Cegah Pelecehan Seksual di Kampus Harus Libatkan Seluruh Civitas Akademika, Ini Caranya

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 19 Juli 2024 | 14:18 WIB
Cegah Pelecehan Seksual di Kampus Harus Libatkan Seluruh Civitas Akademika, Ini Caranya
Ilustrasi pelecehan seksual di kampus dan universitas. (Dok. Pixabay/Suara.com/Kolase)

Suara.com - Pelecehan seksual di kampus perguruan tinggi memiliki dampak besar, salah satunya menghancurkan masa depan korban yang sedang menjalani pendidikan. Untuk itu upaya pencegahan perlu diperkuat dan melibatkan selurus aspek Civitas Akademika.

Prof. Dr. Andi Adriansyah, Rektor Universitas Mercu Buana, menjelaskan bahwa universitas adalah tempat pembelajaran, pertumbuhan, dan transformasi. Seharusnya universitas menjadi tempat di mana setiap individu harus merasa aman, dihormati, dan dihargai. Karena itu pelecehan seksual tidak boleh terjadi, mengingat risiko korban yang berpotensi terputus pendidikannya, mengalami masalah kesehatan mental, juga reputasi kampus yang merosot di dunia akademik.

"Kampus yang bebas dari pelecehan seksual sangat penting untuk menumbuhkan rasa aman dan memungkinkan semua orang untuk fokus pada kegiatan akademik dan profesional mereka tanpa rasa takut atau cemas," ujarnya dalam keterangan yang diterima Suara.com, ditulis Jumat (19/7/2024).

Salah satu bahasan yang sering muncul dalam kasus pelecehan seksual adalah relasu kuasa antara korban dan pelaku. Apalagi banyak pelaku atau terlapor kasus kekerasan terhadap perempuan berasal dari kalangan atau pihak yang seharusnya menjadi pelindung.

“Banyak kekerasan seksual yang terjadi karena adanya paradigma (stereotyping) yang terbentuk tanpa disadari, bahwa perempuan dianggap lebih rendah daripada laki-laki,” kata Komisioner Komnas Perempuan, Maria Ulfa Anshor di acara yang sama.

Sementara itu Indra Budi Setiawan dari Pusat Penguatan Karakter, Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek menekankan pentingnya peran Ketua dan Anggota Satgas PPKS dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di kampus. Selain itu, ia menyarankan peningkatan infrastruktur seperti penerangan, pemasangan CCTV, dan ruangan yang mudah diakses untuk memastikan keamanan.

Peluncuran Website ADIA

Sebagai langkah konkret, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., Kepala LLDikti III, meresmikan website ADIA. Website ini dirancang untuk memberikan edukasi, kampanye anti kekerasan seksual, serta menyediakan fitur early alarm untuk pelaporan atau pengaduan kekerasan seksual di lingkungan akademis.

"Website ADIA ini merupakan inovasi berkelanjutan yang diharapkan dapat membantu Satgas PPKS memperbarui informasi dan menambah ide konten terkait PPKS di pendidikan tinggi," jelas Taufan Setyo Pranggono, Ketua Tim Kerja ADIA LLDikti Wilayah III.

Baca Juga: Miris! Pelecehan Seksual di KRL Tak Ditindak, Korban: Polisi Tak Lindungi Perempuan?

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan setiap perguruan tinggi dapat bersama-sama menciptakan lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual, demi kesejahteraan seluruh civitas akademika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI