuliskan kalimat "BERJUANG UNTUK RAKYAT TANPA KERAGUAN!" pada baliho tersebut, sehingga tuai atensi publik.

Sebelum terjun ke politik, Adian memang dikenal sebagai seorang aktivis. Dia selalu kritis terhadap pemerintah sejak masa orde baru. Ketika itu Adian masih kuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI) tahun 1990-an.

Dalam suatu wawancara, Adian menceritakan dirinya telah menjadi aktivis sejak tahun 1992, saat usianya baru 21 tahun.

"Gua jadi aktivis itu tahun 92, itu gua udah koordinir buruh, sudah ditangkap polisi, sudah dipecat dari pabrik, jadi panjang," cerita Adian, dikutip dari cuplikan video yang dibagikan akun TikTok @herman.kurniawan, dikutip Selasa (30/1/2024).

Adian mengaku kalau doronya dan teman-teman aktivis lain sering dicari-cari oleh polisi. Hingga ketika dirinya sedang menyusun skripsi pun, Adian tetap melanjutkan kegiatan aktivismenya. Ketika menjelang peristiwa 27 Juli 1996 serangan pasukan pemerintah Indonesia terhadap kantor pusat Partai Demokrasi Indonesia di jl. Diponegoro 58, Jakarta, Adian juga ada saat momen tersebut.

"Sebelum 27 Juli, Mimbar Bebas Diponegoro 58, itu kan deket kampus gua. Jadi gua wara-wiri, duduk, ngerokok, dengerin. Lalu senior-senior di partai 'ayo An bareng-bareng kita perjuangkan ini'," kenangnya.

Dia dan teman-temannya pun membuat Posko Pemuda dan Mahasiswa yang mengumpulkan berbagai mahasiswa dari berbagai daerah.

Saat peristiwa serangan tanggal 27 Juli itu pecah, para aktivis itu melarikan diri termasuka Adian. Dia mengatakan beberapa temannya ada yang tertangkap, salah satunya Budiman Sujatmiko. Para aktivis yanh masih kabur terpaksa bersembunyi karena sadar masih dicari oleh pemerintah.

baca juga

"Karena di koran tuh dulu ada tulisannya, 'Dicari Untuk Ditangkap'. Setiap hari tuh fotonya ganti-ganti, jadi kita kalau lihat koran takut bukanya, jangan-jangan muka kita," cerita Adian.

Sambil berjalan waktu, Adian yang memiliki latar pendidikan hukum itu pun membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bersama Desmond Mahesa. Lembaga itu bertujuan berikan bantuan hukum kepada masyarakat juga edukasi.

Selama menjalankan LBH tersebut Adian dan Desmond tetap mendapatkan intimidasi. Hingga pada akhirnya Desmond menghilang dan Adian memutuskan membawa seluruh berkas kantornya. Dia pun berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi kabur dari kejaran aparat. Sambil tetap melakukan konsolidasi kepada masyarakat.

"Pelarian itu membuat kita makin intensif berkonsolidasi karena tidak punya tempat pulang, jadi lari aja terus. Lari ketemu teman dari daerah sini. Kemudian terlantar. Datang ke kampus, ditangkap atau hilang. Atau jangan ke kampus tapi kita selamat. Gitu, lah. Ya, gua pilih yang kedua," pungkas Adian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Aktif di Politik, Adian Napitupulu Juga Tajir Melintir, Intip Kekayaannya

Bukan Cuma Aktif di Politik, Adian Napitupulu Juga Tajir Melintir, Intip Kekayaannya

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 17:11 WIB

Sosok Ishak Parluhutan Napitupulu, Ayah Adian Napitupulu Bukan Orang Sembarangan!

Sosok Ishak Parluhutan Napitupulu, Ayah Adian Napitupulu Bukan Orang Sembarangan!

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:50 WIB

Bahaya Dinasti Politik, Aktivis 98 Sahat Simatupang Beri Contoh Negara Filipina

Bahaya Dinasti Politik, Aktivis 98 Sahat Simatupang Beri Contoh Negara Filipina

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:03 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×